M O M S M O N E Y I D
Bugar

4 Efek Samping Makan Pala Terlalu Banyak, Cek di sini!

4 Efek Samping Makan Pala Terlalu Banyak, Cek di sini!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ada sejumlah efek samping makan pala terlalu banyak, lo. Apa sajakah itu?  

Pala sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk membuat masakan lebih harum dan kaya rasa. Aroma khasnya juga kerap dimanfaatkan untuk membuat minuman hangat yang menenangkan, bahkan dijadikan bahan jamu tradisional.

Namun, di balik manfaatnya, pala ternyata memiliki batas konsumsi yang perlu Anda perhatikan. Jika dikonsumsi berlebihan, bumbu kecil ini dapat menimbulkan efek samping yang tidak bisa dianggap sepele.

Baca Juga: Adakah Manfaat Makan Wortel Sebelum Tidur? Disebut Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa efek samping makan pala terlalu banyak:

1. Reaksi Alergi

Walau tidak umum, beberapa orang bisa mengalami alergi setelah mengonsumsi atau bersentuhan dengan pala. Kasus alergi ini lebih sering terjadi pada orang dewasa, kemungkinan karena mereka lebih sering terpapar saat memasak.

Reaksi muncul ketika tubuh menganggap protein dalam pala sebagai ancaman sehingga melepaskan histamin. Gejala bisa tampak pada kulit maupun sistem pernapasan.

Pada kasus berat seperti sesak napas atau pembengkakan di wajah serta tenggorokan, pertolongan medis harus segera diberikan. Untuk reaksi ringan seperti ruam atau gatal, pemeriksaan ke dokter tetap dianjurkan agar mendapat penanganan yang tepat.

2. Risiko Paparan Zat Beracun

Rempah termasuk pala bisa terkontaminasi logam berat, pestisida, atau bahan kimia lain dari proses pengolahan maupun lingkungan. Beberapa penelitian menemukan bahwa pala dapat mengandung polutan yang berisiko menyebabkan kanker, seperti aflatoksin dan residu pestisida.

Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, paparan zat berbahaya ini dapat berdampak buruk pada kesehatan. Agar lebih aman, pilih pala dari merek terpercaya yang menerapkan standar kontrol kualitas dan pengadaan bahan baku yang jelas untuk meminimalkan risiko kontaminasi.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh

3. Interaksi dengan Obat Tertentu

Ada bukti bahwa pala dapat mengganggu proses penyerapan beberapa jenis obat yang diolah oleh hati, termasuk obat kolinergik. Obat ini meningkatkan kadar asetilkolin dalam tubuh dan biasanya digunakan untuk menangani masalah kesehatan seperti asma, mulut kering, retensi urin, dan beberapa gangguan kognitif.

Jika Anda sedang menjalani pengobatan, penting berkonsultasi dengan dokter sebelum sering menggunakan pala dalam masakan untuk menghindari interaksi yang tidak diinginkan.

4. Keracunan Pala

Mengonsumsi terlalu banyak pala, apalagi digunakan untuk mendapatkan efek mabuk atau euforia, sangat berbahaya. Keracunan pala bisa menimbulkan gejala seperti mual, muntah, perubahan mood, tekanan darah meningkat, hingga halusinasi.

Kandungan myristicin dalam pala diduga menjadi penyebab munculnya efek psikoaktif tersebut. Beberapa laporan menyebutkan keracunan dapat terjadi setelah mengonsumsi sekitar 1–2 sendok teh atau lebih dari 5 gram dalam satu waktu. Dalam sejumlah kasus, keracunan pala bahkan dilaporkan menyebabkan kematian.

Para ahli menyarankan agar konsumsi pala sebaiknya tidak berlebihan, bahkan idealnya kurang dari 1,5 sendok teh atau kurang dari 10 gram dalam sekali makan.

Baca Juga: 11 Manfaat Konsumsi Biji Mahoni bagi Kesehatan Tubuh

Itulah beberapa efek samping makan pala terlalu banyak. Jika digunakan sesuai takaran, pala tetap aman dan bermanfaat sebagai bumbu masakan. Namun sangat penting untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan dan memperhatikan kondisi tubuh maupun obat yang sedang dikonsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026, 80% Kuota untuk Bidang STEM

LPDP resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026.​

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

Faktor domestik yang mempengaruhi pasar adalah stabilitas nilai tukar rupiah hingga meningkatnya perhatian terhadap potensi twin deficit. 

Pemerataan Pendidikan Belum Merata, Ini 5 Tantangan Utamanya

​Kemendikdasmen menilai kolaborasi pemerintah, swasta, dan lembaga filantropi perlu lebih terarah agar manfaatnya benar-benar dirasakan

Promo Indomaret Serba Gratis 25 Juni-8 Juli 2026, Sosis So Good Beli 2 Gratis 2!

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 25 Juni-8 Juli 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.  

Prakiraan Cuaca Besok (1/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan cerah dan berawan, sementara lusa akan berawan di seluruh wilayah.  

Didominasi Cerah dan Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Rabu (1/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Rabu (1/7), didominasi oleh cerah dan berawan dengan suhu mencapai 33 °C  

Diprediksi Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Besok (1/7) dan Lusa di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (1/7) dan lusa, Kamis (2/7) di wilayah DKI Jakarta akan berawan.

Cerah 34 °C di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (1/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok, Rabu (1/7), didominasi ole cerah dengan suhu mencapai 34 °C

Film Horor Petaka Gunung Welirang Tayang di Bioskop 2 Juli, Begini Sinopsisnya

Film horor Petaka Gunung Welirang resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026.​ Simak sinopsisnya berikut

Mahasiswa Indonesia Paling Rajin Pakai AI untuk Belajar, Ini Fakta Menariknya

Survei global ungkap 86% mahasiswa Indonesia pakai AI untuk tugas akademik. Tapi, tahukah Anda manfaat tersembunyi lainnya?