M O M S M O N E Y I D
Bugar

12 Manfaat Makan Ubi Jalar bagi Kesehatan Tubuh Anda

12 Manfaat Makan Ubi Jalar bagi Kesehatan Tubuh Anda
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia sejumlah manfaat makan ubi jalar bagi kesehatan tubuh Anda. Apa sajakah itu?

Di balik bentuknya yang sederhana dan harganya yang terjangkau, ubi jalar menyimpan segudang manfaat kesehatan yang sering kali tidak disadari banyak orang.

Makanan ini sudah lama menjadi bagian dari konsumsi masyarakat Indonesia, entah direbus, digoreng, atau dijadikan aneka olahan modern.

Dengan kandungan gizi yang melimpah, ubi jalar tak hanya memberikan energi, tetapi juga berkontribusi menjaga fungsi tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: Mengulik Kandungan Nutrisi dan 5 Manfaat Makan Tomat bagi Kesehatan Tubuh

Lantas, apa saja manfaat makan ubi jalar bagi kesehatan tubuh? Melansir dari laman Health, ahli gizi Cynthia Sass, MPH, RD, memaparkan beberapa manfaatnya sebagai berikut:

1. Kaya Nutrisi

Satu buah ubi jalar mengandung berbagai zat gizi, seperti:

  • Beta-karoten: memberi warna oranye pada ubi dan berfungsi sebagai antioksidan yang penting untuk kesehatan mata.
  • Mangan: mendukung sistem imun, membantu pencernaan, mengatur gula darah, dan menunjang pertumbuhan tulang.
  • Kalium: menjaga fungsi saraf, kontraksi otot, serta irama jantung, sekaligus membantu kerja sel dalam mengolah nutrisi dan membuang sisa metabolisme.
  • Vitamin A: baik untuk kesehatan mata dan memperkuat gigi.
  • Vitamin C: meningkatkan daya tahan tubuh, terutama saat musim flu. Meski tidak bisa mencegah flu, vitamin ini bisa mengurangi durasi dan tingkat keparahannya.

2. Sumber Antioksidan

Ubi jalar kaya akan vitamin C, vitamin E, serta pigmen alami seperti antosianin pada ubi ungu. Semua ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Serat dalam ubi jalar membantu menurunkan kolesterol dengan cara mengikat asam empedu di usus. Proses ini memaksa hati menggunakan kolesterol untuk membuat empedu baru, sehingga kadar kolesterol dalam darah ikut menurun. Dengan begitu, risiko penyakit jantung dapat berkurang.

4. Mengurangi Peradangan

Ubi jalar mengandung senyawa anti-inflamasi alami. Penelitian menemukan bahwa ubi ungu, khususnya, mampu membantu menekan peradangan pada tingkat sel. Ini penting karena peradangan kronis bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.

Baca Juga: 11 Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

5. Mendukung Penurunan Berat Badan

Ubi jalar kaya pati resisten, yaitu jenis karbohidrat yang tidak sepenuhnya dicerna tubuh. Fungsinya mirip serat, memberikan rasa kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan, dan mengurangi penyimpanan lemak. Dengan begitu, ubi jalar dapat mendukung program diet sehat.

6. Potensi Anti-Kanker

Ubi jalar ungu mengandung antosianin, antioksidan yang terbukti mampu menghambat pertumbuhan sel kanker pada beberapa jenis, seperti kanker payudara, usus besar, perut, dan kandung kemih. Meski sebagian besar penelitian masih pada hewan, hasilnya menunjukkan potensi yang menjanjikan.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Warna oranye pada ubi jalar berasal dari beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga penglihatan, termasuk membantu mata menangkap cahaya. Selain itu, antosianin dalam ubi ungu juga bermanfaat melindungi mata dari kelelahan dan menjaga kelembapan.

8. Mengatur Gula Darah

Meski manis, ubi jalar termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah karena kaya serat. Serat ini membuat gula dicerna lebih lambat, sehingga mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba. Satu cangkir ubi panggang saja sudah mengandung sekitar 4 gram serat, yang membantu tubuh tetap stabil.

