M O M S M O N E Y I D
Keluarga

8 Cara Berbicara dengan Anak Remaja yang Keras Kepala, Hindari Berteriak atau Marah

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu 8 cara berbicara dengan anak remaja yang keras kepala. Keras kepala adalah sifat yang kerap melekat pada kebanyakan anak remaja.

Meski normal, tak jarang orang tua kewalahan dan kehilangan kesabaran saat harus menghadapi anak remaja yang keras kepala dan tidak mau mendengarkan.

Daripada berteriak atau marah-marah yang bisa mendorong anak menjadi lebih keras kepala, tetaplah bersikap tenang sembari menerapkan 8 cara berbicara dengan anak remaja yang keras kepala.

Berikut 8 cara berbicara dengan anak remaja yang keras kepala, sebagaimana dirangkum dari Overcomers Counseling:

1. Tetapkan diri Anda sebagai figur otoritas

Jika ingin anak remaja Anda mendengarkan Anda, maka penting bagi Anda untuk menjadikan diri Anda sebagai figur otoritas.

Artinya, Anda harus bersikap tegas dan konsisten dengan ekspektasi serta aturan Anda. Anda juga perlu menunjukkan bahwa Anda bersedia mendengarkan pendapat anak bahkan jika Anda tidak selalu setuju dengan mereka.

2. Temukan kesamaan

Mungkin sulit untuk mendekati anak remaja jika mereka merasa bahwa Anda selalu melawan mereka. Alih-alih bercakap-cakap untuk memenangkan pertengkaran, cobalah untuk mencari titik temu.

Pastikan Anda setuju dengan semua yang dikatakan oleh anak remaja Anda namun tetap ingat untuk menemukan pokok-pokok yang dapat disepakati bersama. Ini merupakan langkah penting untuk mempelajari cara berbicara dengan anak remaja yang keras kepala.

Baca Juga: Tingkatkan Kekuatan Otak, Ini 6 Manfaat Membacakan Buku untuk Bayi Sebelum Tidur

3. Hindari ultimatum

Ultimatum atau peringatan jarang bekerja efektif terutama pada anak remaja. Jika Anda memberikan ultimatum kepada anak remaja Anda yang keras kepala, kemungkinan besar mereka akan menjadi lebih keras kepala.

Cobalah untuk melakukan percakapan yang tenang dan masuk akal dengan anak remaja Anda alih-alih mengancam atau memberikan ultimatum.

4. Jangan teriak atau marah-marah

Dalam hal berkomunikasi dengan anak remaja yang keras kepala, penting untuk tidak membiarkan kemarahan atau frustasi menguasai Anda. Dengan bereaksi secara emosional, itu berisiko memperburuk situasi dan merusak hubungan Anda dengan anak.

Sebaliknya, gunakanlah nada suara yang tenang dan mantap untuk menyampaikan pesan Anda kepada anak secara efektif. Pendekatan ini memungkinkan anak mendengarkan Anda dengan lebih hati-hati dan cenderung merespons secara positif ketika mereka merasa dihormati serta diakui.

Selain itu, luangkanlah waktu untuk mendengarkan apa yang dikatakan anak remaja Anda sebelum menawarkan nasihat atau bimbingan apapun. Melalui sikap yang tenang dan pendekatan yang terukur semacam ini, Anda dapat mendorong dialog yang bermakna dan komunikasi yang lebih baik bahkan dengan anak remaja yang paling keras kepala sekali pun.

5. Gunakan penalaran dan logika

Ada beberapa strategi yang dapat Anda gunakan untuk mencoba membuat anak remaja Anda mendengarkan. Pertama, cobalah untuk menghindari pertengkaran. Sebagai gantinya, jelaskan sudut pandang Anda dengan tenang dan alasan mengapa sudut pandang tersebut masuk akal.

Berikan contoh atau data untung mendukung sudut pandang Anda. Jika anak remaja Anda menolaknya, coba ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berpikir tentang sebuah masalah dari perspektif lain. Misal, Anda bisa bertanya kepada anak bagaimana perasaan mereka jika situasinya dibalik.

Terakhir, usahakan untuk berkompromi. Karena terkadang menemui anak remaja Anda di jalan tengah adalah cara terbaik untuk membuat mereka melihat sesuatu dengan cara Anda.

Baca Juga: 4 Warna Cat untuk Membantu Anak Remaja Fokus Belajar, Terapkan di Ruang Belajarnya

6. Tarik emosi anak

Apabila penalaran dan logika tidak menghasilkan apapun, mungkin Anda perlu mencoba pendekatan yang berbeda. Dalam beberapa kasus, menarik emosi anak bisa membantu.

