M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Kebiasaan yang Bikin Susah Kaya, Warren Buffett Ungkap Fakta Berikut Ini

5 Kebiasaan yang Bikin Susah Kaya, Warren Buffett Ungkap Fakta Berikut Ini
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Warren Buffett mengungkap kebiasaan sederhana yang tanpa sadar membuat banyak orang sulit kaya hingga sekarang. Berikut ini beberapa alasannya.

Banyak orang merasa sudah kerja keras setiap hari, tapi uang tetap terasa cepat habis. Gaji naik, pekerjaan makin sibuk, namun tabungan belum juga berkembang seperti yang diharapkan. 

Kondisi seperti ini ternyata pernah sering dibahas oleh investor dunia Warren Buffett yang dikenal punya pola hidup sederhana meski kekayaannya luar biasa besar. 

Dalam ulasan yang dikutip dari New Trader U, Buffett menilai masalah keuangan seseorang sering bukan karena penghasilannya kecil, melainkan karena kebiasaan yang terus diulang setiap hari tanpa disadari. 

Di tengah biaya hidup yang makin meningkat di Indonesia, cara mengatur uang memang jadi tantangan yang dirasakan banyak orang dari berbagai usia.

“Kalau kebiasaan keuangan tidak diperbaiki, sebanyak apa pun penghasilan biasanya akan tetap terasa kurang,” kata Warren Buffett.

Baca Juga: Charlie Munger Mengungkap 4 Kebiasaan Belanja yang Menghambat Kekayaan

Utang terus numpuk dan bunga makin jalan

Salah satu hal yang paling sering diingatkan Buffett adalah soal utang berbunga tinggi. Banyak orang sekarang menganggap cicilan sebagai bagian normal dari hidup, mulai dari kartu kredit, paylater, sampai pinjaman online.

Masalahnya, bunga yang terus berjalan bisa diam diam menguras penghasilan tiap bulan. Uang yang seharusnya bisa dipakai buat nabung atau investasi akhirnya habis untuk bayar tagihan.

Di Indonesia sendiri, penggunaan layanan cicilan digital makin meningkat. Kalau tidak dipakai dengan bijak, kondisi ini bisa bikin keuangan jadi berat dalam jangka panjang.

Buffett percaya bunga majemuk sebenarnya bisa membantu seseorang jadi lebih kaya. Tapi kalau yang bertambah justru bunga utang, efeknya malah sebaliknya.

Investasi cuma ikut tren dan viral

Belakangan ini investasi memang makin populer. Banyak orang mulai tertarik mencoba saham, aset digital, atau instrumen lain karena sering muncul di media sosial.

Sayangnya, tidak sedikit yang masuk investasi cuma karena ikut ikutan. Baru dengar aset tertentu ramai dibahas, langsung membeli tanpa benar benar paham risikonya.

Buffett sejak lama mengingatkan kalau investasi bukan cara cepat untuk langsung kaya. Menurutnya, keputusan keuangan yang didasari emosi biasanya justru berakhir merugikan.

Orang yang berhasil membangun kekayaan biasanya punya pola pikir sabar. Mereka fokus bertumbuh pelan pelan, bukan buru buru ingin untung besar dalam waktu singkat.

Penghasilan naik, gaya hidup ikut naik

Ini salah satu kebiasaan yang paling sering terjadi. Saat gaji naik, pengeluaran juga ikut naik. Mulai dari nongkrong lebih sering, beli barang baru, sampai gaya hidup yang makin mahal.

Akhirnya, kondisi keuangan tetap terasa sama saja walaupun pendapatan sebenarnya bertambah. Menariknya, Warren Buffett justru dikenal hidup sederhana sampai sekarang. Meski punya kekayaan luar biasa, ia tidak selalu mengejar gaya hidup mewah.

Pelajaran pentingnya, kaya bukan soal terlihat paling wah di depan orang lain. Justru orang yang kondisi finansialnya sehat biasanya tahu cara mengontrol pengeluaran dan membedakan kebutuhan dengan keinginan.

