MOMSMONEY.ID - Yuk simak resolusi keuangan keluarga ini agar anak lebih paham mengatur uang, tidak konsumtif, dan siap menghadapi masa depan.
Memasuki tahun 2026, banyak orang tua mulai berpikir ulang soal masa depan anak, bukan hanya soal pendidikan, tetapi juga kesiapan finansial.
Biaya hidup yang terus meningkat membuat kemampuan mengelola uang menjadi keterampilan penting sejak dini. Anak yang terbiasa memahami nilai uang akan lebih siap menghadapi realita kehidupan saat dewasa nanti.
Melansir dari Go Banking Rates, kebiasaan keuangan yang dibangun di rumah sangat memengaruhi cara anak mengambil keputusan finansial di masa depan.
Karena itu, resolusi keuangan keluarga sebaiknya menjadi bagian dari rencana besar orang tua di tahun ini.
“Anak belajar mengelola uang bukan dari nasihat, melainkan dari kebiasaan yang mereka lihat setiap hari di rumah,” ujar Laura Bogart.
Baca Juga: Panduan Mengelola Keuangan saat Perceraian agar Tetap Adil dan Transparan
1. Orang tua sebagai contoh utama dalam mengelola uang
Tanpa disadari, anak meniru cara orang tua memperlakukan uang. Saat orang tua terbiasa belanja tanpa rencana, anak akan menganggap itu hal yang wajar. Sebaliknya, ketika orang tua berdiskusi sebelum membeli sesuatu, anak belajar bahwa setiap keputusan keuangan perlu dipikirkan.
Menjalani hidup sederhana juga penting diperlihatkan. Anak perlu tahu bahwa hidup hemat bukan berarti tidak bahagia, tetapi lebih bijak dalam menentukan apa yang benar-benar dibutuhkan.
2. Membiasakan obrolan soal uang sejak dini
Di banyak keluarga, uang masih dianggap topik sensitif. Padahal, membicarakan uang secara santai justru membantu anak memahami fungsinya. Orang tua bisa mulai dari hal sederhana, seperti menjelaskan dari mana uang berasal dan mengapa perlu menabung.
Melalui cara ini, anak tumbuh dengan pemahaman yang realistis tentang keuangan, bukan sekadar ikut-ikutan tren atau gaya hidup.
3. Mengenalkan tabungan dan konsep uang bertumbuh
Menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi soal membangun kebiasaan. Anak yang terbiasa menyisihkan uang akan lebih menghargai hasil usahanya sendiri.
Orang tua bisa mengajak anak melihat perkembangan tabungannya agar mereka paham bahwa uang bisa bertambah seiring waktu.
Konsep ini menjadi dasar penting agar anak tidak mudah menghabiskan uang secara impulsif.
Baca Juga: Passive Income Jadi Kunci Tabungan Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi
4. Menggunakan teknologi sebagai sarana belajar keuangan
Di era digital, teknologi bisa menjadi alat bantu yang efektif. Aplikasi pengelola keuangan yang ramah keluarga dapat membantu anak memahami pemasukan dan pengeluaran dengan cara yang lebih visual dan mudah dipahami.
Dengan pendampingan orang tua, anak belajar bertanggung jawab atas uangnya sendiri tanpa merasa diawasi secara berlebihan.
5. Mendukung minat dan kreativitas anak
Banyak peluang finansial lahir dari ide sederhana. Ketika anak punya minat tertentu, dukungan orang tua sangat berarti. Anak perlu diberi ruang untuk mencoba, belajar, dan mengembangkan kemampuannya.
Dari sini, anak belajar bahwa uang tidak hanya datang dari gaji, tetapi juga dari kreativitas dan kemampuan menciptakan nilai.
6. Mengajarkan kesabaran dalam menggunakan uang
Salah satu pelajaran keuangan terpenting adalah menahan diri. Anak perlu belajar bahwa tidak semua keinginan harus langsung dipenuhi.
Menunggu sebelum membeli sesuatu membantu anak membedakan mana kebutuhan dan mana sekadar keinginan. Kebiasaan ini akan sangat berguna saat anak dewasa dan menghadapi godaan konsumtif di kehidupan nyata.
Membentuk kebiasaan keuangan anak tidak perlu cara rumit. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru memberikan dampak besar dalam jangka panjang.
Baca Juga: Kerja Jarak Jauh Jadi Solusi Kerja Masa Depan yang Lebih Hemat, Fleksibel, dan Praktis
Setelah menjadi contoh yang baik, terbuka soal uang, dan memberi ruang belajar, orang tua telah membantu anak membangun fondasi finansial yang kuat.
Resolusi keuangan keluarga di 2026 bisa menjadi awal lahirnya generasi yang lebih bijak, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.
Selanjutnya: 9 Warna Cat Ini yang Bisa Membuat Kamar Mandi Terasa Lebih Luas dan Nyaman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News