M O M S M O N E Y I D
AturUang

Berapa Uang yang Harus Disimpan di Usia 30 Tahun? Ini Patokan & Cara Mengejarnya

Berapa Uang yang Harus Disimpan di Usia 30 Tahun? Ini Patokan & Cara Mengejarnya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Mengetahui berapa banyak uang yang harus disimpan di usia 30 tahun menjadi pertanyaan penting di tengah naiknya biaya hidup. 

Mengutip Go Banking Rates, banyak orang bertanya-tanya apakah tabungan mereka sudah cukup untuk masa pensiun, atau sekadar aman jika terjadi darurat keuangan. Kata kuncinya jelas: simpanan di usia 30 bisa jadi penentu stabil tidaknya masa depan keuangan Anda.

Seberapa banyak tabungan yang dimiliki orang usia 30-an?

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun bisa kita ukur lewat data nasional. Menurut Biro Analisis Ekonomi AS, rata-rata masyarakat hanya menabung 4,6% dari pendapatan mereka.

Dengan gaji mingguan sekitar US$ 1.194 (Rp 19,1 juta), rata-rata orang hanya menabung sekitar US$ 238 (Rp3,8 juta) per bulan.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga terlihat dari survei Federal Reserve tahun 2022.

Rata-rata saldo rekening transaksi untuk mereka yang berusia di bawah 35 tahun adalah sekitar US$ 5.400 (Rp 86,4 juta), dan rata-rata saldo pensiun sekitar US$ 18.880 (Rp 302 juta). Totalnya sekitar US$ 24.000 (Rp 384 juta).

Baca Juga: 6 Strategi Efektif Mengurangi Stres Finansial di Tengah Ketidakpastian Perekonomian 2025

Target simpanan usia 30 tahun menurut gaji

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun menurut para ahli? Idealnya, minimal satu kali gaji tahunan Anda. Jika gaji Anda Rp80 juta per tahun, maka target simpanan Anda di usia 30 juga sebaiknya Rp80 juta.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun akan berbeda tiap orang tergantung tujuan keuangan. Jika ingin pensiun dengan dana Rp 32 miliar di usia 65 tahun, penting membuat proyeksi sejak sekarang. Menabung sejak usia muda akan membuat target tersebut lebih mudah dicapai.

Bagaimana uang Anda bisa tumbuh seiring waktu

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga bisa dihitung dari potensi pertumbuhan investasi. Jika Anda punya Rp 400 juta dan hasil investasi 8% per tahun selama 35 tahun, hasil akhirnya sekitar Rp 5,9 miliar.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun bisa meningkat dengan menabung lebih besar. Jika Anda memulai dengan Rp 800 juta dan rutin menabung Rp 8 juta per bulan, Anda bisa mengumpulkan hampir Rp 27,2 miliar di usia 65 tahun. Hampir mencapai target pensiun ideal.

Baca Juga: Simak 5 Disiplin Finansial yang Membuat Orang Semakin Kaya

Contoh investasi berdasarkan dana awal

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun untuk mencapai Rp 32 miliar di usia 67? Berikut simulasi:

  • Modal awal Rp 0, butuh investasi bulanan Rp 126 juta
  • Modal awal Rp 160 juta, butuh investasi bulanan Rp 115 juta
  • Modal awal Rp 320 juta, butuh investasi bulanan Rp 105 juta
  • Modal awal Rp 480 juta, butuh investasi bulanan Rp 94 juta
  • Modal awal Rp 640 juta, butuh investasi bulanan Rp 83 juta
  • Modal awal Rp 800 juta, butuh investasi bulanan Rp 72 juta

Angka-angka ini berdasarkan asumsi pengembalian investasi sebesar 8% per tahun secara majemuk.

Langkah meningkatkan tabungan menjelang usia 30

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun bisa dicapai lewat langkah sadar finansial. Langkah pertama yang wajib adalah membuat anggaran bulanan. Dengan alokasi minimal 20% pendapatan untuk tabungan, keuangan Anda jadi lebih terarah.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga bergantung pada konsistensi. Anggaran bukan untuk membatasi, tapi membantu prioritas keuangan. Sisihkan untuk kebutuhan pokok, hiburan secukupnya, dan sisanya untuk investasi.

Baca Juga: Fenomena Paylater 2025: Cara Kerja, Manfaat, dan Tren Penggunaan di Era Digital

Otomatiskan simpanan dan gunakan rekening berbunga tinggi

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun bisa terbantu dengan otomatisasi. Anda bisa mengatur transfer otomatis Rp 800.000 per minggu ke rekening tabungan. Tanpa terasa, Anda bisa menabung sekitar Rp 41 juta dalam setahun.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga dipengaruhi tempat Anda menyimpan uang. Gunakan rekening berbunga tinggi agar pertumbuhan dana lebih optimal. Pilih rekening dengan suku bunga (APY) kompetitif agar uang Anda tidak diam saja.

Maksimalkan 401(k) dan pangkas pengeluaran rutin

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun bisa naik signifikan jika memanfaatkan program pensiun kantor. Jika perusahaan mencocokkan kontribusi Anda 50% hingga batas tertentu, itu seperti menerima uang gratis.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga tergantung kemampuan memangkas pengeluaran tetap. Coba negosiasi tagihan internet, pulsa, hingga asuransi. Dana yang dihemat bisa dialihkan ke tabungan atau investasi.

Baca Juga: 10 Perilaku Finansial yang Bikin Banyak Orang Capai Kemandirian Finansial tahun 2025

Lunasi utang dan hindari beban bunga tinggi

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun juga akan lebih besar jika Anda bebas utang. Utang dengan bunga tinggi seperti kartu kredit menyerap banyak pendapatan. Dengan melunasinya, Anda bisa menyimpan lebih banyak.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun makin mudah dicapai jika Anda memakai strategi “snowball” dalam melunasi utang. Lunasi satu per satu dan gunakan sisa dana untuk mempercepat pelunasan utang lain.

Jika Anda tertinggal menabung, apa yang harus dilakukan?

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun tidak selalu tercapai sesuai patokan. Tapi jangan panik, Anda masih punya waktu mengejar ketertinggalan. Kuncinya adalah fokus membangun kebiasaan sehat dari sekarang.

Berapa uang yang harus disimpan di usia 30 tahun akan terasa berat jika dilihat sebagai beban. Mulailah dari langkah kecil seperti tabung rutin, kurangi belanja impulsif, dan terus belajar soal keuangan. Perjalanan finansial adalah maraton, bukan sprint.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?