M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Menjadi Pendengar yang Baik untuk Anak Remaja Agar Terbuka dan Mau Bercerita

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Orang tua harus tahu, ini 5 cara menjadi pendengar yang baik untuk anak remaja.

Sebagian anak remaja cenderung enggan untuk berbicara secara terbuka kepada orang tuanya tentang tantangan dan masalah yang sedang mereka hadapi.

Jika ada banyak hal tentang anak remaja Anda yang tidak Anda ketahui, mungkin ini saatnya bagi Anda untuk mulai menjadi pendengar yang baik agar mereka mau terbuka dan bercerita lebih banyak kepada Anda.

Melansir Newport Academy, berikut 5 cara menjadi pendengar yang baik untuk anak remaja Anda.

Baca Juga: 7 Tips Bepergian bersama Bayi Pakai Kereta, Dijamin Lancar dan Menyenangkan!

1. Fokuskan perhatian Anda saat anak bicara

Tidak sedikit anak remaja yang merasa bahwa orang tuanya tidak pernah mendengarkan mereka. Bahkan, ketika orang tua dapat melafalkan kata demi kata yang diucapkan oleh anak remajanya, mereka mungkin tidak selalu menerima pesan atau makna yang lebih dalam dari kata-kata tersebut.

Saat berbicara dengan anak remaja, sangat disarankan bagi orang tua untuk menghilangkan gangguan sebanyak mungkin. Apabila ada hal penting yang ingin dikatakan oleh anak, pastikan Anda menghentikan sejenak aktivitas Anda dan fokuskan perhatian Anda secara penuh kepada mereka.

Sesuka apapun Anda terhadap gadget, selalu ingat untuk menyingkirkannya tatkala anak remaja Anda sedang berbicara kepada Anda. Ini akan membuat anak merasa penting dan diprioritaskan oleh Anda.

2. Tunjukkan minat

Bahasa tubuh mampu berbicara lebih keras daripada kata-kata. Jika orang tua mengetukkan kaki atau memindahkan posisi tubuh saat anak remajanya berbicara, itu akan memberi tahu anak secara visual bahwa orang tuanya tidak fokus pada mereka dan apa yang mereka katakan. Orang tua yang menghindari kontak mata juga bisa membuat anak remaja merasa tidak nyaman dan enggan untuk berbagi.

Oleh karena itu, berlatihlah untuk mendengarkan secara aktif dengan menunjukkan bahwa Anda benar-benar menerima apa yang anak katakan meskipun Anda tidak mengatakan apa-apa. Ingat, kontak mata sangat penting, tidak peduli betapa sulit untuk mempertahankannya.

Selain mempertahankan kontak mata, tanggapi juga kata-kata anak dengan ekspresi wajah, anggukan, dan bila perlu sentuhan tangan yang lembut. Ketika Anda menunjukkan minat secara visual semacam ini, anak akan merasa aman dan nyaman untuk berbicara kepada Anda.

3. Jangan menginterupsi

Tak jarang orang tua menginterupsi anak remajanya untuk memberikan nasihat alih-alih mendengarkan apa yang sedang anak proses. Padahal, sebagian besar masa remaja adalah tentang mempelajari sesuatu untuk diri anak sendiri. Daripada terus menginterupsi, terkadang orang tua perlu diam dan membiarkan anak remajanya berbicara supaya mereka dapat mengambil kesimpulan sendiri.

Selalu ingat untuk tidak menyela anak saat mereka sedang mengatakan sesuatu yang penting bagi mereka. Dengan begini, anak tidak akan sungkan untuk berbicara secara terbuka kepada Anda di hari-hari berikutnya.

Jika ragu, cukup dengarkan anak remaja Anda dan jangan bicara. Nah, ketika ada jeda yang lama dan anak menangkap sinyal bahwa Anda ingin mengatakan sesuatu, barulah Anda bisa menyampaikan pemikiran Anda kepada mereka.

Baca Juga: 5 Tanda Anak Remaja Sedang Mengalami Stres dan Cara Membantunya dengan Tepat

4. Dengarkan tanpa menghakimi

Orang tua perlu campur tangan dan memberikan bimbingan terutama saat anak remajanya mengalami masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Untuk membantu meningkatkan kesehatan mental anak, ciptakanlah komunikasi orang tua-anak yang terbuka.

