MOMSMONEY.ID - Buat yang sering begadang, waspadai dampak buruk begadang yang mengancam kesehatan.
Tidur merupakan aktivitas wajib yang harus dilakukan untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas selama satu hari.
Kekurangan jam tidur karena begadang ternyata memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan tubuh jika dilakukan dalam jangka waktu panjang.
Kurang tidur kronis adalah suatu kondisi yang dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, sering kali tanpa Anda sadari.
Sleep Foundation menjelaskan bahwa setelah terjaga selama 24 jam penuh, seseorang mungkin menjadi cemas dan mudah tersinggung, merasa tidak seperti dirinya sendiri, bertindak disorientasi, dan mulai memperhatikan distorsi kecil pada tampilan, suara, atau perasaan.
Selain menunjukkan ciri tersebut, jika terus dilanjutkan, begadang bisa merusak jadwal tidur dan kesehatan tubuh. Berikut ada dampak kebanyakan begadang yang wajib diketahui.
Baca Juga: Atasi Post Holiday Blues dengan 4 Cara Ini untuk Kembalikan Semangat Kerja
Berat badan bertambah
Berat badan naik juga bisa disebabkan begadang dan kualitas tidur kurang. Laman Healthline menyebutkan, orang-orang yang jam tidurnya kurang dari lima jam di malam hari akan lebih memiliki risiko berat badan bertambah.
Dengan berat badan bertambah, membuat risiko penyakit diabetes pun menjadi lebih rentan menyerang orang-orang yang kekurangan jam tidur. Tidurlah sekitar 7-8 jam di malam hari untuk terhindar dari risiko berat badan naik.
Kulit tidak sehat
Dampak yang disebabkan karena sering begadang adalah memiliki kondisi kulit yang tidak segar dan sehat.
Jika menginginkan untuk memiliki kulit yang sehat dan terhindar dari penuaan dini, sebaiknya mulailah untuk memiliki kualitas tidur malam yang baik. Kurangnya kualitas tidur ternyata juga bisa menimbulkan risiko kulit berubah menjadi memiliki garis halus, keriput, warna kulit yang tidak merata, dan juga kendur.
Mudah lupa
Kekurangan jam tidur karena sering begadang dapat memperburuk memori dan fungsi otak yang menyebabkan seseorang menjadi mudah lupa.
Memiliki kualitas tidur yang baik dan cukup tentunya bisa membantu seseorang untuk dapat memiliki memori yang tajam. Sehingga, jika tidak ingin menjadi pelupa, sebaiknya mulailah meninggalkan kebiasaan begadang.
Baca Juga: Gejala FOMO Sulit Lepas dari Tren? Ini Pertanda Anda Perlu Waspada
Memicu penyakit
Bukan sekadar pusing saja yang bisa dirasakan ketika terlalu sering begadang, penyakit kronis pun juga dapat mengancam kesehatan jika memiliki kualitas tidur yang buruk.
Dikutip dari laman Web MD, risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, serangan jantung, diabetes, darah tinggi, hingga stroke bisa menyerang orang-orang yang memiliki kualitas tidur buruk atau insomnia.
Mengancam kesehatan mental
Kesehatan mental berdampak besar pada tidur dan berlaku sebaliknya. Hal ini dapat membentuk siklus yang semakin kuat seiring dengan memburuknya kondisi.
Contohnya adalah depresi yang membuat Anda sulit tidur, sehingga menyebabkan kurang tidur, yang kemudian membuat Anda semakin merasa tertekan.
Cleveland Clinic menyebut masalah kesehatan mental yang dapat mempengaruhi tidur meliputi, anxiety, gangguan bipolar, gangguan panik, hingga PTSD. Ada baiknya untuk memeriksakan ke ahli jika gangguan tidur sudah mulai mengancam kesehatan mental atau pun sebaliknya, ya.
Bukan cuma buruk bagi kulit saja, kan? Ternyata dampak buruk begadang juga bisa mempengaruhi kesehatan tubuh lainnya, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News