Baca Juga: Mengurangi Risiko Diabetes, Ini Manfaat Makan Buah Rambutan bagi Kesehatan

9. Melancarkan Pencernaan

Melansir dari laman Very Well Health, serat dalam ubi jalar berperan sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di usus. Dengan begitu, pencernaan lebih sehat, penyerapan nutrisi jadi lebih baik, sekaligus membantu melindungi usus dari zat berbahaya. Secara tradisional, ubi jalar juga sering digunakan untuk mengatasi diare atau masalah perut ringan.

10. Menjaga Kekebalan Tubuh

Ubi jalar mengandung senyawa tumbuhan alami seperti karotenoid, vitamin E, flavonoid, tanin, saponin, dan antosianin. Semua fitokimia ini membantu melawan infeksi, menekan peradangan, dan meningkatkan fungsi sel imun sehingga tubuh lebih tahan terhadap penyakit.

11. Mendukung Fungsi Otak

Antioksidan dalam ubi jalar, terutama antosianin, diketahui dapat membantu menjaga daya ingat dan melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak ubi jalar mampu meningkatkan kemampuan belajar dan memori.

12. Baik untuk Kesehatan Kulit

Beta-karoten pada ubi jalar dapat melindungi kulit dari efek radikal bebas dan paparan sinar UV, membuat kulit lebih elastis, serta memperlambat munculnya keriput. Selain itu, tubuh mengubah beta-karoten menjadi vitamin A, yang berperan dalam regenerasi sel kulit, penyembuhan luka, dan mengurangi peradangan kulit.

Baca Juga: Manfaat Makan Tempe untuk Kesehatan Tubuh Anda, Apa Saja?

Itulah beberapa manfaat makan ubi jalar bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

​Ritme Hidup Makin Cepat, Cooltopia Rilis Yuzu Pomelo dan Melon Orange​

Peluncuran varian baru Cooltopia dilakukan melalui pengalaman interaktif yang menyasar generasi muda.  

Wangi Seharian! Ini 4 Aroma Parfum Paling Tahan Lama yang Wajib Anda Miliki

Membeli parfum mahal belum tentu menjamin wanginya awet. Ternyata, molekul base notes penentunya! Cari tahu 4 aroma paling tahan lama.  

Ale-Ale Goes to School Sambangi SMP, Angkat Isu Belajar dan Literasi Digital

Ale-Ale menggelar program Ale-Ale Goes to School dengan menghadirkan edukasi pengenalan diri, gaya belajar, hingga pengelolaan penggunaan gadget  

Kanzler Perkenalkan Ritual Sobek, Seruput, Segar lewat Sosis Tom Yum

​Varian Sosis Tom Yum menjadi inovasi terbaru Kanzler yang dirancang untuk menemani momen jam 3 sore, saat rasa lapar dan kantuk mulai muncul.

Antusiasme dan Permintaan Tinggi, Fanta Fruit Punch Kembali Hadir

Melihat antusiasme dan tingginya permintaan selama Ramadan tahun lalu, Fanta Fruit Punch kembali diluncurkan.  

Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Selama 5 Hari Sebelum dan Sesudah Lebaran

Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026.

Penggemar K-Pop Mengusulkan Pembentukan Dewan Konser Rendah Karbon

Majelis Nasional Korea Selatan didesak penggemar K-pop yang tergabung dalam KPOP4PLANET untuk buat dewan Konser Rendah Karbon.

15 Rekomendasi Buah untuk Diet agar Berat Badan Turun

Mari intip beberapa rekomendasi buah untuk diet agar berat badan turun berikut ini. Cek ada apa saja!

UMKM Bisa Bikin QRIS Tanpa Buka Rekening Baru di iFortepay

IFortepay catat 20 juta transaksi pada 2025 dan menargetkan pertumbuhan transaksi hingga lima kali lipat pada 2026.

Melalui Cicil Pelaku Usaha Bisa Akses Pendanaan Produktif, Begini Skemanya

​Layanan pendanaan dari Cicil dimanfaatkan penerima dana untuk pembiayaan produktif yakni usaha dan rantai pasok.