M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Membantu Perkembangan Otak Anak Remaja, Tidur Cukup hingga Perkuat Koneksi

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 5 cara membantu perkembangan otak anak remaja di sini.

Fisik anak remaja bisa saja menyerupai orang dewasa. Namun, otak mereka cenderung masih kurang berkembang dibandingkan orang dewasa serta lebih banyak menggunakan emosi daripada logika.

Menurut Stanford Children’s Health, orang dewasa memproses informasi di korteks prefrontal atau bagian otak yang merespons dengan penilaian baik dan kesadaran akan konsekuensi jangka panjang. Dikarenakan bagian otak tersebut belum sepenuhnya berkembang sebelum mencapai usia sekitar 25 tahun, maka anak remaja akan memproses informasi yang didapatkan dengan menggunakan amigdala.

Amigdala sendiri merupakan pusat emosional yang bertanggung jawab atas impulsif dan reaksi langsung termasuk ketakutan dan perilaku agresif. Itulah sebabnya mengapa anak remaja cenderung sering bertindak berdasarkan impuls, kecelakaan, bertengkar, terlibat dalam perilaku berisiko, serta bertindak sebelum berpikir.

Kendati terkesan membangkang dan nakal, faktanya kecenderungan remaja yang demikian merupakan bagian dari perkembangan mereka lho Moms.

Oleh sebab itu, Anda perlu mendukung perkembangan otak anak remaja Anda sekaligus membantu mereka melewati masa-masa penuh kesulitan dengan menerapkan 5 cara membantu perkembangan otak anak remaja yang dilansir dari CreativeChild berikut ini.

Baca Juga: 5 Tips Parenting Agar Anak Tidak Mementingkan Diri Sendiri, Moms Perlu Tahu!

1. Pastikan anak tidur dengan cukup

Cara membantu perkembangan otak anak remaja yang pertama yaitu memastikan anak tidur dengan cukup. Remaja membutuhkan waktu tidur selama 9-10 jam per malam.

Penelitian menunjukkan bahwa kadar hormon tidur yakni melatonin pada remaja akan lebih tinggi pada malam hari dan menurun saat pagi hari dibandingkan kebanyakan anak-anak maupun orang dewasa. Itulah mengapa anak remaja cenderung begadang dan tidur lebih lambat.

Saat anak remaja sering tidur lebih larut namun tetap harus bangun pagi untuk bersekolah, itu dapat berdampak serius pada perkembangannya dari waktu ke waktu dan menyebabkan peningkatan impulsif, kesulitan memerhatikan, serta menimbulkan tingkat kecemasan yang lebih tinggi.

Oleh sebab itu, doronglah anak remaja Anda untuk mengembangkan rutinitas tidur yang baik. Setiap kali anak memiliki kesempatan untuk tidur, maka biarkanlah mereka tidur.

2. Jelaskan konsekuensi dari setiap tindakan anak

Cara membantu perkembangan otak anak remaja yang kedua yaitu menjelaskan konsekuensi dari setiap tindakan anak.

Jelaskanlah kepada anak remaja Anda tentang bagaimana satu tindakan dapat memengaruhi banyak orang.

Alih-alih hanya menghukum anak dengan cara menyita ponsel atau melarang mereka untuk bermain game, alangkah baiknya Anda mencari solusi yang logis guna membantu memecahkan masalah yang ditimbulkan dari perilaku mereka.

Ketika Anda mencoba memperbaiki perilaku buruk anak dengan mengajak mereka berbicara tentang sebab dan akibat dari suatu tindakan, itu akan membantu anak mengoneksikan hal-hal tersebut ke dalam otak sekaligus memperkuat kemampuan berpikir mereka selama masa perkembangan.

3. Kembangkan empati dan diskusikan perasaan secara bebas

Cara membantu perkembangan otak anak remaja yang ketiga yaitu mengembangkan empati dan diskusikan perasaan secara bebas.

Saat Anda dan anak sedang sama-sama senggang, sempatkanlah diri Anda untuk mendiskusikan berbagai hal misalnya film bersama anak remaja Anda. Setelah itu, mintalah anak untuk memerhatikan ekspresi wajah, bahasa tubuh, dan nada suara Anda atau karakter film yang sedang ditonton.

Cara ini akan memberikan anak kesempatan untuk belajar memahami dan menyampaikan pandangannya tentang apa yang mungkin dirasakan oleh orang lain melalui komunikasi non-verbal mereka.

