M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Produk Mengandung EG dan DEG, Ini Obat Sirup yang Aman Digunakan dari BPOM

Reporter: Ratih Waseso  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Hasil penelitian terbaru BPOM menyebutkan, sejauh ini hanya ada tiga merk obat sirup yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas aman. Berikut ini daftar obat sirup yang aman digunakan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM melakukan penelitian atas 102 merek obat sirup yang merupakan hasil temuan Kementerian Kesehatan dengan cara mendatangi 156 rumah pasien gagal ginjal akut progresif atipikal.

Kepala BPOM Penny K. Lukito menegaskan, semua produk sirup obat untuk anak dan dewasa tidak boleh menggunakan EG dan DEG sebagai bahan baku. 

Tapi, dia bilang, dua senyawa tersebut dimungkinkan ada produk sirup obat akibat proses sintetis kimia yang berlangsung sehingga menjadi senyawa pencemar.

Penny menjelaskan, cemaran EG dan DEG pada sirup obat kemungkinan berasal dari empat bahan tambahan: propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, gliserin, dan gliserol. 

Baca Juga: Resep Chicken Karaage Rice Bowl, Seporsi Ayam Goreng yang Juicy Khas Jepang

Keempat bahan itu bukan merupakan bahan berbahaya atau terlarang dalam pembuatan sirup obat. Sementara ambang batas aman untuk cemaran EG dan DEG sebesar 0,5 miligram per kilogram berat badan per hari.

Dari daftar Kemenkes yang berisi 102 obat sirup yang digunakan pasien gagal gagal ginjal akut, BPOM menemukan, 23 produk tidak menggunakan empat pelarut tersebut. 

Menurut Penny, ada 7 produk obat sirup yang sudah BPOM lakukan pengujian dengan hasil aman digunakan, sepanjang sesuai dengan aturan pakai.

Tapi, terdapat tiga produk yang mengandung cemaran EG dan DEG yang melebihi ambang batas aman. Maka, saat ini, masih ada sisa 69 produk masih dalam proses sampling dan pengujian BPOM.

"Ada tiga produk yang telah dilakukan pengujian dan dinyatakan mengandung cemaran EG dan DEG melebihi ambang batas aman. Ketiga produk ini sudah kami laporkan di dalam press rilis sebelumnya," ungkap Penny dalam konferensi pers, Minggu (23/10).

Baca Juga: Bolehkah Donor Darah saat Sedang Haid? Berikut Jawabannya

Sedangkan berdasarkan penelusuran data registrasi untuk obat sirup dan drops, dari 133 produk yang terdaftar di BPOM tidak menggunakan empat pelarut tersebut. 

Sehingga, Penny menegaskan, 133 produk obat sirup dan drop tersebut aman digunakan sepanjang memenuhi aturan pakai.

Tapi, Penny menambahkan, hasil yang menunjukkan ada cemaran EG dan DEG tersebut bukan berarti mendukung kesimpulan bahwa penggunaan obat sirup memiliki keterkaitan sebab akibat dengan kejadian gagal ginjal akut pada anak.

"Tugas kami untuk mensampel dan menguji dan menunjukkan bukti mana yang memenuhi standar sebagai aman dan mana yang melebihi standar sebagai tidak aman, sehingga harus dilakukan penarikan dan sebagainya," ujarnya.

"Itu hanya menunjukkan itu saja, bahwa ini tidak aman dan aman. Tapi, sebab akibatnya apalagi jika dikaitkan dengan gagal ginjal, saya kira itu bukan tugas kami karena perlu pendalaman lebih lanjut lagi," tegas dia.

Baca Juga: Cara Cek Penerima BSU 2022 Tahap 7 di Kemnaker.go.id, Cair Pekan Ini Lewat PT Pos

Berikut 3 obat sirup yang mengandung cemaran ED dan EDG di atas ambang batas:

1. Unibebi Cough Sirup (Universal Pharmaceutical Industries)
2. Unibebi Demam Sirup (Universal Pharmaceutical Industries)
3. Unibebi Demam Drops (Universal Pharmaceutical Industries)

Sementara obat sirup yang aman digunakan sesuai aturan pakai:

1. Ambroxol HCl (Kimia Farma) 
2. Anakonidin OBH (Konimex) 
3. Cetrizin (Sampharindo Perdana) 
4. Paracetamol (Mersifarma TM) 
5. Paracetamol (Kimia Farma) 
6. Paracetamol Syrup (Afi Farma) 
7. Paracetamol Drops (Afi Farma) 

Sedang obat sirup yang aman digunakan tanpa propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan/atau gliserol: 

1. Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama) 
2. Amoxan (Sanbe farma) 
3. Amoxicilin (Mersifarma TM) 
4.Azithromycin Syrup (Natura/Quantum Labs)
5. Cazetin (Ifras Pharmaceutical Laboratories) 
6. Cefacef Syrup (Caprifarmindo Labs) 
7. Cefspan syrup (Kalbe Farma) 
8. Cetirizin (Novapharin) 
9. Devosix drop 15 ml (Ifras Pharmaceutical Laboratories) 
10. Domperidon Sirup (Afi Farma) 
11. Etamox syrup (Errita Pharma) 
12. Interzinc (Interbat) 
13. Nytex (Pharos) 
14. Omemox (Mutiara Mukti Farma) 
15. Rhinos Neo drop (Dexa Medica) 
16. Vestein (Erdostein) (Kalbe) 
17. Yusimox (Ifras Pharmaceutical Laboratories) 
18. Zinc Syrup (Afi Farma) 
19. Zincpro syrup (Hexpharm Jaya) 
20. Zibramax (Guardian Pharmatama) 
21. Renalyte (Pratapa Nirmala) 
22. Amoksisilin (-) 
23. Eritromisin (-)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Ekuador vs Curacao (21/6): La Tri Wajib Menang Demi Jaga Asa Lolos

Prediksi Ekuador vs Curacao Piala Dunia 2026, duel Grup E pada 21 Juni pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium yang penuh gengsi.  

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat