M O M S M O N E Y I D
Santai

Industri Manufaktur Makin Digital, Skill Ini Perlu Disiapkan Pekerja

Industri Manufaktur Makin Digital, Skill Ini Perlu Disiapkan Pekerja
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Industri manufaktur Indonesia terus bergerak menuju era Industri 4.0. Bukan hanya mesin dan teknologi yang semakin canggih, tenaga kerja juga dituntut ikut beradaptasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor manufaktur menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11% pada 2025.

Jumlah pekerja manufaktur juga meningkat dari sedikit di bawah 19 juta orang pada 2021 menjadi lebih dari 20 juta orang dalam empat tahun.

Seiring penerapan Making Indonesia 4.0, perusahaan mulai mengadopsi otomasi, pabrik pintar dan teknologi digital. Kondisi ini membuat kemampuan tenaga kerja dalam menggunakan teknologi menjadi semakin penting.

Adhi Firmansyah, Channel Director Southeast Asia (SEA) Epicor, mengatakan, transformasi digital tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi baru di pabrik.

“Perusahaan juga perlu memastikan bahwa orang-orang yang menjalankan operasional memiliki akses terhadap informasi dan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam pekerjaan sehari-hari,” kata Adhi dalam keterangan resmi Kamis (20/8).

Baca Juga: Bukan Hanya IPK, Generasi Muda Perlu Menyiapkan Ini Sebagai Bekal Masuk Dunia Kerja

Artinya, bagi yang ingin berkarier di industri manufaktur, kemampuan digital menjadi salah satu bekal yang perlu diperhatikan.

Pekerja perlu terbiasa mengakses informasi operasional, menggunakan perangkat digital, serta memahami data yang dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan.

Di lingkungan smart factory, akses terhadap informasi secara real-time juga semakin penting. Pekerja dituntut mampu beradaptasi dengan alur kerja yang lebih terhubung, termasuk berkolaborasi dengan tim produksi, pemeliharaan dan kualitas.

“Pabrik pintar tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila pekerja masih kesulitan mendapatkan informasi yang mereka perlukan. Teknologi seharusnya membantu pekerja mengambil keputusan lebih cepat dan menjalankan keahlian mereka secara lebih efektif, bukan sekadar menggantikan proses lama dengan sistem baru,” ujarnya.

Selain keterampilan digital, kemampuan memecahkan masalah, melakukan perbaikan berkelanjutan dan berinovasi juga menjadi bekal penting.

Pasalnya, otomasi dan kecerdasan buatan (AI) dapat mengambil alih sejumlah pekerjaan administratif dan aktivitas berulang.

Baca Juga: 5 Aktivitas Self Care Ringan untuk Pekerja, Bisa Lakukan di Sela Kesibukan

“Ketika pekerjaan administratif dan aktivitas berulang dapat diotomatisasi, pekerja memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada aktivitas yang memberikan nilai lebih besar bagi perusahaan, termasuk penyelesaian masalah, perbaikan berkelanjutan, dan inovasi,” jelas Adhi.

Karena itu, pekerja manufaktur ke depan tidak hanya perlu menguasai keterampilan teknis, tetapi juga terus meningkatkan keterampilan digital dan kemampuan beradaptasi.

Menurut Adhi, investasi pada keterampilan digital perlu ditempatkan sejajar dengan investasi perusahaan pada mesin, perangkat lunak, otomasi maupun infrastruktur digital.

Pada akhirnya, teknologi bukan semata-mata untuk menggantikan manusia. Justru, kemampuan pekerja memanfaatkan teknologi secara optimal menjadi bagian penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing industri manufaktur.

“Making Indonesia 4.0 bukan hanya tentang mesin yang semakin terhubung. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana manusianya ikut terhubung, memiliki informasi yang dibutuhkan, dan diberdayakan untuk memanfaatkan teknologi tersebut,” kata Adhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prosesor Intel Core i5 pada Laptop Lenovo IdeaPad Slim 3i Dukung Editing Video

Prosesor Intel Core i5 pada laptop murah Lenovo ini mendukung editing video. Temukan spesifikasi wajib agar performanya makin optimal.

Ada Mobil Listrik hingga Samsung Galaxy, Ini Program Berhadiah My Baby

​My Baby menggelar program Pesta Hadiah My Baby yang berlangsung hingga 30 November 2026 sebagai ​apresiasi My Baby kepada konsumen di Indonesia.

Harga Bitcoin Hari Ini (20/8) Melonjak, Nyaris Tembus US$ 70.000

Harga Bitcoin hari ini Kamis (20/8) melonjak, nyaris menembus US$ 70.000. Ini merupakan level tertinggi sejak Februari 2026 lalu.

The Affair was Just the Beginning dan 6 Drakor Perselingkuhan Intens Penuh Drama

Bagi yang suka drama intens, tonton rekomendasi drakor perselingkuhan ini termasuk The Affair was Just the Beginning yang masih tayang.

Industri Manufaktur Makin Digital, Skill Ini Perlu Disiapkan Pekerja

​Bukan hanya perusahaan yang harus beradaptasi dengan teknologi, pekerja manufaktur juga perlu meningkatkan keterampilannya.

Daftar Sayur Superfood Kaya Nutrisi dan Gizi Baik untuk Tubuh Lebih Sehat

Sayur superfood ini menyediakan nutrisi penting yang dapat memperkaya kandungan gizi makanan dan camilan, serta mendukung pola makan sehat.​

Sering Gatal dan Ketombean? Kenali Tanda Scalp Barrier Terganggu

Kulit kepala gatal, berminyak, dan sering ketombean? Kenali kaitannya dengan kondisi scalp barrier dan cara menjaganya tetap sehat.

Rekomendasi 6 Film Animasi Horor untuk Anak-Anak yang Suka Film Seram Menegangkan

Berikut ini ada beberapa rekomendasi film horor animasi kartun yang ceritanya sesuai untuk anak-anak.​

Bukan Hanya IPK, Generasi Muda Perlu Menyiapkan Ini Sebagai Bekal Masuk Dunia Kerja

Bukan sekadar IPK, kemampuan untuk beradaptasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda memasuki dunia kerja.

Panduan Keselamatan Gempa Bumi: Langkah Penting Saat dan Setelah Terjadi Bencana

Pahami cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi di berbagai lokasi serta langkah pertolongan setelahnya. Simpan juga daftar nomor darurat.