M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Menggunakan Skincare Niacinamide yang Benar agar Hasilnya Maksimal

5 Cara Menggunakan Skincare Niacinamide yang Benar agar Hasilnya Maksimal
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 5 cara menggunakan skincare niacinamide yang benar di sini.

Niacinamide merupakan salah satu kandungan skincare yang populer dan bisa ditemukan dalam banyak produk. Hal ini tidak mengherankan mengingat niacinamide memiliki banyak manfaat bagi kulit.

Dikenal juga sebagai vitamin B3, manfaat niacinamide tidak sebatas mencerahkan kulit. Faktanya, niacinamide juga dapat membantu melindungi skin barrier, mengurangi kemerahan, mengontrol produksi minyak, serta bertindak sebagai anti-aging.

Menurut dermatologist, ada beberapa cara menggunakan skincare niacinamide yang mampu memberikan hasil maksimal.

Selengkapnya, berikut 5 cara menggunakan skincare niacinamide yang benar sebagaimana dilansir dari Sunday Edit. Yuk, simak dan catat!

Baca Juga: Ini Alasan Dilarang Mencicil Kartu Kredit, Hati-Hati Utang Makin Melilit

1. Gunakan setiap hari

Cara menggunakan skincare niacinamide yang benar pertama yaitu menggunakannya setiap hari.

Mengingat sifatnya yang dapat ditoleransi oleh kulit, niacinamide cenderung aman digunakan setiap hari.

Untuk hasil maksimal, Anda bisa menggunakan niacinamide dalam bentuk pembersih wajah, pelembab, atau serum untuk sehari-hari. Anda juga bisa menggunakan skincare yang mengandung niacinamide pada pagi dan malam hari.

2. Mulai secara perlahan

Cara menggunakan skincare niacinamide yang benar kedua yaitu memulainya secara perlahan.

Dalam mencoba produk skincare apapun, pastikan untuk memulainya secara perlahan. Hal ini pun berlaku untuk penggunaan niacinamide.

Sebagai permulaan, cobalah skincare niacinamide pada pagi hari saja. Apabila kulit Anda tidak menunjukkan reaksi negatif, Anda bisa menambahkan penggunaan niacinamide pada malam hari yakni setiap 2 malam sekali. Setelah kulit Anda benar-benar cocok dan terbiasa dengan niacinamide, barulah Anda dapat menggunakannya setiap hari pada pagi dan malam hari.

3. Hindari konsentrasi yang sangat tinggi

Cara menggunakan skincare niacinamide yang benar ketiga yaitu menghindari konsentrasi yang sangat tinggi.

Pada konsentrasi yang lebih tinggi, niacinamide dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi. Meskipun memiliki sifat anti-inflamasi, namun penggunaan niacinamide dengan konsentrasi yang sangat tinggi bisa menyebabkan dermatitis kontak yang bermanifestasi sebagai kemerahan atau ruam.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan formulasi niacinamide yang lembut dan seimbang guna melengkapi tujuan perawatan kulit Anda.

Baca Juga: 7 Drama Korea Kriminal Ini Dibintangi Oleh Anggota SNSD, Sudah Nonton Semua?

4. Aplikasikan setelah membersihkan wajah dan sebelum menggunakan pelembab

Cara menggunakan skincare niacinamide yang benar keempat yaitu mengaplikasikannya setelah membersihkan wajah dan sebelum menggunakan pelembab.

Jika Anda ingin menggunakan serum dengan kandungan niacinamide, pastikan untuk mengaplikasikannya setelah membersihkan wajah dan sebelum menggunakan pelembab. Pasalnya, niacinamide berbahan dasar air.

Jadi, apabila Anda mengaplikasikan niacinamide setelah mengoleskan pelembab, kemungkinan kulit Anda akan kesulitan untuk menyerapnya.

5. Kombinasikan dengan bahan aktif lain

Cara menggunakan skincare niacinamide yang benar kelima yaitu mengombinasikannya dengan bahan aktif lain.

Niacinamide dapat dipadukan dengan bahan-bahan skincare yang berfokus untuk mengatasi hiperpigmentasi seperti glycolic acid, kojic acid, dan alpha arbutin. Di sisi lain, niacinamide bisa memberikan hasil yang sinergis saat dikombinasikan dengan retinol.

Plus, niacinamide juga sangat cocok dipasangkan dengan bahan-bahan yang melembabkan seperti ceramide dan hyaluronic acid.

Itulah 5 cara menggunakan skincare niacinamide yang benar. Sama seperti kandungan skincare lainnya, niacinamide juga memerlukan waktu untuk menunjukkan hasil. Jadi, Anda harus sabar dan konsisten saat menggunakan skincare niacinamide untuk benar-benar mendapatkan manfaatnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​