Baca Juga: Cara Menabung Umrah dari Nol, Tips Logis biar Cepat Berangkat ke Tanah Suci

Merasa paling pintar membaca pasar

Banyak orang yakin bisa menebak kapan harga naik dan kapan harga turun. Padahal kenyataannya, pasar keuangan sering sulit diprediksi.

Kesalahan yang sering terjadi adalah membeli saat semua orang sedang ramai membeli, lalu panik menjual ketika harga turun. Siklus ini akhirnya membuat kerugian terus berulang.

Buffett lebih percaya pada strategi jangka panjang dibanding terlalu sering keluar masuk investasi. Menurutnya, konsisten jauh lebih penting dibanding sibuk mengejar momen sesaat.

Karena itu, banyak investor sukses memilih fokus pada tujuan jangka panjang daripada ikut panik setiap kali pasar berubah.

Jarang investasi untuk diri sendiri

Menurut Buffett, investasi terbaik sebenarnya adalah diri sendiri. Kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan bisa menjadi aset paling berharga dalam hidup.

Di era sekarang, persaingan kerja dan bisnis makin ketat. Orang yang terus belajar biasanya punya peluang lebih besar untuk berkembang.

Investasi untuk diri sendiri tidak harus mahal. Bisa dimulai dari belajar skill baru, membaca buku, ikut pelatihan, atau memperluas relasi.

Semakin berkembang kemampuan seseorang, semakin besar juga peluang mendapatkan penghasilan yang lebih baik di masa depan.

Warren Buffett percaya membangun kekayaan bukan soal mencari jalan instan. Justru kebiasaan kecil sehari hari yang paling menentukan kondisi finansial seseorang dalam jangka panjang.

Mulai dari mengurangi utang konsumtif, tidak asal ikut tren investasi, menjaga gaya hidup, sampai terus meningkatkan kemampuan diri, semuanya punya pengaruh besar terhadap masa depan keuangan.

Walau terdengar sederhana, kebiasaan seperti ini sering jadi pembeda antara orang yang keuangannya terus berkembang dan yang selalu merasa kekurangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bukan Sekadar Meracik Kopi, Profesi Barista Kini Punya Peluang Karier Global

​Starbucks menggelar kompetisi barista nasional untuk mengembangkan talenta sekaligus membuka peluang wakil Indonesia bersaing di Asia Pasifik

Terbang Mewah Lebih Hemat dengan Promo Garuda Indonesia x BCA, Ada Diskon Rp 1,8 Juta

Nikmati penerbangan nyaman dan hemat dengan promo Garuda Indonesia x BCA berupa diskon hingga Rp 1,8 juta. Jangan lupa masukkan kode promonya.

Peluang Cuan dari Bisnis Aksesoris, Bloomie Permudah Belanja Grosir di Asemka

​Bloomie memperluas gerainya di Pasar Asemka dengan gedung lima lantai untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan stok produk aksesoris.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Ayam Paling Beruntung, Kerbau Waspada

Siapa yang beruntung dari karier, keuangan, cinta, dan kesehatan? Simak ramalan shio hari ini Rabu 22 Juli 2026 yang lengkap di sini.

IHSG Masih Bisa Menguat, Cek 4 Rekomendasi Saham Pilihan MNC Sekuritas (22/7)

IHSG diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 22 Juli 2026: Waktunya Keluar dari Zona Nyaman

Cek ramalan zodiak hari ini Rabu 22 Juli 2026, simak prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 zodiak selengkapnya.

Harga Emas Antam Melesat Jadi Rp 2.635.000 per gram, Simak Rinciannya per Rabu (22/7)

Harga emas Antam melesat pada hari ini 22 Juli 2026. Harga jual bertambah Rp 34.000, sementara buyback melonjak Rp 54.000.

Bertenaga, IHSG Dibuka Menguat 0,4% ke Level 6.367 (22/7)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertenaga. Indeks menguat 0,43% ke level 6.367 pada perdagangan Rabu pagi (22/7), pukul 9:01 WIB.

IHSG Masih Berpeluang Menguat, Ini Rekomendasi Saham dari Mirae Sekuritas (22/7)

Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026. 

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas (22/7)

IHSG masih bisa melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (22/7/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.