M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kebiasaan Makan untuk Mengurangi Risiko Stroke, Kurangi Konsumsi Daging Merah

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 4 kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke. Cari tahu selengkapnya di sini.

Stroke menjadi momok bagi banyak orang. Stroke sendiri terjadi ketika aliran darah tersumbat dan tidak dapat mencapai otak akibat arteri yang melemah atau pembuluh darah yang pecah.

Kendati menakutkan, untungnya ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko stroke, salah satunya dengan menerapkan kebiasaan makan sehat.

Sebagaimana dilansir dari laman Eat This, Not That!, berikut beberapa kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang tergolong efektif.

Baca Juga: Petunjuk Mudah, Ini 3 Cara Transfer BRI ke DANA lewat BRImo hingga ATM

1. Makan lemak sehat

Kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang pertama yaitu makan lemak sehat.

Lemak sehat dapat menjaga otak tetap sehat serta membantu menangkal penyakit otak termasuk stroke. Beberapa makanan kaya lemak sehat yang bisa Anda pilih antara lain salmon, alpukat, dan chia seed.

Anda juga dapat mengganti minyak yang biasa digunakan untuk memasak dengan minyak yang mengandung lemak sehat, seperti olive oil dan canola oil.

2. Kurangi makanan tinggi natrium

Kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang kedua yaitu mengurangi makanan tinggi natrium.

Asupan natrium yang tinggi dikaitkan dengan hipertensi. Adapun hipertensi sendiri berkontribusi terhadap risiko stroke.

Menurut laporan tahun 2021 yang diterbitkan di Stroke, asupan natrium yang lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko stroke. Itulah sebabnya, American Heart Association merekomendasikan kita untuk mengonsumsi kurang dari atau sama dengan 1.500 miligram natrium saja per hari.

Baca Juga: Sinopsis The Killing Vote, Drakor Thriller Kriminal Penuh Misteri Menegangkan

3. Makan banyak serat

Kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang ketiga yaitu makan banyak serat.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah membuat pedoman khusus perihal gaya hidup yang dapat membantu mengurangi risiko stroke. Dalam pedoman ini, gaya hidup yang dimaksud meliputi olahraga teratur, membatasi konsumsi alkohol, dan diet sehat. Nah, mengenai diet sehat, CDC menyarankan kita untuk makan makanan rendah lemak jenuh, makan banyak buah dan sayuran, serta mengonsumsi cukup serat setiap hari.

Dalam meta-analisis yang mengamati lebih dari 8.900 kasus stroke, ditemukan bahwa makan banyak serat mampu membantu mengurangi risiko stroke. Menurut laporan tersebut, setiap 10 gram serat tambahan sepanjang hari dapat menurunkan risiko stroke sekitar 12%.

4. Batasi asupan daging merah

Kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang keempat yaitu membatasi asupan daging merah.

Mengutip Kompas, daging merah dapat meningkatkan risiko stroke secara signifikan. Ini karena daging merah mengandung lemak jenuh yang tinggi sehingga menyebabkan penumpukan kolesterol.

Saat kadar kolesterol dalam tubuh semakin tinggi, tekanan darah pun akan ikut meningkat. Jika terus dibiarkan, pembuluh darah akan menyempit dan menyebabkan stroke.

Oleh sebab itu, membatasi asupan daging merah sangat disarankan guna membantu mengurangi risiko stroke. Sebagai gantinya, Anda bisa menerapkan diet Mediterania yang terkenal sehat dan memiliki banyak manfaat.

Itulah 4 kebiasaan makan untuk mengurangi risiko stroke yang patut Anda terapkan mulai sekarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini Lawan Tim Uber Indonesia di Perempat Final Piala Uber 2026

Hasil undian Babak Perempat Final Piala Uber 2026 pada Rabu (29/4) menunjukkan, Tim Uber Indonesia bertemu Denmark.

4.000 Perempuan Berlari di AIA Women's 10K 2026

Berbeda dengan pagelaran lari lainnya, ajang AIA Women's 10K sukses diikuti 4000 perempuan yang berlari   

10 Daftar Makanan yang Bisa Memicu Peradangan pada Tubuh

Inilah daftar makanan yang bisa memicu peradangan pada tubuh. Batasi konsumsinya, ya!                   

4 Manfaat Kesehatan Konsumsi Serat bagi Tubuh, Apa Saja?

Sebenarnya, apa saja manfaat kesehatan konsumsi serat bagi tubuh, ya? Cari tahu di sini, yuk!           

8 Manfaat Kesehatan Rutin Konsumsi Minuman Fermentasi

Mari intip beberapa manfaat kesehatan rutin konsumsi minuman fermentasi berikut ini, yuk!               

Rahasia Nabung Konsisten ala Jepang yang Simpel dengan Metode Kakeibo

Tips nabung ala Jepang dengan metode Kakeibo, bantu atur keuangan lebih rapi, hemat, dan terkontrol setiap bulan.​  

9 Manfaat Kesehatan Konsumsi Buah Ceri bagi Tubuh, Cek di Sini

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan konsumsi buah ceri bagi tubuh. Cek selengkapnya di sini, yuk!  

Rahasia Upgrade Ruang Cuci biar Rumah Terlihat Lebih Modern dan Bernilai Tinggi

Ide upgrade ruang cuci simpel ini bikin rumah makin rapi, modern, dan punya nilai jual lebih tinggi di mata pembeli.​  

6 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Penting Diketahui

Intip beberapa tips menurunkan tekanan darah tinggi yang penting diketahui berikut ini. Apa saja, ya?  

5 Pilihan Roti yang Aman untuk Kadar Gula Darah Anda

 Yuk, intip beberapa pilihan roti yang aman untuk kadar gula darah Anda berikut ini. Cek ada apa saja!