M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Manfaat Mengurangi Konsumsi Nasi Putih untuk Kulit, Bikin Wajah Awet Muda lo

4 Manfaat Mengurangi Konsumsi Nasi Putih untuk Kulit, Bikin Wajah Awet Muda lo
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada manfaat mengurangi konsumsi nasi putih untuk kulit lo. Simak informasinya di bawah ini.

Sebagai makanan pokok, nasi putih memang menjadi sumber energi utama. Kendati demikian, kandungan indeks glikemiknya yang tinggi dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak langsung pada kondisi kulit.

Asupan karbohidrat olahan yang berlebihan, termasuk nasi putih, dapat memicu peradangan sistemik yang merusak struktur kulit dari dalam.

Dengan mulai mengontrol porsi nasi putih Anda, itu tidak hanya bisa menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga memberikan ruang bagi sel kulit untuk bernapas dan beregenerasi tanpa gangguan stres oksidatif.

Baca Juga: 5 Manfaat Mendaki Gunung untuk Kesehatan Mental, Rahasia Sembuh Lewat Alam

Melansir American Academy of Dermatology (AAD) dan Healthline, ada 4 manfaat mengurangi konsumsi nasi putih untuk kulit berikut ini.

1. Mencegah terjadinya proses glikasi yang mempercepat kerutan

Salah satu alasan utama mengapa mengurangi nasi putih sangat baik bagi kulit adalah untuk menghindari proses glikasi.

Glikasi terjadi ketika kelebihan molekul gula dalam darah menempel pada serat protein kulit, yaitu kolagen dan elastin. Proses ini menghasilkan molekul baru yang disebut Advanced Glycation End-products (AGEs) yang membuat kolagen menjadi kaku, rapuh, dan mudah patah.

Dengan mengurangi porsi nasi putih, itu dapat menurunkan kadar gula yang bisa berikatan dengan kolagen, sehingga elastisitas kulit tetap terjaga. Hasilnya, kulit tidak mudah kendur dan kemunculan garis-garis halus atau kerutan dini dapat dihambat secara alami dari dalam.

2. Mengurangi peradangan dan munculnya jerawat

Lonjakan insulin yang dipicu oleh konsumsi makanan tinggi indeks glikemik seperti nasi putih dapat merangsang produksi hormon androgen yang lebih aktif. Hormon ini kemudian memicu kelenjar sebasea untuk memproduksi minyak atau sebum secara berlebihan.

Sebum yang melimpah, jika bercampur dengan sel kulit mati, akan menyumbat pori-pori dan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab jerawat.

Dengan membatasi nasi putih dan menggantinya dengan karbohidrat kompleks, kadar insulin dalam tubuh akan lebih stabil. Hal ini secara signifikan mengurangi peradangan pada wajah, membuat jerawat lebih jarang muncul, dan membantu meredakan kemerahan pada jenis kulit yang sensitif.

Baca Juga: 4 Kelebihan Sunscreen Spray, Solusi Praktis Lindungi Kulit Kapan Saja

3. Membuat kulit tampak lebih cerah dan tidak kusam

Gula darah yang tidak stabil sering kali membuat kulit terlihat lelah dan kusam. Saat tubuh memproses kelebihan karbohidrat sederhana secara terus-menerus, terjadi stres oksidatif yang dapat merusak sel-sel kulit sehat. Stres oksidatif ini bisa menghambat sirkulasi oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan kulit untuk tampak glowing.

Dengan mengurangi asupan nasi putih, tubuh akan lebih efisien dalam melakukan detoksifikasi alami dan distribusi nutrisi.

Kulit yang mendapatkan asupan nutrisi seimbang tanpa gangguan lonjakan gula akan memiliki regenerasi sel yang lebih baik. Sehingga, permukaan kulit tampak lebih cerah, segar, dan memiliki rona yang sehat.

4. Menjaga keseimbangan skin barrier dan hidrasi alami

Kadar gula darah yang tinggi secara kronis dapat memengaruhi kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembaban. Gula berlebih memiliki sifat menarik air. Jika tidak terkontrol, itu dapat menyebabkan kulit mengalami dehidrasi secara seluler meskipun Anda sudah menggunakan pelembab.

Dehidrasi internal ini bisa membuat skin barrier menjadi lemah dan mudah teriritasi. Dengan mengontrol konsumsi nasi putih, keseimbangan cairan dalam jaringan kulit pun akan lebih terjaga.

Kulit yang terhidrasi dengan baik dari dalam akan memiliki pertahanan yang lebih kuat terhadap faktor lingkungan seperti polusi dan cuaca ekstrem. Hasilnya, tekstur kulit tetap halus dan tidak mudah bersisik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.