Selain itu, Anda juga harus bisa menjadi panutan yang positif bagi anak dengan menunjukkan sikap penuh empati kepada orang lain. Pada gilirannya, bukan mustahil jika anak remaja Anda akan tumbuh menjadi sosok orang dewasa yang memiliki empati tinggi dan mampu memahami perspektif yang berbeda serta bisa melihat bagaimana sudut pandang orang lain yang mungkin berbeda dengan sudut pandang mereka.

Baca Juga: 5 Rutinitas Malam Sebelum Tidur yang Membuat Berat Badan Semakin Bertambah

4. Bantu anak untuk mengekspresikan diri

Cara membantu perkembangan otak anak remaja yang keempat yaitu membantu anak untuk mengekspresikan diri.

Sedari dini, bantulah anak remaja Anda untuk meningkatkan minatnya terhadap kegiatan yang kreatif dan produktif seperti bermusik, menulis, olahraga, menari, teater, atau bentuk seni lainnya.

Kegiatan-kegiatan semacam itu dapat menjadi terapi yang bagus untuk membantu anak melepaskan emosinya.

Tak sekadar itu, aktif dalam berbagai kegiatan kreatif juga bisa membantu anak mengambil risiko yang sehat, mempelajari keterampilan memecahkan masalah, berlatih memahami isyarat sosial, dan mengembangkan kemandirian.

5. Perkuat koneksi Anda dengan anak

Cara membantu perkembangan otak anak remaja yang kelima yaitu memperkuat koneksi Anda dengan anak.

Meskipun penting untuk menetapkan batasan dan membimbing anak remaja Anda, namun selalu ingat bahwa Anda juga harus membiarkan mereka bersikap terbuka. Ketika anak bersikap tidak hormat kepada Anda, pastikan Anda berusaha untuk tetap memperlakukan mereka dengan hormat dan bermartabat.

Saat Anda mampu bersikap demikian, itu akan menunjukkan kepada anak remaja Anda tentang perilaku orang dewasa yang positif dan patut dicontoh.

Apabila anak Anda bersikap seolah-olah mereka ingin Anda menjauh, temukanlah solusi yang bisa membuat Anda tetap dekat dengan anak dan tunjukkan kepada mereka bahwa Anda akan selalu mencintainya tanpa syarat.

Itulah 5 cara membantu perkembangan otak anak remaja yang wajib orang tua ketahui. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Penyebab Otot Tidak Berkembang Meski Rajin Olahraga, Salah Satunya Kurang Tidur

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 penyebab otot tidak berkembang meski rajin olahraga. Simak, ya.  

BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, Daerah Ini Masuk Kategori Awas

Kali ini, wilayah yang masuk dalam kategori awas cukup mendominasi. Jumlahnya cukup besar dibandingan kategori siaga dan waspada.

4 Buku Financial Freedom Terbaik yang Wajib Anda Baca

Bagi Anda yang ingin mulai melangkah menuju kemandirian finansial, berikut adalah 4 buku financial freedom terbaik yang wajib Anda baca.

Upaya Mengembangkan Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam Semata

Kementerian Koperasi mendorong koperasi untuk mulai berani merambah sektor-sektor strategis seperti produksi, distribusi hingga keuangan.

Tetap Bugar di Tengah Kesibukan! Ini 7 Pola Makan Hidup Sehat untuk Pekerja Kantoran

Penerapan pola makan hidup sehat sangat penting untuk menjaga kebugaran pekerja kantoran jangka panjang. Ketahui tips lengkapnya di sini.

Bitcoin Rebound, Inflasi AS jadi Penentu Peluang Menguji US$ 87.000

Data inflasi AS yang dirilis Rabu (14/10) akan menjadi katalis penting bagi pergerakan Bitcoin selanjutnya.

Moms, Ini 6 Sinyal Bahaya yang Menunjukkan Kesehatan Mental Anak sedang Terganggu

Anak tidak selalu bisa mengungkapkan perasaan lewat kata-kata. Ini 6 tanda masalah kesehatan mental anak agar Moms bisa memberikan solusi tepat.

Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

Memiliki durasi tidur melebihi 9 jam bisa memicu gangguan metabolisme dan nyeri fisik. Ketahui akibat tidur terlalu lama untuk kesehatan di sini.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (13/10) dan Lusa, Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah 13-14 Oktober didominasi berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Klaten.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (13/10) Didominasi Berawan, Lusa 13 Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat 13-14 Oktober didominasi berawan, sementara suhu tertinggi mencapai 36°C di Jawa Barat.