M O M S M O N E Y I D
AturUang

4 Tips dan Cara Menghadapi Modus Salah Transfer Uang dari Pinjol Ilegal

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Simak 4 tips dari cara menghadapi modus salah transfer uang nasabah. Kasus nasabah menerima uang dari modus kejahatan baru ini sedang marak di Indonesia.

Tentunya, setiap bank memiliki kebijakan tersendiri dalam melindungi dalam hal pelaporan kasus dari nasabah. Dengan maraknya modus salah transfer ke rekening pengguna yang dilacak sebagai pinjaman online ilegal.

Pihak pinjol ilegal seakan-akan menerima pengajuan dari nasabah untuk melakukan peminjaman dana. Nantinya, mereka akan mengirimkan uang dengan modus salah transfer tersebut.

Kembali diingatkan bahwa Nasabah yang mendapati nominal salah transfer tidak perlu panik. Sehingga, Anda bisa melaporkan hal tersebut ke pihak bank terkait apabila rekening pengirim dapat terlacak.

Baca Juga: 4 Tips Agar Tidak Mudah Kena Penipuan Alias Scam

Penyuluhan Waspada Investasi Bodong & Pinjaman Online Ilegal
Penyuluhan Waspada Investasi Bodong & Pinjaman Online Ilegal

Kasus ini dipayungi oleh dasar hukum yang tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 3 Pasal 85 Tahun 2011 terkait transfer dana.

Pasal tersebut berbunyi ”Setiap orang yang dengan sengaja menguasai dan mengakui sebagai miliknya dana hasil transfer yang diketahui atau patut diketahui bukan haknya, akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 5 miliar.”

Sehingga, jangan gunakan uang tersebut dan pastikan tidak ada transaksi yang Anda lakukan. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembelaan dari tuduhan peminjaman online yang dilakukan oleh pihak pinjol ilegal.

Saat menerima salah transfer uang dari nomor rekening maupun Virtual Account, ada beberapa langkah harus dilakukan. Nasabah perlu menyiapkan beberapa bukti yang dapat diikuti agar modus salah transfer ini dapat ditanggulangi.

Baca Juga: Panduan Cara Transfer SeaBank ke DANA dan Sebaliknya

Simak beberapa cara melaporkan kasus salah transfer uang nasabah dari pinjol ilegal ini.

Panduan cara menghadapi modus salah transfer uang

1. Buat rangkaian kronologi

Nasabah perlu mengambil sikap tenang dan tidak panik saat menerima dana dari modus salah transfer uang. Anda bisa cek mutasi rekening di mobile banking maupun ATM bank.

Nasabah harus menyiapkan beberapa bukti bahwa terdapat seseorang yang mengirimkan dana secara sengaja. Selain itu, saat dihubungi oleh pinjol ilegal, Anda bisa memberikan pengakuan bahwa tidak ada pendaftaran maupun pengajuan.

Tentunya, agar mudah disampaikan ke pihak bank bersangkutan, nasabah perlu menyiapkan beberapa rangkaian kronologi. Seperti notifikasi, mutasi, hingga nomor rekening maupun Virtual Account.

2. Segera hubungi bank bersangkutan

Anda harus segera menghubungi bank Anda setelah menyadari bahwa Anda menerima modus penipuan salah transfer uang.

Pihak bank dapat memberi Anda petunjuk tentang langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mencoba untuk mengirimkan balik dari uang yang masuk ke rekening Anda.

3. Minta pertanggungjawaban dari Pinjol

Saat nasabah dihubungi oleh pinjol saat dana masuk ke rekening, ungkap bahwa tidak ada bukti pengajuan peminjaman dana. Nasabah bisa inisiatif mencari nomor telepon dari penerima transfer uang atau pemilik rekening tersebut.

Apabila Anda tidak mengembalikan uang ke rekening tersebut ada Undang-undang (UU) Nomor 3 Pasal 85 Tahun 2011 terkait penyalahgunaan dana transfer dapat menjerat.

4. Minta bantuan kepada pihak yang berwenang

Saat nasabah merasa kesulitan dalam mencoba mengembalikan uang, nasabah mungkin perlu menghubungi pihak yang berwenang seperti polisi atau OJK untuk meminta bantuan.

Anda bisa melaporkan rekening pengirim atau Virtual Account yang berkaitan dengan pinjaman online ilegal yang sedang marak ke pihak berwenang.

Nasabah bisa menghubungi kontak OJK pada nomor 157, WhatsaApp di nomor 081157157157, email: konsumen@ojk.go.id, dan email: waspadainvestasi@ojk.go.id/

Melalui tahapan dan cara menghadapi modus salah transfer uang bagi nasabah yang bisa dilakukan tanpa perlu panik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.