M O M S M O N E Y I D
Bugar

13 Gejala Depresi pada Wanita dan Penyebab Utamanya yang Sering Diabaikan

13 Gejala Depresi pada Wanita dan Penyebab Utamanya yang Sering Diabaikan
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda pernah memperhatikan seseorang yang menunjukkan gejala depresi? 

Ya, setiap orang memiliki peluang untuk mengalami depresi, namun fakta menunjukkan bahwa wanita berada di garis depan yang lebih rentan. 

Memang, depresi bukanlah luka fisik yang terlihat kasat mata, tapi jangan pernah meremehkan dampaknya. Gangguan kesehatan mental ini bisa sangat serius, bahkan memicu berbagai penyakit fisik, lo.

Baca Juga: 10 Profesi dengan Tingkat Depresi Paling Tinggi, Apakah Pekerjaan Anda Termasuk?

Yang lebih mengkhawatirkan, banyak wanita menjalani hari-harinya dengan perasaan hampa, lelah, dan kehilangan minat, tanpa menyadari bahwa mereka sedang berada dalam kondisi depresi. 

Padahal, gejala depresi adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan. Di samping itu, perlu Anda ketahui bahwa depresi pada wanita tidak sama dengan pria.

Depresi pada wanita dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pria. Mengapa? Karena wanita menghadapi lebih banyak peristiwa hidup yang sangat menguji mental.

Oleh karena itu, memahami gejala depresi saja tidak cukup, Anda juga harus menggali akar penyebab yang spesifik pada wanita agar bisa mendapatkan penanganan secara tepat.

Baca Juga: Pikiran Negatif Menumpuk? Ubah Pola Pikir Negatif dengan 5 Teknik Anti Depresi Ini

Penyebab depresi yang sering terjadi pada wanita

Depresi yang sering dialami oleh wanita, sebagian besar disebabkan oleh masalah-masalah berikut, sebagaimana dikutip dari www.healthline.com:

PMS

PMS atau Premenstrual Syndrome menjadi kondisi yang dialami oleh setiap wanita. Kondisi ini terjadi sebelum menstruasi itu datang.

Di mana terjadi perubahan hormon yang kemudian berpengaruh pada suasana hati Anda. Gejalanya meski bersifat sementara, namun ini terjadi setiap bulan yang bisa berupa sakit kepala, perut kembung, payudara terasa nyeri saat disentuh, hingga mengalami gangguan depresi dan kecemasan.

Meski begitu, depresi tidak selalu menjadi gejala PMS. Namun, dalam beberapa pengalaman wanita, gejala PMS yang terjadi bisa berupa cepat marah dan kecemasan yang cukup serius.

Nah, di tahap inilah PMS masuk dalam kategori gangguan Dysphoric Pramenstruasi (PMDD) yang dianggap sebagai bentuk depresi.

Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Depresi, Pemicu Tak Terduga Ini Bisa Ganggu Kesehatan Mental

2. Depresi saat hamil dan setelah melahirkan

Penyebab depresi berikutnya pada wanita yang sering terjadi adalah saat hamil dan setelah melahirkan. Terjadi perubahan hormon yang cukup besar, sehingga membuat suasana hati berubah.

Anda bisa mengalami kecemasan dan depresi dengan gejala-gejala, seperti sulit tidur, merasa tidak bisa merawat diri sendiri dan bayi Anda, hingga keinginan untuk bunuh diri.

3. Masa akan mengalami menopause

Masa-masa di mana Anda akan mengalami menopause juga terjadi perubahan hormon di dalam tubuh, termasuk mengalami gejala depresi.

Selama masa perimenopause, biasanya ada berbagai masalah kehidupan yang dialami. Misalnya saja masalah di tempat kerja atau di rumah, masalah hubungan, dan depresi setelah melahirkan.

