MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara menangkal berita hoax di tengah aksi demo?
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, aksi demo akan berlangsung di ibu kota Jakarta. Beberapa eleman masyarakat akan hadir untuk menyuarakan aspirasinya di depan Gedung DPR/MPR RI.
Di antaranya adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4). Semuanya hadir dengan membawa tuntutan masing-masing.
Namun, di tengah riuhnya aksi demo, tak menutup kemungkinan akan hadirnya informasi palsu yang dirancang untuk memecah belah dan memicu amarah.
Baca Juga: BEM UI Gelar Demo Hari Ini, Berikut 5 Tuntutan Mendesak yang Diajukan pada Pemerintah
Itulah kenapa cara menangkal berita hoax menjadi hal yang sangat penting diketahui oleh masyarakat, terutama para peserta demo. Dengan begitu, masyarakat tidak akan dengan mudah terprovokasi dan menyebarluaskan berita hoax tersebut.
Nah, berikut adalah beberapa cara menangkal berita hoax di tengah aksi demo yang perlu Anda terapkan, bersumber dari www.komdigi.go.id:
1. Hati-hati dengan judul provokatif
Ketika mendapati suatu berita, Anda pasti akan membaca bagian judulnya lebih dulu kan?
Biasanya berita hoax akan membuat judul yang provokatif. Tak jarang akan langsung menunjuk pada suatu pihak tertentu.
Bahkan, isinya diambil dari berita media resmi yang kemudian diubah pada beberapa bagiannya, sehingga menimbulkan persepsi pembaca sesuai dengan keinginan si pembuat berita hoax.
Ketika Anda menemukan berita seperti ini, maka jangan serta merta langsung percaya atau menyebarluaskan. Anda perlu mencari referensi lain tentang topik yang sama di situs media resmi. Cari tahu apakah isi berita tersebut sama atau justru berbeda.
Baca Juga: BEM UI Gelar Aksi #MerebutKemerdekaan di Bundaran HI 18 Agustus Bawa 8 Tuntutan Ini
2. Perhatikan alamat situs
Saat ini hampir setiap orang membaca berita dan mencari informasi melalui media sosial atau website. Penting bagi Anda untuk memperhatikan alamat situsnya ya.
Berita atau informasi yang meyakinkan adalah yang berasal dari situs terverifikasi, bukan dengan menggunakan domain blog.
Karena saat ini ada banyak sekali situs yang tidak terverifikasi dan berpotensi menyesatkan pada pembaca. Bahkan, menurut Dewan Pers, ada sekitar 43.000 situs di Indonesia yang mengklaim sebagai portal berita.
Dari jumlah tersebut, situs berita yang resmi tidak sampai 300. Jadi, Anda harus berhati-hati ketika berselancar di dunia maya saat mencari berita atau informasi.
3. Cek fakta
Jangan lupa untuk mengecek fakta ya. Ini penting sekali untuk memastikan kebenaran informasi dari berita yang Anda baca.
Sebaiknya Anda tidak langsung percaya jika ada informasi yang berasal dari pegiat ormas, tokoh politik, atau pengamat.
Anda juga perlu membandingkan dengan berita serupa di media lain untuk mendapatkan keberimbangan. Dalam hal ini, Anda tentunya juga harus memiliki kemampuan untuk membedakan mana yang berita fakta dan mana yang sekadar opini.
Baca Juga: 11 Tuntutan Hari Buruh 2026: KSPI Desak RUU Ketenagakerjaan Baru & Hapus Outsourcing
4. Cek keaslian foto
Cara menangkal berita hoax berikutnya adalah dengan mengecek keaslian foto. Saat ini foto maupun video yang sering diletakkan dalam sebuah berita bisa dengan mudah dimanipulasi.
Pihak tak bertanggung jawab akan mengeditnya sedemikian rupa dengan tujuan memprovokasi pembaca. Dalam hal ini, penting untuk mengecek keaslian dari foto tersebut.
Anda bisa menggunakan mesin pencari Google. Nantinya Google akan menampilkan gambar-gambar serupa yang bisa Anda bandingkan.
5. Cek tanggalnya
Ada satu hal yang kerap diabaikan oleh para pembaca saat membaca sebuah berita. Saking fokusnya pada judul, caption, gambar, atau videonya, sampai-sampai tidak memperhatikan tanggal penayangan.
Karena tak sedikit orang yang menyebarkan berita, foto, atau video dari peristiwa yang sudah lalu. Mereka mengunggah di momen ketika berita tersebut relevan dengan kondisi sekarang.
Itulah beberapa cara menangkal berita hoax di tengah aksi demo yang perlu Anda perhatikan dan terapkan agar tidak mudah terprovokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News