M O M S M O N E Y I D
Bugar

15 Makanan Pengganti Nasi untuk Diet yang Mengenyangkan

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lho, beberapa makanan pengganti nasi untuk diet yang mengenyangkan perut. Apa sajakah itu?

Makanan pokok yang sering kita konsumsi, seperti nasi, memang kaya akan karbohidrat yang memberikan energi. Namun, bagi sebagian orang yang sedang menjalani diet atau mengatur berat badan, mengurangi konsumsi nasi bisa menjadi tantangan.

Nasi putih memiliki kandungan kalori yang tinggi dan sedikit nutrisi selain energi. Jadi, bagaimana jika Anda ingin mengganti nasi dalam menu harian dengan sesuatu yang lebih sehat namun tetap mengenyangkan?

Baca Juga: 15 Rekomendasi Buah-buahan untuk Diet Menurunkan Berat Badan

Ada banyak pilihan makanan pengganti nasi yang kaya akan nutrisi, rendah kalori, dan dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Makanan-makanan ini memberikan alternatif yang tidak hanya baik untuk diet, tetapi juga penuh dengan manfaat kesehatan.

Merangkum dari laman Prodia Digital dan Medical News Today, di bawah ini adalah beberapa makanan pengganti nasi untuk diet yang mengenyangkan:

1. Beras merah

Beras merah adalah pilihan yang lebih sehat dibanding nasi putih karena kandungan nutrisinya lebih tinggi, termasuk folat, riboflavin, kalium, dan kalsium. Serat dalam beras merah membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan bisa terkendali.

Anda bisa masak beras merah dengan cara yang sama seperti nasi putih, tapi jangan lupa bilas dulu untuk mengurangi arsenik.

2. Nasi shirataki

Nasi shirataki adalah pengganti nasi yang rendah kalori dan karbohidrat, cocok untuk diet dan penderita diabetes. Dengan hanya 10 kalori per 100 gram, nasi ini hampir sepenuhnya terbuat dari serat, sehingga Anda bisa merasa kenyang tanpa menambah banyak kalori.

3. Oat

Oat terkenal sebagai pengganti nasi yang sehat karena kaya akan serat, yang membuat Anda kenyang lebih lama. Oat juga mengandung beta-glukan, yang baik untuk mengurangi kolesterol.

Menurut jurnal Nutrients, konsumsi oat yang mengandung beta-glukan sebanyak 3 gram per hari bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) sebesar 15% dalam 8 minggu.

4. Singkong

Singkong bisa jadi pengganti nasi karena tinggi serat dan mengandung pati resisten yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Sebelum dimakan, pastikan untuk mengolah singkong dengan baik, seperti merendamnya selama 2 hari dan merebusnya, untuk menghilangkan senyawa berbahaya.

5. Jagung

Jagung adalah pilihan yang bergizi dan tinggi protein nabati. Jagung membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan bisa dimasak dengan cara direbus atau dipanggang. Hindari menambahkan mentega agar kalorinya tetap rendah.

Baca Juga: Begini Cara Diet Cepat Kurus dalam Seminggu yang Dapat Anda Coba

6. Ubi jalar

Ubi jalar adalah sumber karbohidrat kompleks dan serat yang baik. Seratnya membantu memperlambat pencernaan, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

Ubi jalar juga punya indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih, sehingga bisa membantu mengontrol gula darah.

Ubi jalar juga kaya akan antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari penyakit kardiovaskular dan kanker. Dalam 100 gram ubi jalar mentah, terdapat 86 kalori dan hampir 3 gram serat.

7. Quinoa

Quinoa adalah biji-bijian kaya protein dan serat yang bisa jadi pengganti nasi. Teksturnya mirip nasi dan cocok untuk berbagai masakan.

Selain itu, quinoa juga mendukung kesehatan jantung dan membantu menurunkan gula darah. Dalam 100 gram quinoa kering, terdapat sekitar 364 kalori, lebih dari 11 gram protein, dan 4,5 gram serat.

8. Kentang

Meskipun sering dihindari saat diet, kentang yang dimakan dengan cara yang benar, seperti direbus atau dipanggang, bisa menjadi alternatif nasi yang sehat. Kentang kaya akan serat dan nutrisi penting.

Kentang kaya akan antioksidan dan memiliki efek penyeimbangan gula darah. Dalam 100 gram kentang mentah, terdapat 74 kalori dan 2 gram protein.

9. Ubi jalar ungu

Ubi jalar ungu mengandung serat yang tinggi dan indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih. Selain kaya nutrisi, warna ungunya juga menambah keunikan di hidangan Anda.

10. Telur rebus

Telur rebus adalah sumber protein tinggi yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Telur juga baik untuk kesehatan jantung dan usus.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Beras Merah untuk Diet Menurunkan Berat Badan

11. Sayuran

Sayuran seperti brokoli, kembang kol, wortel, dan labu bisa dijadikan pengganti nasi. Mereka rendah kalori tapi tinggi serat, vitamin, dan mineral.

12. Buah-buahan

Apel, pisang, mangga, dan jeruk adalah pilihan buah yang sehat untuk menggantikan nasi. Makanan ini memberikan karbohidrat kompleks, serat, serta nutrisi penting lainnya yang baik untuk diet Anda.

13. Salad

Salad dari sayuran hijau seperti bayam dan selada, ditambah sumber protein seperti ayam atau telur rebus, bisa jadi pengganti nasi yang lezat. Menambah kembang kol akan memberi tambahan serat dan karbohidrat kompleks yang baik untuk pencernaan.

Baca Juga: 5 Macam Resep Salad Sayur untuk Diet yang Mudah Dibuat dan Sehat

14. Nasi kembang kol

Kembang kol yang diparut hingga menyerupai nasi adalah alternatif rendah karbohidrat dan kalori. Dengan hanya 24 kalori per 100 gram, nasi kembang kol cocok untuk diet keto atau orang dengan intoleransi gluten.

Selain itu, kembang kol kaya akan serat dan antioksidan yang baik untuk kesehatan.

15. Nasi brokoli

Mirip dengan nasi kembang kol, nasi brokoli juga merupakan alternatif rendah kalori dan karbohidrat. Dalam 100 gram nasi brokoli terkandung 29 kalori dan 3,5 gram serat. Brokoli juga kaya akan vitamin C yang baik untuk sistem kekebalan tubuh.

Itu dia beberapa makanan pengganti nasi untuk diet yang mengenyangkan. Selamat mencoba dan semoga diet Anda berhasil, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.