MOMSMONEY.ID - Cara membuat video YouTube terbaru 2026 mampu berikan hasil terbaik dan menambah minat para pembaca.
Sebelum membuat video, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan riset topik video yang akan dibuat.
Sebagai langkah awal, kunjungi saluran lain yang menginspirasi atau cari topik video di kolom pencarian YouTube.
Elise Dopson, pengamat media sosial dari Uscreen.tv, mengatakan, pengguna bisa menonton setidaknya 5-10 video yang membahas tentang topik serupa.
Pilih video yang mendapatkan banyak penonton, durasi thumbnail yang digunakan. Hal ini akan membantu dalam merencanakan konten.
Ini beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai panduan atau cara membuat video YouTube terbaru 2026:
Baca Juga: Ubah Channel Jadi Mesin Cuan: Ini Cara Dapatkan Sponsor di Channel YouTube
1. Rencanakan konten
Setelah meneliti topik video, tentukan tujuan atau kategori konten. Konten video biasanya cenderung masuk ke dalam 1 dari 3 kategori yakni pendidikan, hiburan dan awareness.
Kemudian, setelah itu Anda bisa membuat storyboard untuk mempersiapkan pembuatan video. Langkah ini mirip seperti kerangka konten dan tempat Anda menentukan struktur video, durasi, dan hal yang perlu ada dalam setiap pengambilan gambar.
2. Buat storyboard
Jika belum pernah membuat rencana untuk konten video sebelumnya, penting untuk membuat storyboard untuk menarik perhatian penonton.
Jika mereka tertarik dalam 5-10 detik pertama, Anda akan memiliki peluang besar untuk meyakinkan orang agar menonton videonya sampai selesai.
3. Siapkan peralatan syuting
Setelah memiliki rencana, sekarang saatnya untuk melihat perlengkapan yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi tersebut. Berbagai jenis konten video membutuhkan berbagai jenis peralatan.
Misalnya, video musik parodi memiliki kebutuhan yang berbeda dengan vlog mode. Berikut adalah perlengkapan penting yang diperlukan untuk membuat video YouTube:
- Kamera
- Mikrofon
- Tripod
- Kartu memori
- Aplikasi edit video
Baca Juga: Panduan Algoritma YouTube 2026, Ini Tips Tingkatkan Performa Konten & Hasilkan Uang
4. Siapkan lokasi syuting
Saat membuat video YouTube, Anda perlu mempersiapkan lokasi syutingnya. Jika Anda merekam video tentang kesehatan, pilih tempat dengan pencahayaan terbaik.
Salah satu contoh yang bagus adalah Adriene Mishler dari Yoga With Adriene. Semua videonya memiliki background yang sesuai dengan kepribadiannya.
Saat menempatkan kamera, Anda perlu mempertimbangkan letak pencahayaan dan sudut pengambilan gambar yang baik.
5. Rekam video
Jika telah mengikuti langkah-langkah sejauh ini, sekarang saatnya untuk menghidupkan kamera dan mulai merekam. Terlepas dari jenis konten video yang direkam, ada beberapa hal yang perlu diingat.
Pertama dan terpenting, pastikan kamera terus merekam. Jika Anda salah bicara atau membuat kesalahan kecil, jangan stres dan mulai dari awal lagi.
Tarik napas, atur ulang mulai dari sesaat sebelum kesalahan terjadi tanpa mematikan kamera. Kedua, manfaatkan apa yang dipahami dan percayalah bahwa Anda menguasai topik tersebut.
Menjadi pemula dalam pembuatan video justru dapat memberikan keuntungan besar. Anda akan memiliki perspektif yang berbeda dan lebih bisa menciptakan konten yang orisinal.
6. Edit video
Setelah merekam video, sekarang adalah saatnya mengeditnya. Pilih aplikasi yang mempunyai kemampuan untuk meningkatkan kualitas konten dan mengubahnya menjadi magnet interaksi yang berkualitas tinggi.
Saat mengedit, susun klip-klip tersebut dalam urutan yang benar. Tambahkan narasi suara jika perlu dan sinkronkan dengan video.
Hapus cuplikan yang tidak perlu, kesalahan pengambilan gambar, atau jeda yang aneh. Lalu, tambahkan intro dengan strategis karena hal ini dapat menurunkan retensi penonton.
Tambahkan potongan dan transisi seperti GIF, grafik dan tangkapan layar yang mendukung konten. Gunakan teks di layar untuk membantu pemirsa mengingat lebih banyak informasi.
Baca Juga: Cara Cek Unfollowers Instagram Web & Facebook, Ini Tips yang Sangat Membantu
7. Buat judul yang menarik
Judul video adalah teks pertama yang dilihat audiens saat mereka menemukan video Anda.
Itulah mengapa penting untuk memilih judul yang relevan dengan apa yang dicari oleh target audiens. Jelaskan secara akurat isi video tersebut.
Selain itu, judul harus mengandung kata kunci yang relevan untuk memperbesar peluang video muncul di pencarian audiens.
8. Rancang thumbnail khusus
Thumbnail kustom dapat membantu meningkatkan rasio klik tayang. Jika thumbnail Anda menarik dan cukup menggugah, mereka akan menonton video dan menontonnya.
Gambar thumbnail harus mencakup gambar yang jelas, teks berisi kata kunci, warna cerah atau gunakan wajah Anda.
Ambil contoh thumbnail di saluran YouTube Prodigies. Video-video terpopulernya memiliki thumbnail yang cerah dan penuh warna yang menggunakan ikon untuk menggambarkan isi video tersebut.
9. Optimalkan video
Salah satu bagian penting dalam menulis judul yang menarik dan membuat thumbnail yang memikat orang. Anda perlu menggunakan beberapa taktik optimasi mesin pencari (SEO).
Salah satu hal utama yang perlu dilakukan untuk SEO YouTube adalah melakukan riset kata kunci. Kata kunci adalah frasa yang dicari pengguna.
Anda perlu menargetkan kata kunci yang paling relevan untuk konten video dengan menggunakannya dalam deskripsi, tag, thumbnail, dan judul. Hal ini memberi tahu algoritma YouTube dan Google tentang isi video Anda.
Langkah pertama dalam melakukan riset kata kunci adalah memahami masalah yang dipecahkan oleh video. Anda dapat menggunakan tanda bintang (*) sebagai karakter pengganti untuk mengganti kata apa pun dalam kueri pencarian guna melihat variasi pencarian kata kunci yang paling populer.
10. Promosikan konten
YouTube memiliki audiens yang sangat besar, saat mengunggah video baru ke saluran YouTube harus mempertimbangkan untuk membagikannya ke platform media sosial. Perhatikan waktu posting dan tingkat keterlibatan audiens.
Semua ini bisa membantu mengembangkan audiens dan mendapatkan lebih banyak pelanggan di YouTube. Itulah ulasan lengkap yang menjelaskan tentang cara membuat video YouTube terbaru 2026.
Selanjutnya: Susu Formula Bayi Nestlé Ditarik Global, 49 Negara Terdampak! Indonesia Termasuk?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News