MOMSMONEY.ID - Inilah daftar beberapa sayur tinggi antioksidan yang bisa dikonsumsi untuk melawan radikal bebas pada tubuh.
Anda mungkin sudah sering mendengar tentang antioksidan dan bagaimana manfaatnya dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Namun, apa sebenarnya antioksidan itu, dan makanan apa saja yang mengandungnya?
Antioksidan adalah zat gizi yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Di mana radikal bebas dapat menyebabkan kondisi seperti penyakit Alzheimer, kanker, dan penyakit jantung.
Banyak makanan nabati mengandung antioksidan termasuk sayur-sayuran, yang dapat dijadikan sebagai menu rutin pada pola makan untuk membantu melindungi tubuh dari kondisi-kondisi tersebut.
Seperti beberapa sayur-sayuran tinggi oksidan, yang dirangkum dari Good RX dan The Ivy Clinic, berikut yang dapat dikonsumsi rutin untuk menjauhkan tubuh dari radikal bebas.
Baca Juga: 5 Keuntungan Suka Makan Makanan Pedas Buat Kesehatan, Bisa Lawan Kanker
Bayam
Bayam mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang penting bagi kesehatan mata. Sayuran ini juga merupakan sumber folat dan zat besi yang baik untuk membantu mencegah anemia, yaitu kondisi rendahnya jumlah sel darah merah.
Bayam sangat cocok dijadikan bahan dasar salad, diolah menjadi smoothie atau saus, dimasak dalam hidangan dan pasta, ataupun digunakan sebagai topping pizza.
Kale
Kale memang sudah dikenal memiliki reputasi sebagai salah satu sayuran tersehat. Sayuran ini kaya akan antioksidan dan merupakan sumber vitamin dan mineral, termasuk, kalsium, besi, vitamin C, hingga asam folat.
Kale sering digunakan sebagai bahan dasar salad. Namun Anda juga bisa mencampurnya menjadi smoothie atau memasukkannya ke dalam sup. Coba lumuri daunnya dengan minyak zaitun dan garam, lalu panggang hingga menjadi keripik kale yang renyah.
Artichoke
Artichoke mengandung antioksidan asam klorogenat yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antivirus. Asam klorogenat juga membantu mengendalikan kadar gula darah dan kolesterol. Artichoke juga bermanfaat bagi kesehatan usus berkat kandungan serat pangannya.
Penelitian menunjukkan bahwa proses memasak dapat mempengaruhi kandungan antioksidan artichoke. Pada umumnya, memasak artichoke justru meningkatkan kandungan antioksidannya.
Baca Juga: 6 Buah Ini Sebaiknya Dihindari Penderita Asam Urat, Tinggi Purin dan Fruktosa
Tomat
Tomat mengandung Lycopene yang merupakan antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi terhadap penyakit degeneratif. Hal ini dilakukan dengan menetralkan radikal bebas dalam tubuh.
Lycopene bisa juga ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran berwarna merah, seperti jeruk bali merah muda, pepaya dan semangka.
Bawang putih
Bawang putih adalah salah satu tanaman obat tertua yang diketahui, dan merupakan bagian dari keluarga bawang. Karena tinggi antioksidan, bawang putih telah dipercaya dapat melawan penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan membantu melawan pilek.
Brokoli
Bukan cuma brokoli, tiga sayuran lain seperti kubis, kembang kol, dan kubis Brussel, mengandung indole-3-carbinol, yaitu antioksidan kuat yang mengurai estrogen. Brokoli juga mengandung beta-karoten dan dipercaya dapat mencegah kanker serta penyakit jantung.
Wortel
Wortel kaya akan beta-karoten, salah satu jenis antioksidan dari kelompok karotenoid. Antioksidan ini berguna untuk mendukung kesehatan mata, menurunkan risiko kanker, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Zat penangkal radikal bebas ini juga ditemukan dalam sayuran berwarna kuning-oranye, ubi jalar, dan bit.
Demikian tadi beberapa sayur-sayuran tinggi antioksidan yang bisa dikonsumsi untuk melawan radikal bebas pada tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News