M O M S M O N E Y I D
Santai

5 Kemasan Ramah Lingkungan Ini Lebih Aman & Selamatkan Bumi, Jadi Alternatif Plastik

5 Kemasan Ramah Lingkungan Ini Lebih Aman & Selamatkan Bumi, Jadi Alternatif Plastik
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda masih menganggap plastik sebagai solusi instan untuk membungkus barang, termasuk makanan? Namun, tahukah Anda bahwa kemasan makanan berbahan plastik tidaklah seaman yang dibayangkan? Kini saatnya untuk beralih pada kemasan ramah lingkungan.

Plastik memang menjadi pilihan utama karena dianggap praktis dan murah. Di balik kepraktisannya, bahaya mikroplastik mengintai.

Partikel kecil yang bisa mencemari makanan dan minuman, lalu masuk ke dalam tubuh, berisiko mengganggu kesehatan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Kurangi Sampah Plastik, Modena Tambah 8 Titik Air Minum Gratis

Belum lagi ditambah dengan harga plastik dunia yang ikut mengalami kenaikan akibat konflik antar negara. Membuat para pedagang kecil semakin terbebani.

Di tengah situasi ini, penting untuk mulai melirik alternatif plastik. Kemasan ramah lingkungan dari bahan alami bukan hanya menyelamatkan bumi, tapi juga melindungi pelanggan setia Anda.

Bayangkan saja, aktivitas bungkus-membungkus di warung atau pasar bisa tetap berjalan lancar tanpa harus bergantung pada plastik sekali pakai.

Baca Juga: Dari Rumah ke Waste Station, Kampanye Ini Ajak Warga Kurangi Sampah Plastik

Dengan beralih ke pilihan yang lebih aman, para pedagang pun bisa mengurangi beban biaya sekaligus ikut berkontribusi dalam mengurangi mikroplastik.

Berikut beberapa kemasan ramah lingkungan pengganti plastik yang aman untuk jadi pilihan Anda, dikutip dari ukmindonesia.id:

1. Paper bag

Anda bisa sudah familiar dengan paper bag bukan? Ya, kantong kertas ini kerap digunakan untuk membungkus beberapa barang. Namun, beratnya perlu dibatasi, karena bahan ini cukup mudah robek.

Meski begitu, kemasan ini masih dianggap lebih mahal dibanding plastik. Sehingga, para pedagang lebih banyak yang memilih plastik.

Meski begitu, bahan paper bag lebih cepat terurai daripada plastik yang membutuhkan waktu terurai selama 400-1000 tahun. 

Jika Anda ingin beralih ke paper bag, pastikan bahwa kertas yang digunakan ada logo FSC ya. Ini menunjukkan bahwa paper bag dibuat oleh perusahaan yang bertanggung jawab pada pengelolaan lingkungan yang menjadi tempat dari bahan baku ini berasal.

Baca Juga: Ubah Botol Plastik Jadi Bernilai, Mesin Daur Ulang Aquviva Kini Ada di Tangerang

2. Pelepah pohon pinang

Pohon pinang menjadi salah satu tanaman yang cukup banyak ditemukan di Indonesia. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan dengan baik, terutama pelepahnya sebagai pembungkus makanan.

Selain mudah terurai, pelepah pohon pinang juga tahan air, tahan suhu panas, kuat, dan pastinya aman untuk makanan. Selain itu, dari segi penampilan juga terlihat menarik lo.

Setelah digunakan, Anda bisa membersihkannya kembali dengan mengelap, lalu dikeringkan untuk digunakan kembali. Jika sudah tidak digunakan, bisa dijadikan sebagai pupuk kompos.

3. Kertas daur ulang

Anda juga bisa menggunakan kertas atau karton daur ulang untuk dijadikan kemasan. Bahkan, bahan ini cocok digunakan oleh para pedagang karena harganya lebih murah.

Kerta daur ulang ini bisa Anda manfaatkan sebagai pengganti bubble wrap yang terbuat dari plastik. Namun, usahakan untuk memastikan bahwa kertas daur ulang yang Anda gunakan memiliki sertifikasi FSC yang menjamin keberlangsungan hutan.

Baca Juga: Aquviva Resmikan RVM Pertama di Depok, Buang Botol Plastik Bisa Dapat Cuan

4. Serat dan ampas tebu

Kemasan ramah lingkungan lainnya yang bisa dijadikan alternatif pengganti plastik adalah serat dan ampas tebu. Apalagi keberadaan tanaman tebu di Indonesia cukup melimpah. Sehingga, tidak akan sulit menemukannya.

Setelah melalui serangkaian proses agar bisa dijadikan kemasan, hasilnya tidak akan kalah dari plastik dan kertas biasa lo.

Selain itu, bahan ini juga mudah terurai. Dari segi harga juga terjangkau disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan.

5. Serat singkong

Pernahkah Anda mendengar kemasan dari serat singkong? Ya, umbi yang satu ini bisa diubah menjadi kemasan yang aman. Bahkan, hasilnya tampak mirip dengan kantong plastik yang biasa Anda gunakan.

Meski begitu, plastik yang ini mudah terurai daripada plastik pada umumnya. Pemakaiannya juga bisa dilakukan berulang kali. 

Di samping itu, Indonesia juga termasuk penghasil singkong terbesar. Jadi, tentunya tidak akan kesulitan dalam hal bahan baku dan bisa dijual dengan harga terjangkau. 

Nah, sudah saatnya kita move on dari plastik dan memilih kemasan ramah lingkungan yang lebih bersahabat. Karena pada akhirnya, kepedulian kecil ini adalah investasi besar untuk kesehatan jangka panjang dan kelestarian lingkungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.

Sayur Non-Pati Ini Mampu Turunkan Gula Darah Tanpa Lonjakan Kalori

Sayur non-pati kaya serat dan amat rendah karbohidrat. Intip deretan pilihan terbaiknya untuk jaga stabilitas gula darah.

Kesempatan Terakhir! Diskon Promo Richeese Factory Buat Makan Rame-Rame Hemat

Hari ini kesempatan terakhir menikmati promo Richeese Factory KanTRI Road dan Duo Burger. Dapatkan paket makan rame-rame lebih hemat di sini.

Rekomendasi Film Animasi Tentang Kucing Lucu Menggemaskan, Cat Lover Wajib Nonton

Bagi pecinta kucing, yuk, coba tonton beberapa rekomendasi film animasi yang tokoh utamanya adalah karakter kucing berikut ini.