M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Cara Mudah Merawat Tanaman Hias Merambat

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Tanaman rambat memang cantik untuk menghias dinding luar rumah yang polos dan gersang. Selain itu, pertumbuhannya yang merambat vertikal juga menjadi hemat ruang dan membantu menghijaukan rumah-rumah berlahan sempit.  

Namun, ada hal yang lain yang perlu diperhatikan selain penghijauan rumah ini, yakni cara merawat tanaman hias merambat. Ternyata caranya cukup mudah dan tidak merepotkan. Simak bagaimana caranya ya!

Baca Juga: 7 Jenis Tanaman Obat Keluarga Paling Umum Ditanam dan Khasiatnya

Kenali Karakteristik Tanaman Rambat

Pengenalan karakteristik ini perlu dilakukan di awal Anda ingin menanam tanaman hias rambat. Contohnya seperti apakah tanaman ini cocok dihunian Anda, bagaimana tanaman ini tumbuh, suhu dan penyinaran yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Bentuk daun juga menjadi pertimbangan. Sebab, tanaman dengan bentuk daun lebar dan lebat, memerlukan jarak yang lebih jauh antar tanaman pada saat ditanam. Tujuannya untuk membantu tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan leluasa. Penataan ini juga membuat susunan tanaman menjadi lebih rapi.

Pemangkasan Rutin

Dilansir dari The Spruce, tanaman merambat rooting, bisa menjadi penanam yang kuat dalam kondisi yang tepat dan mungkin perlu sering dipangkas untuk tetap terkendali. Bagian yang dipotong ini dapat digunakan untuk ditanam di tempat lain. Potonglah sesuai kebutuhan.

Namun, pemangkasan juga dilakukan pada bagian tanaman yang sakit. Caranya, gunakan alkohol untuk mensterilkan alat pemangkasan di antara tanaman yang berbeda. Gunting tanaman merambat yang rusak atau sakit. Potong kembali ujung tanaman yang telah melampaui batas agar pertumbuhannya merata. Potonglah sekitar ¼ inci di atas simpul daun untuk mendorong pertumbuhan baru.

Penyiraman dan Pemupukan

Sama seperti tanaman hias lainnya, tanaman hias rambat juga butuh disirami. Lakukan penyiraman setiap dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari.  Penyiraman air ini tidak perlu terlalu banyak hingga media tanam menggenang, karena sebenarnya tanaman rambat cukup kuat dengan kelalaian penyiraman. Penyiraman cukup dilakukan hingga media tanam menjadi lembap.

Pupuk untuk tanaman hias rambat dapat diberikan di masa-masa pertumbuhan, karena setelah tanaman tumbuh, itu akan membuatnya menjadi semakin lebat. Namun, Anda tetap dapat mengaturnya sesuai dengan kondisi tanaman Anda.

Baca Juga: Cara Merawat Sukulen yang Anti Ribet di Dalam Ruangan

Penopang Tanaman Tambahan

Jika Anda kebetulan memiliki tanaman hias merambat yang dapat berbuah, misalnya anggur atau markisa, ada baiknya Anda memiliki penopang tambahan agar tanaman yang tumbuh memiliki lahan yang lebih luas. Anda dapat menggunakan teralis untuk mendukung buah tumbuh lebih banyak pada tanaman. Dengan teralis, tanaman juga akan memungkinkan untuk menghemat ruang dan lebih rapi di taman. Tanaman mungkin akan tumbuh ke atas atau ke bawah bergantung Anda mengaturnya.

Pembasmian Hama dan Jamur

Beberapa tanaman rambat akan rentan dengan hama dan jamur. Jamur daun dapat muncul karena terinfeksi oleh tanaman lain. Maka, Anda harus segera menghilangkan bagian yang sudah terlanjur terinfeksi agar tidak menular. Pencegahan dapat dilakukan dengan menyemprotkan fungisida alami yang bisa Anda buat sendiri.

Sementara hama yang sering mampir adalah kutu dan ulat yang akan memakan dedaunan Anda, sehingga menjadi berlubang. Anda dapat membasminya dengan larutan insektisida alami secukupnya agar tidak membunuh serangga yang bermanfaat.

Selanjutnya: Manfaat Larutan Baking Soda Sebagai Fungisida Tanaman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sebaran Asap Karhutla Menjauhi Wilayah Jakarta Sekitarnya, Masih di Pesisir Banten

Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla mulai menjauhi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Sabtu (17/10).

Hasil Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026: 2 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara Dunia

Hasil Kejuaraaan Dunia Junior BWF 2026, dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda campuran keluar sebagai juara dunia.​

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/10), Hujan Lebat Siram 16 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok 18 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Partai Final, Tantang Ganda Malaysia

Hasil Denmark Open 2026 babak semifinal, Sabtu (17/10), ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menembus partai final.

Prakiraan Cuaca Besok Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Minggu (18/10)

BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca besok di Sulawesi Selatan dengan kondisi udara kabur di semua kabupaten dan kota.​

Menakar Kembali Peluang Bisnis Tempat Kebugaran

Untuk terjun ke bisnis tempat kebugaran tidak hanya menyediakan modal yang tidak sedikit tapi juga bisa menciptakan beragam pendapatan.

Harga Pangan di Akhir Pekan, Ada Yang Naik dan Tetap Harganya

Harga komoditas pangan untuk edisi Sabtu (17/10) termasuk juga bisa dipakai hingga Minggu yang dilansir dari PIHPS Bank Indonesia.

Ramalan Zodiak Besok Minggu 18 Oktober 2026, Ada Pesan Penting soal Asmara

Ramalan 12 zodiak besok Minggu 18 Oktober 2026, simak prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan Aries hingga Pisces di sini.

Ramalan Shio Besok Minggu 18 Oktober 2026, Siapa Paling Hoki dan Wajib Waspada?

Cek ramalan shio besok Minggu 18 Oktober 2026, dari Tikus hingga Babi. Simak prediksi karier, cinta, keuangan, dan kesehatan lengkap.

Jadwal Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Kembali Hadapi Ganda Putra Unggulan China

Pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Moh. Sohibul Fikri dijadwalkan bertemu ganda putra China Liang Wei Keng dan Wang Chang.