Semua itu bisa meningkatkan risiko gejala depresi selama perimenopause. Bahkan ada penelitian yang menemukan bahwa trauma dan hal negatif di masa lalu bisa memberikan kontribusi depresi di masa perimenopause.

Baca Juga: Satu Porsi Salmon Seminggu Turunkan Risiko Depresi, Intip Manfaat Lainnya

4. Penyebab paling umum

Selain beberapa penyebab di atas, ada juga beberapa penyebab umum dalam kehidupan yang membuat risiko depresi pada wanita semakin besar. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Riwayat keluarga depresi
  • Peristiwa yang traumatis
  • Kekerasa fisik, mental, atau emosional yang didapatkan
  • Penyakit jangan panjang.

Gejala depresi yang banyak dialami wanita

Berikut adalah beberapa gejala depresi yang banyak dialami oleh wanita dalam kehidupannya:

  • Tidak menikmati hobinya sendiri
  • Tidak bisa fokus dalam waktu lama
  • Nafsu makan hilang
  • Berat badan menurun drastis
  • Merasa lelah tanpa alasan jelas
  • Merasa sangat bersalah
  • Merasa menjadi manusia tidak berguna
  • Mudah cemas atau tersinggung
  • Hilang harapan di masa depan
  • Menangis tanpa alasan yang jelas
  • Tidur malam tidak nyenyak
  • Perubahan suasana hati yang dramatis
  • Berpikiran untuk bunuh diri.

Kesadaran adalah langkah pertama menuju pemulihan. Dengan mengenali gejala depresi sejak dini, Anda bisa segera mendapatkan penanganan secara tepat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (24/7) dan Lusa, Cuaca Cerah Mendominasi Wilayah

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Jumat (24/7) dan lusa di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah.   

Diprediksi Cerah , Begini Prakiraan Cuaca Besok (24/7) dan Lusa di Banten

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Jumat (24/7) dan lusa di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah.  

13 Gejala Depresi pada Wanita dan Penyebab Utamanya yang Sering Diabaikan

Mulai dari perubahan hormon hingga masalah kehidupan, ketahui penyebab dan gejala depresi wanita yang tidak boleh Anda sepelekan.  

8 Cara Menurunkan Berat Badan di Usia 30-an yang Sehat dan Efektif, Terapkan yuk

Metabolisme tubuh mulai melambat saat memasuki usia 30-an. Ketahui berbagai langkah efektif menurunkan berat badan agar tubuh tetap bugar.  

Didatangi Debt Collector di Rumah? Begini Cara Aman Menghadapinya

Didatangi debt collector? Tetap tenang, pahami hak Anda, dan ketahui cara merespons dengan aman tanpa melanggar aturan.  

Rahasia Rumah Tetap Rapi, 5 Kebiasaan Minimalis yang Wajib Dicoba

5 kebiasaan minimalis sederhana bikin rumah selalu rapi sekaligus membantu Moms lebih hemat tanpa terasa setiap hari.  

Keuangan Keluarga Tertekan karena Biaya Anak? Ini Tips Mengatasinya

Biaya anak terus bertambah? Simak cara sederhana atur ulang keuangan keluarga agar tetap tenang dan kebutuhan utama aman.

10 Kesalahan Dekorasi Kamar Tidur yang Bikin Ruangan Terlihat Kuno

Bukan soal mahal, ini kesalahan dekorasi kamar tidur yang membuat ruangan terasa kuno dan kurang nyaman. Simak cara memperbaikinya.

Desainer Ungkap Wajah Baru Tren Minimalisme Rumah di Tahun 2026

Tren minimalisme rumah 2026 berubah lebih hangat. Desainer ungkap cara membuat hunian sederhana tetap punya karakter dan cerita.

5 Trik Sederhana Membuat Rumah Terasa Lebih Nyaman

Bikin rumah terasa lebih segar tanpa renovasi? Simak 5 cara mudah menata ruangan agar tampak luas, nyaman, dan lebih hidup.