M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Cara Bijak Berinvestasi di 2025 Tanpa Terjebak FOMO

5 Cara Bijak Berinvestasi di 2025 Tanpa Terjebak FOMO
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Investasi tanpa FOMO (fear of missing out) menjadi semakin penting di tahun 2025, terutama di tengah maraknya tren keuangan digital dan rendahnya literasi finansial di kalangan masyarakat. Banyak orang tergoda ikut-ikutan investasi hanya karena viral di media sosial atau didorong rasa takut ketinggalan. Menurut Media Keuangan Kemenkeu, investasi yang bijak harus dilandasi pemahaman, strategi, dan kesadaran akan risiko, bukan sekadar tren sesaat.

Kembali ke tujuan investasi tanpa FOMO

Banyak yang tergoda berinvestasi hanya karena takut terlihat ketinggalan zaman. Padahal, prinsip dasar investasi adalah menyelaraskan langkah dengan tujuan keuangan jangka panjang, bukan mengikuti arus tren. Jika tak ada arah yang jelas, investasi bisa berujung pada penyesalan.

FOMO dalam investasi sering muncul karena pengaruh iklan atau testimoni publik figur yang menggoda. Namun, apa yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Menentukan target investasi secara pribadi akan membantu Anda tetap fokus dan tidak mudah tergoda oleh tren sesaat.

Baca Juga: Berapa Uang yang Harus Disimpan di Usia 30 Tahun? Ini Patokan & Cara Mengejarnya

Sesuaikan investasi dengan kemampuan pribadi

Investasi tanpa FOMO berarti juga mengenali batas kemampuan finansial diri sendiri. Jangan terburu-buru menaruh uang dalam jumlah besar hanya karena ingin cepat untung. Risiko kehilangan dana justru makin besar jika Anda melangkah tanpa perhitungan.

Gunakanlah uang dingin atau dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan pokok harian. Hindari mengorbankan tabungan penting seperti dana pensiun atau pendidikan demi investasi berisiko tinggi. Dengan begitu, keputusan investasi Anda akan lebih rasional dan aman.

Waspadai penipuan berkedok investasi tren

Seiring populernya berbagai instrumen investasi digital, muncul pula berbagai modus penipuan. Banyak yang menawarkan keuntungan besar dalam waktu singkat, ini patut dicurigai. Tidak ada investasi tanpa risiko.

FOMO sering membuat seseorang lengah dan mudah percaya pada janji-janji palsu. Sebaiknya periksa latar belakang perusahaan dan legalitasnya sebelum menanamkan modal. Ingat, prinsip utama investasi tetap berlaku: semakin tinggi keuntungan yang dijanjikan, semakin besar pula risikonya.

Kendalikan emosi saat berinvestasi tanpa FOMO

Investasi yang baik tidak boleh dikendalikan oleh emosi sesaat. FOMO bisa memicu keputusan impulsif karena pengaruh euforia atau rasa panik. Akibatnya, investor tidak mampu menimbang risiko dengan bijak.

Saat emosi mulai mendominasi, tarik napas dalam-dalam dan kembali ke rencana awal investasi. Baca ulang informasi yang Anda miliki, periksa tren jangka panjang, dan hindari keputusan spontan. Pengendalian emosi akan membantu Anda tetap tenang dan berpikir jernih.

Baca Juga: 6 Pelajaran Uang yang Perlu Diajarkan pada Anak TK di Tahun 2025

Diskusikan investasi dengan orang terpercaya

Investasi tanpa FOMO bukan berarti harus berjalan sendiri. Anda bisa berdiskusi dengan teman, keluarga, atau orang yang lebih paham soal investasi. Masukan dari berbagai sudut pandang bisa membantu Anda mengambil keputusan yang lebih objektif.

Namun, pastikan Anda tidak hanya mendengar satu suara saja. Cari referensi dari berbagai sumber agar pertimbangan Anda lebih matang. Diskusi terbuka juga dapat membuka wawasan tentang risiko yang mungkin belum Anda pikirkan sebelumnya.

Berinvestasi tanpa FOMO di tahun 2025 adalah langkah cerdas untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi. Jangan biarkan rasa takut ketinggalan membuat Anda gegabah dalam mengambil keputusan. Ingat, investasi adalah perjalanan jangka panjang yang membutuhkan tujuan jelas, strategi matang, dan pengendalian emosi. Fokuslah pada rencana Anda sendiri, karena yang viral belum tentu vital bagi masa depan Anda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Es Krim Alfamart Spesial Valentine, Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1

Cek promo es krim Alfamart Spesial Valentine periode 14 Februari 2026 untuk borong es krim di hari Valentine.

Promo Starbucks: Buy 1 Get 1 serta Minuman Rp 88 Spesial Valentine & Imlek Menanti

Promo Starbucks spesial Valentine dan Imlek hadir. Minuman kedua cuma Rp 88 & Buy 1 Get 1 menanti, segera cek sebelum habis.

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 13-15 Februari 2026, Ada Promo Jumat Berkah

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 13-15 Februari 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Jangan Ketinggalan! Promo CFC Grab Dine Out Serba Rp 15 Ribu Hanya sampai 26 Februari

Membeli paket makan CFC kini cuma Rp 15 ribu saja. Temukan cara klaim voucher-nya di Grab untuk makan hemat hingga 26 Februari.

46% Orang Indonesia Dehidrasi Ringan, Ini Tips Cukupi Cairan Khususnya Saat Puasa

​Aquviva menghadirkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan sederhana agar kebutuhan 2 liter cairan per hari tetap terpenuhi, termasuk saat puasa.

7 Film Romantis Wajib Tonton Jomblo, Dijamin Bikin Semangat Move On

7 film romantis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga panduan untuk melewati masa jomblo dengan penuh semangat dan harapan baru.

Kualitas Foto HP Xiaomi Kini Setara DSLR Berkat HyperOS 3 AI

Membeli HP Xiaomi terbaru? Fitur AI Photos Enhancement HyperOS 3 siap mengubah foto buram Anda jadi jernih. Pelajari cara kerjanya di sini! 

Promo Chatime Valentine: 2 Minuman Silken Series Hemat, Jangan sampai Ketinggalan!

Rayakan Valentine lebih hemat. Chatime tawarkan 2 Silken Series cuma Rp 43.000. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!

IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,7% ke level 8.204 pada pukul 9:07 WIB, Jumat pagi (13/2) 

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas