MOMSMONEY.ID - Rumah terasa jadul padahal tak direnovasi? Ini solusi cerdas mengganti detail interior yang bikin tampilan terlihat tua, yuk simak.
Banyak orang merasa rumahnya mulai membosankan, padahal tidak ada kerusakan berarti. Masalahnya sering kali bukan pada luas rumah atau tata letak, melainkan detail interior yang diam diam sudah tertinggal zaman.
Tren hunian terus bergerak mengikuti kebutuhan hidup yang lebih hangat, personal, dan fungsional. Melansir dari Real Simple, para desainer interior sepakat bahwa mengganti elemen kecil bisa memberi efek besar pada kesan rumah secara keseluruhan.
Berikut ini merangkum elemen interior yang sering dianggap sepele, namun justru membuat rumah tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
“Interior seharusnya berkembang seiring gaya hidup penghuninya, bukan berhenti di tren lama,” ujar Jessie Read, pelukis abstrak kontemporer.
Baca Juga: Tren Warna Cat Rumah 2026 yang Diprediksi Mendominasi, Lebih Cozy dan Menonjol
Hiasan dinding bertuliskan kata kata klise
Tulisan motivasi yang terlalu literal di dinding kini mulai ditinggalkan. Alih alih memberi inspirasi, elemen ini justru sering terlihat kaku dan kurang personal.
Jessie Read menyarankan menggantinya dengan karya seni yang memiliki emosi dan tekstur, seperti lukisan abstrak atau fotografi bernuansa alam.
Warna lembut seperti biru laut, hijau, pasir, atau putih hangat membantu menciptakan suasana tenang dan dewasa. Jika ingin lebih personal, foto liburan sendiri yang dicetak di kanvas juga bisa menjadi pilihan bermakna.
Aksesori rumah yang terlalu seragam
Dekorasi yang semuanya senada sering membuat rumah terasa seperti ruang pamer, bukan tempat tinggal. Malka Helft dari Think Chic Interiors menilai rumah yang nyaman justru punya cerita di setiap sudutnya.
Campuran barang dari perjalanan, benda kenangan keluarga, atau dekor unik akan membuat rumah terasa hidup. Ketidaksamaan bukan kesalahan, justru di situlah karakter rumah terbentuk.
Lampu gantung model mangkuk lama
Lampu gantung berbentuk mangkuk dengan detail klasik kini dianggap sebagai simbol interior lama. Model ini sering mengingatkan pada rumah era 1990 an.
Mengganti lampu dengan desain yang lebih ramping, berlapis, atau berbahan kain dapat langsung mengubah atmosfer ruangan. Menariknya, perubahan ini bisa dilakukan tanpa renovasi besar dan tetap ramah anggaran.
Baca Juga: Tren Dekorasi 2026: Ubah Rumah Anda Lebih Berkarakter Tanpa Terlihat Kuno
Dominasi warna netral dingin
Warna abu abu dan krem pucat pernah menjadi pilihan aman, namun kini mulai terasa dingin dan datar.
Alex Mutter Rottmayer dan Austin Carrier dari Hommeboys Interiors menyarankan beralih ke warna netral hangat seperti beige keemasan, cokelat muda, atau nuansa tanah.
Warna warna ini memberi kesan lebih ramah, nyaman, dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Perangkat kuningan polos tanpa karakter
Kuningan tanpa lapisan pernis sempat populer, namun kini penggunaannya yang berlebihan membuat tampilannya terasa biasa. Alternatif finishing seperti verdigris menghadirkan nuansa vintage yang lebih kaya karakter.
Tampilan ini memberi kesan bersejarah tanpa harus menggunakan barang antik asli, sehingga tetap praktis untuk rumah modern.
Furnitur netral tanpa tekstur visual
Sofa atau kursi berwarna netral dengan bahan polos sering membuat ruangan terasa hambar. Para desainer menyarankan material bertekstur seperti jacquard bermotif atau kain mohair berwarna lebih dalam.
Jika furnitur lama masih nyaman dan kokoh, pelapisan ulang bisa menjadi solusi cerdas sekaligus hemat.
Furnitur berkaki miring yang generik
Kaki furnitur miring hanya cocok untuk konsep modern pertengahan abad yang kuat. Di luar itu, desain ini mudah terlihat usang.
Furnitur dengan kaki berornamen halus atau detail manik menawarkan tampilan lebih elegan dan abadi. Sentuhan ini mampu menjembatani gaya klasik dan kontemporer dalam satu ruang.
Baca Juga: 6 Material Meja Dapur Hemat yang Bikin Tampilan Rumah Anda Naik Kelas
Rumah yang terlihat tua bukan berarti harus direnovasi besar besaran. Dengan memahami detail interior yang sudah tidak relevan dan menggantinya secara cerdas, suasana rumah bisa berubah drastis.
Fokus pada kehangatan, tekstur, dan cerita personal adalah kunci rumah yang terasa hidup dan mengikuti zaman. Pada akhirnya, rumah yang baik bukan soal tren semata, tapi bagaimana ia mendukung kehidupan penghuninya hari ini.
Selanjutnya: Kebutuhan Mendesak: KTA atau Multiguna, Mana yang Paling Tepat untuk Anda?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News