M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

5 Kandungan Nutrisi Ini Justru Harus Dihindari oleh Penderita Anemia

5 Kandungan Nutrisi Ini Justru Harus Dihindari oleh Penderita Anemia
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID -  Penyakit anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah lebih rendah dari jumlah normal. Selain itu, anemia terjadi ketika hemoglobin di dalam sel-sel darah merah tidak cukup, seperti protein kaya zat besi yang memberikan warna merah darah.

Protein ini membantu sel-sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, tubuh yang tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen akan mengalami anemia.

Akibatnya, seseorang mungkin akan merasa lelah atau lemah. Selain itu, gejala lain mungkin muncul adalah sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Jika seseorang menderita anemia, maka dianjurkan untuk mendapatkan tambahan asupan zat besi. Selain memperhatikan makanan dengan kandungan besi yang tinggi, Anda juga perlu mencermati makanan yang justru dapat menghambat penyerapan zat besi.  

Berikut ini adalah pantangan makanan yang harus diketahui oleh pasien anemia.

Baca Juga: Kenali Jenis-Jenis Anemia yang Perlu Anda ketahui

1. Makanan yang mengandung Tanin

Tanin adalah zat alami yang ditemukan dalam banyak sumber makanan nabati, seperti teh hitam dan teh hijau, kopi, anggur, sorgum, serta jagung.

Minum kopi diktehaui dapat menyebabkan penyerapan zat besi terhambat. Sebuah kajian yang dilansir di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa satu cangkir kopi dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 39 persen. 

Penelitian lain juga membuktikan bahwa meminum satu bungkus kopi instan dapat mengurangi penyerapan zat besi 60-90 persen. Apabila memiliki anemia, sebisa mungkin hindari makanan dan minuman yang mengandung tanin.

2. Makanan yang mengandung Asam Oksalat

Beberapa produk makanan yang mengandung asam oksalat diketahui dapat mengganggu penyerapan zat besi. Orang yang menderita anemia disarankan untuk menghindari semua makanan yang mengandung oksalat.

Beberapa makanan yang mengandung asam oksalat adalah bayam, kacang tanah, dan cokelat. Kadar kafein yang tinggi biasanya ditemukan pada biji cokelat sebelum diolah. Sedangkan, untuk cokelat olahan yang beredar di pasaran biasanya kadar kafeinnya berkurang akibat proses pengolahan.

3. Makanan yang mengandung Gluten

Bagi Anda yang memiliki anemia dan penyakit Celiac secara bersamaan, hindari makan makanan yang mengandung gluten. Bagi orang dengan penyakit Celiac, gluten dapat merusak lapisan dinding usus sehingga mencegah nutrisi seperti folat dan zat besi diserap oleh tubuh. Gluten umumnya ditemukan dalam gandum hitam. 

4. Resveratrol

Resveratrol memiliki sifat mencegah penyerapan zat besi yang dikonsumsi, baik dari bahan-bahan alami ataupun suplemen. Apabila Anda memiliki anemia defisiensi zat besi, sebaiknya perhatikan sumber resveratrol yang perlu Anda hindari, yaitu beri hitam seperti raspberry, mulberry, dan blueberry. 

5. Makanan yang mengandung Fitat

Fitat atau phytic acid adalah zat yang ditemukan pada makanan tinggi serat, seperti beras merah. Fitat memiliki sifat menghambat penyerapan zat besi.

Menurut Linus Pauling Institute, 5-10 mg fitat saja sudah dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 50 persen. Jadi Anda harus menghindari makanan mengandung fitat untuk mencegah ini untuk mencegah gejala anemia bertambah buruk.

Baca Juga: Kenali 5 Manfaat Zat Besi untuk Tubuh

Itulah pantangan makanan bagi penderita anemia. Jika Anda memiliki anemia, hindarilah beberapa jenis makanan yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, sering kali anemia hanyalah gejala dari suatu penyakit yang mendasari, sehingga butuh pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebabnya. 

Selanjutnya: Kaya Nutrisi, Terong Punya Banyak Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?