MOMSMONEY.ID - Simak yuk, 5 kesalahan finansial yang sering membuat rencana pernikahan tertunda bahkan gagal, katat ulasan berikut agar kamu segera menikah.
Banyak orang mengira menikah hanya soal kesiapan mental dan rasa sayang, padahal urusan keuangan punya peran yang sama pentingnya.
Tidak sedikit pasangan dewasa yang sudah bekerja, tetapi rencana menikah terus mundur karena dana belum siap. Di tengah biaya hidup yang semakin tinggi, kesalahan kecil dalam mengatur keuangan bisa berdampak besar.
Melansir dari OCBC, masalah finansial masih menjadi salah satu penyebab utama gagalnya rencana pernikahan di Indonesia. Jika tidak dikelola dengan matang, keinginan menikah justru berubah menjadi sumber tekanan.
“Banyak calon pengantin yang belum menyadari pentingnya perencanaan keuangan sejak awal sehingga rencana pernikahan kerap tersendat,” mengutip dari laman OCBC .
Baca Juga: 6 Resolusi Keuangan Keluarga di 2026 agar Sang Anak Lebih Siap Mengelola Uang
5 kesalahan finansial yang sering bikin rencana menikah tertunda
Menikah bukan hanya tentang satu hari acara, tetapi tentang kehidupan panjang setelahnya. Biaya pernikahan, kebutuhan hidup bersama, hingga dana darurat perlu dipikirkan sejak dini.
Tanpa perencanaan yang jelas, pasangan bisa mengalami stres keuangan di awal rumah tangga. Kesediaan finansial membantu pasangan lebih fokus membangun hubungan yang sehat dan stabil. Berikut ini kesalahan finansial yang harus segera Anda hindari:
1. Tidak membuat perencanaan anggaran
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah tidak menyusun anggaran sejak awal. Banyak calon pengantin yang terlalu fokus pada konsep acara tanpa menghitung kemampuan finansial secara realistis.
Akibatnya, pengeluaran mudah membengkak karena keputusan spontan. Dengan anggaran yang jelas, setiap pengeluaran dapat dikontrol dan disesuaikan dengan prioritas.
2. Mengandalkan utang demi acara pernikahan
Sebagian besar pasangan memilih agar pesta pernikahan terlihat maksimal. Padahal, setelah acara selesai, cicilan tetap harus dibayar setiap bulan.
Kondisi ini bisa membebani keuangan rumah tangga dan memicu konflik. Menyesuaikan konsep pernikahan dengan kondisi finansial jauh lebih aman dibandingkan memulai kehidupan baru dengan tekanan utang.
3. Tidak terbuka soal kondisi keuangan
Uang sering dianggap topik sensitif sehingga jarang dibicarakan secara terbuka dengan pasangan. Padahal, keterbukaan tentang pendapatan, pengeluaran, dan tanggungan sangatlah penting.
Menyimpan masalah keuangan hanya akan menimbulkan konflik di kemudian hari. Diskusi jujur sejak awal justru mencerminkan kedewasaan dalam membangun rumah tangga.
Baca Juga: Cara Praktis Memilih Leasing Kendaraan agar Cicilan Tetap Aman di Kantong
4. Fokus pada pesta, lupakan kehidupan setelah menikah
Banyak pasangan menghabiskan sebagian besar dana untuk hari pernikahan, tetapi lupa menyiapkan biaya hidup setelahnya.
Kebutuhan tempat tinggal, perabot, dan dana darurat sering belum tersedia. Akibatnya, masa awal pernikahan terasa berat secara finansial. Padahal, pernikahan seharusnya awal menjadi kehidupan yang lebih stabil.
5. Tidak menyepakati prioritas keuangan bersama
Setiap orang memiliki kebiasaan dan pandangan berbeda soal uang. Tanpa kesepakatan, perbedaan ini bisa memicu konflik.
Menentukan siapa yang mengelola keuangan, bagaimana cara menabung, dan tujuan jangka panjang perlu dibicarakan sejak awal. Kesepakatan sederhana bisa membantu keuangan rumah tangga tetap terarah.
Cara bijak menyiapkan dana pernikahan
Persiapan dana pernikahan idealnya dilakukan jauh sebelum tanggal yang ditentukan. Mulai dari menetapkan tujuan keuangan, mengatur gaya hidup, hingga rutin menyisihkan penghasilan.
Langkah ini membantu pasangan menghadapi biaya pernikahan tanpa harus mengorbankan kestabilan finansial. Dengan perencanaan yang tepat, menikah tidak lagi menjadi sumber kecemasan.
Baca Juga: WFH Kelihatan Hemat? Padahal Bisa Bikin Uang Cepat Habis Tanpa Kamu Sadari Lo
Menikah membutuhkan kesiapan yang lebih dari sekedar niat dan perasaan. Mengelola keuangan dengan baik sejak awal dapat membantu pasangan melangkah lebih tenang menuju pernikahan.
Di tengah tantangan perekonomian saat ini, perencanaan dan komunikasi keuangan menjadi kunci utama. Dengan strategi yang tepat, pernikahan bisa dimulai dengan rasa aman dan penuh harapan.
Selanjutnya: Rekomendasi Film Tentang Mimpi Beragam Genre dari Horor hingga Fantasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News