Terlepas dari baik dan buruknya hal yang anak sampaikan, pastikan Anda tidak menghakimi atau membuat penilaian apapun. Sesekali, biarkan anak remaja Anda berbicara dan belajar dari kata-katanya sendiri karena langkah ini cenderung lebih efektif daripada apapun yang dapat dikatakan atau dilakukan orang tua pada saat itu.

Ingat-ingat bahwa didengarkan dengan penuh hormat tanpa dihakimi bisa jauh lebih memberdayakan anak daripada instruksi atau nasihat apapun dari orang tua.

5. Ajukan pertanyaan yang bijaksana

Ketika tiba saatnya untuk mengajukan pertanyaan, ajukanlah pertanyaan yang bijaksana dan berhubungan langsung dengan apa yang anak remaja Anda katakan.

Anda bisa mengajukan pertanyaan klarifikasi untuk memperoleh lebih banyak informasi tentang perasaan atau ketakutan anak remaja Anda.

Selain itu, Anda juga dapat mengajukan pertanyaan yang menggugah pikiran untuk memberi anak kesempatan memikirkan sesuatu dengan cara baru atau mengeksplorasi potensi langkah selanjutnya.

Itulah 5 cara menjadi pendengar yang baik untuk anak remaja agar terbuka dan mau bercerita. Dengan menjadi pendengar yang baik, anak remaja Anda akan merasa dihormati dan menganggap bahwa pikiran serta perasaan mereka valid dan berharga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Menegangkan, Tonton 6 Film Bertema Penculikan Penuh Aksi Ini

Jika Anda suka film action menegangkan yang bertema penculikan, simak rekomendasinya berikut ini.​   

Promo Superindo Weekday 24-27 Agustus 2026, Dada dan Paha Ayam Fillet Ambil Sepuasnya

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 24-27 Agustus 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

IHSG Berpeluang Menguat Kembali, Simak Rekomendasi Saham dari Mirae Sekuritas (24/8)

Meski demikian, IHSG dibayangi aksi ambil untung di pekan yang pendek. Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Senin, 24 Agustus 2026.

Promo Genki Sushi Happy Hour Senin & Selasa, Makan Sushi Favorit Mulai Rp 10.000

Nikmati beragam pilihan sushi nikmat untuk dine-in dengan harga super hemat mulai dari Rp 10.000 saja setiap hari Senin dan Selasa.

BMKG: Gempa Susulan NTT Masih Terus Terjadi Hingga 4 Minggu ke Depan

BMKG memprediksikan, rangkaian gempa susulan Flores NTT akan terus berlangsung selama 3 hingga 4 minggu ke depan. 

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Senin (24/8) Kompak Naik, Cek Rinciannya

Harga emas yang dijual di Pegadaian kompak naik pada Senin (24/8). Harga Galeri24 1 gram naik Rp 12.000, sedangkan UBS naik Rp 2.000 per gram.

Perbanyak Buah Beri, Catat 6 Buah Penurun Kolesterol Tinggi Ini

Ada sejumlah jenis buah yang bisa turunkan kolesterol tinggi paling cepat. Cek di sini untuk tahu daftarnya!

Cara Nonaktifkan SafeSearch di Ponsel dan Komputer yang Sering Terkunci Otomatis

Pengaturan SafeSearch di iPhone dan Android sering terkunci otomatis. Temukan panduan praktis melepaskan filternya di artikel ini.

Alasan Anda Perlu Pemanasan Sebelum Mulai Olahraga, Ada Gerakan Khusus

Apa yang terjadi jika aktivitas pemanasan tidak dilakukan sebelum mulai berolah raga? Simak jawabannya di sini.

HP Oppo dengan Baterai 6.500 mAh & SUPERVOOC 45W, Isi Daya Kurang dari Sejam

Layar HP Oppo A6x capai kecerahan 1.125 nits yang memukau. Namun, resolusi HD+ memicu keraguan calon pembeli. Cek ulasannya di sini.