Misalnya, coba bicarakan tentang bagaimana pilihan anak saat ini dan pengaruhnya bagi masa depan mereka. Anda juga dapat membagikan pengalaman atau cerita pribadi Anda sendiri untuk membantu anak memahami perspektif Anda.

Hal ini bertujuan untuk membantu anak melihat bahwa ada konsekuensi atas tindakan mereka dan bahwa Anda hanya berusaha melindungi mereka dari kesalahan.

7. Jadilah konsisten

Penting untuk bersikap konsisten saat berkomunikasi dengan anak remaja. Jika Anda selalu membentak atau membuat ancaman, anak cenderung akan mengabaikan Anda.

Sebaliknya, jika Anda selalu hormat dan bersikap masuk akal kepada anak, mereka akan mendengarkan apa yang Anda katakan.

Ini tidak berarti Anda tidak boleh bersikap tegas saat diperlukan. Tetapi, cobalah untuk tidak bersikap terlalu memaksa. Kuncinya, temukan keseimbangan yang tepat dan patuhi itu.

8. Hadiahi perilaku baik

Salah satu cara untuk mendorong anak remaja agar mau mendengarkan adalah memuji dan menghadiahi mereka ketika mereka melakukan sesuatu dengan benar.

Anda bisa memberikan anak pujian verbal atau membiarkan mereka memilih apa yang ingin dilakukan di akhir pekan.

Pastikan hadiah yang Anda berikan sesuai dengan usia anak remaja Anda. Pastikan juga anak memahami mengapa mereka diberi hadiah. Jika tidak, anak mungkin akan melihat pendekatan ini sebagai cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dan cenderung melampaui batas.

Nah, itulah 8 cara berbicara dengan anak remaja yang keras kepala. Setelah menerapkan cara-cara di atas, selalu ingat untuk tidak mudah menyerah ya Moms. Dengan waktu dan kesabaran, pada akhirnya Anda akan menemukan cara yang benar-benar efektif untuk berbicara sekaligus membuat anak mau mendengarkan kata-kata Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rekomendasi Liburan Sekolah 2026: Jelajahi 5 Hidden Gem Indonesia, Anti Mainstream!

Liburan sekolah 2026 tak buat stres. Ada 5 destinasi hidden gem di Indonesia yang siap berikan petualangan berkesan. Cek daftarnya sekarang!

Rekomendasi 6 Drakor Berlatar Hotel Mewah dari Misteri sampai Romantis

Dengan beragam genre, ini dia beberapa rekomendasi drama Korea populer yang memiliki latar hotel dalam ceritanya.​

Jangan Lewatkan Promo L'Oréal x Shopee, Produk Baru Meluncur Terbatas.

Mulai 29 Juni, L'Oréal dan Shopee tawarkan diskon hingga 70% di House of Beauty. Cek jadwal harian promo dan produk eksklusifnya  

Jalan Jajan Gojek, Cara Praktis Cari Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah

Ewat kurasi "Jalan Jajan", Gojek mengajak masyarakat menikmati libur sekolah dengan menjelajahi destinasi wisata dan kuliner lokal di lima kota

Liburan Sekolah Hemat, Lakukan 6 Tips Atur Budget Ini, Dijamin Anti Boncos

Liburan sekolah boncos itu nyata jika tak direncanakan. Ikuti 6 langkah mudah ini untuk memastikan liburan tetap seru dan hemat biaya.

4 Manfaat Makan Bayam dengan Bawang Putih bagi Kesehatan Tubuh

Ini, lho, beberapa manfaat makan bayam dengan bawang putih bagi kesehatan tubuh. Cek pembahasanya di sini, yuk!  

16 Cara Menurunkan Tekanan Darah Diastolik secara Alami

 Yuk, coba beberapa cara menurunkan tekanan darah diastolik secara alami berikut ini! Apa saja, ya?   

6 Tips Menjaga Tekanan Darah Tetap Terkendali, Coba Terapkan!

Mari intip beberapa tips menjaga tekanan darah tetap terkendali berikut ini. Terapkan, yuk!              

Kunci Sukses Tuku: 4 Fondasi Utama yang Membuat Bisnis Kopi Ini Bertahan

oko Kopi Tuku berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan 44%. Cari tahu strategi dalam membangun loyalitas pelanggan dan ekspansi   

Jadi Pengemudi Bluebird, Anak Berpeluang Dapat Beasiswa hingga Kuliah

Ratusan anak pengemudi dan karyawan Bluebird raih beasiswa pendidikan. Kisah sukses Annisya membuktikan manfaatnya.