M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

4 Tanda Kelembapan Udara Tinggi di Rumah, Bisa Mengganggu Kesehatan

4 Tanda Kelembapan Udara Tinggi di Rumah, Bisa Mengganggu Kesehatan
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Di negara tropis seperti Indonesia, udara yang lembap rasanya sudah menjadi makanan sehari-hari, terutama di dalam rumah.

Walaupun sudah terbiasa dengan udara lembap, Anda tetap harus waspada. Pasalnya, kelembapan udara yang terlalu tinggi bisa menyebabkan beragam ketidaknyamanan, mulai dari udara yang terasa lengket hingga masalah pernapasan.

Jadi, Anda perlu mengetahui apa saja tanda-tanda bila kelembapan udara di rumah cukup tinggi. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Awas, Ini Tanda-Tanda Kualitas Udara di Rumah Anda Buruk

Udara terasa berat

Jika udara di rumah Anda terasa berat, sumpek, sesak, atau lengket, bisa jadi itu adalah pertanda kelembapan yang tinggi di rumah.

Melansir laman Colman Air, udara yang terasa berat tersebut disebabkan oleh jumlah uap udara yang tinggi. Uap udara tersebut biasanya disebabkan oleh suhu udara yang hangat, karena udara hangat biasanya mengandung lebih banyak kelembapan daripada udara yang sejuk atau dingin.

Jendela berembun

Jendela yang berembun sebenarnya merupakan hal yang biasa, terutama di pagi hari. Mengutip The Spruce, perubahan iklim atau cuaca di luar rumah yang ekstrim juga dapat menyebabkan jendela berembun.

Walaupun hal ini kerap terjadi, Anda tetap perlu waspada jika jendela berembun hampir setiap saat karena hal tersebut dapat menjadi tanda kelembapan udara tinggi di rumah.

Baca Juga: Bahaya, Produk Kebersihan Rumah Ini Tidak Boleh Dicampur!

Bau apek

Bau apek yang tidak sedap biasanya dijumpai di ruangan-ruangan yang gelap dan tertutup, misalnya gudang, lemari, atau garasi.

Bau apek juga bisa menjadi tanda kelembapan udara yang tinggi di rumah. Bau apek dan kelembapan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pakaian basah yang dibiarkan begitu saja, pipa bocor, hingga air hujan yang merembes masuk ke rumah.

Baca Juga: 6 Manfaat Memiliki Air Purifier di Rumah, Salah Satunya Mengurangi Alergi

Jamur dan lumut

Jika rumah Anda lembap dan bau apek, maka kemungkinan besar ada jamur atau lumut di rumah. Jamur atau lumut ini bisa muncul di mana saja, terutama di dinding kamar mandi, dapur, atau area mencuci baju.

Jamur dan lumut tak hanya mengganggu tampilan rumah Anda, tapi juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Pasalnya, jamur dan lumut tersebut melepaskan spora ke udara yang dapat mengganggu penapasan jika terhirup.

Itulah beberapa hal yang menandakan kelembapan udara yang tinggi di rumah. Untuk mengatasinya, Anda bisa memaksimalkan sirkulasi udara di rumah atau menggunakan alat bernama dehumidifer.

Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?