MOMSMONEY.ID - Hari Buruh 2026 bukan sekadar rangkaian pawai atau orasi yang menghiasi panggung-panggung seremonial. Peringatan setiap 1 Mei adalah ruang sakral di mana para buruh menyuarakan harapan akan kehidupan yang adil dan perlindungan yang layak.
Pada Hari Buruh 2026 ini dan di tengah gejolak ekonomi global, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) telah memaparkan 11 tuntutan utama.
Mulai dari mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan baru, penghapusan sistem outsourcing, hingga mengangkat tenaga kerja honorer dan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
Baca Juga: 30 Ucapan Hari Buruh Bahasa Inggris, Inspirasi Kata untuk Rayakan May Day
Berikut daftar 11 tuntutan di Hari Buruh 2026 yang dipaparkan oleh KSPI:
- Mendesak pemerintah segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru.
- Menghapus sistem outsourcing (alih daya) serta menolak praktik upah murah.
- Pemerintah diminta mengantisipasi potensi PHK massal akibal dampak konflik global.
- Reformasi pajak pekerja, termasuk menaikkan batas PTKP dan menghapus pajak atas THR, JPT, pesangon, dan pensiun.
- Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi.
- Menyelamatkan industri tekstil dan produk turunannya (TPT) serta industri nikel dari ancaman PHK.
- Moratorium industri semen karena kondisi kelebihan pasokan (over supply).
- Ratifikasi konvensi ILO terkait perlindungan kerja.
- Menurunkan potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.
- Revisi UU Nomor 2 tahun 2004 mengenai penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
- Mengangkat tenaga kerja honorer dan PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
Baca Juga: 25+ Twibbon Hari Buruh Rayakan May Day 2026, Gratis Pakai Semua
Di Hari Buruh 2026, jangan biarkan tuntutan ini tenggelam dalam euforia seremonial belaka. Karena buruh bukanlah musuh negara, melainkan tulang punggung yang menopang roda pembangunan.
Hari Buruh 2026 bukanlah akhir, tetapi awal dari perjuangan yang lebih terorganisasi dan tak kenal lelah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News