M O M S M O N E Y I D
Bugar

12 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Cepat dari Rumah

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Begini cara menurunkan tekanan darah tinggi cepat dari rumah. Yuk, coba terapkan!

Tekanan darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala namun bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti serangan jantung, stroke, hingga gagal ginjal.

Ada banyak cara alami dan mudah yang dapat Anda lakukan dari rumah untuk mengelola bahkan menurunkan tekanan darah secara efektif.

Baca Juga: Ini Olahraga Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dan Tips Melakukannya

Mengutip dari laman Very Well Health, di bawah ini adalah beberapa cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat dari rumah:

1. Kurangi asupan natrium

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, mengurangi konsumsi garam adalah langkah awal yang sangat penting. Sayangnya, banyak makanan kemasan mengandung natrium tinggi meskipun rasanya tidak asin.

Untuk itu, biasakan membaca label nutrisi dan konsultasikan dengan ahli gizi bila perlu. Batas ideal konsumsi natrium adalah 2,3 gram per hari, atau setara dengan sekitar satu sendok teh garam.

2. Terapkan pola makan sehat untuk jantung

Diet DASH (dietary approaches to stop hypertension) sangat dianjurkan untuk menurunkan tekanan darah. Diet ini mengurangi makanan olahan, gorengan, dan makanan tinggi gula atau lemak, sekaligus memperbanyak asupan makanan kaya magnesium, kalsium, dan kalium.

Beberapa sumber nutrisi penting:

  • Kalsium: susu, keju, yogurt, sayuran hijau, ikan salmon kaleng
  • Kalium: pisang, jeruk, alpukat, ubi, yogurt
  • Magnesium: kacang-kacangan, ayam, brokoli, kentang, biji-bijian utuh

Buah beri, apel, dan makanan tinggi serat seperti gandum dan jelai juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

3. Konsumsi cokelat hitam dalam jumlah terbatas

Cokelat hitam mengandung flavanol, senyawa alami yang membantu melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Penelitian menunjukkan konsumsi rutin cokelat hitam selama minimal dua minggu lebih efektif daripada minuman kakao dalam menurunkan tekanan darah.

4. Jaga berat badan ideal

Kelebihan berat badan membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Dengan menurunkan berat badan, Anda membantu meringankan beban jantung dan menstabilkan tekanan darah. Targetkan indeks massa tubuh (IMT) dalam rentang sehat sebagai bagian dari upaya jangka panjang.

Baca Juga: 12 Rekomendasi Buah untuk Meredakan Darah Tinggi, Cek di Sini

5. Olahraga secara teratur

Olahraga terbukti secara ilmiah mampu menurunkan tekanan darah. Disarankan untuk melakukan minimal 150 menit olahraga sedang per minggu, seperti berjalan, berenang, atau yoga. Latihan kekuatan otot dua kali seminggu juga sangat dianjurkan.

6. Berhenti merokok

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. Berhenti merokok adalah langkah penting yang memberikan dampak besar. Bahkan beralih ke rokok elektrik bisa memberikan manfaat jangka pendek, meski tetap memiliki risiko kesehatan lainnya.

7. Batasi konsumsi alkohol dan kafein

Alkohol dapat menaikkan tekanan darah secara signifikan dalam jangka panjang. CDC menyarankan agar pria tidak mengonsumsi lebih dari dua minuman beralkohol per hari, dan wanita tidak lebih dari satu.

Selain itu, kafein bisa meningkatkan tekanan darah secara sementara. Jika Anda akan mengukur tekanan darah, hindari minuman berkafein setidaknya tiga jam sebelumnya.

8. Pertimbangkan suplemen tambahan

Beberapa suplemen seperti kalsium, magnesium, kalium, vitamin C, koenzim Q10, dan omega-3 diketahui memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah.

Namun, suplemen sebaiknya dikonsumsi sebagai pelengkap dari diet sehat, bukan pengganti. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.

Baca Juga: 5 Herbal yang Ampuh Menurunkan Darah Tinggi dan Membersihkan Arteri

9. Tidur yang cukup dan berkualitas

Kurang tidur dapat memicu tekanan darah tinggi. Usahakan tidur 6–8 jam setiap malam. Jika Anda mengalami gangguan tidur seperti sleep apnea, konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

10. Kelola stres dengan baik

Stres kronis dapat memperparah tekanan darah tinggi. Coba praktikkan teknik pernapasan dalam, meditasi, menulis jurnal, atau aktivitas yang membuat Anda rileks seperti berkebun atau mendengarkan musik. Mengelola waktu dengan baik juga dapat membantu mengurangi stres.

11. Kendalikan kolesterol dan gula darah

Tekanan darah tinggi sering kali beriringan dengan kadar kolesterol atau gula darah yang tinggi. Menjaga pola makan seimbang, rajin berolahraga, dan menjauhi rokok dapat membantu menjaga semuanya dalam batas normal, sekaligus menurunkan risiko komplikasi jantung dan diabetes.

12. Konsumsi obat jika diperlukan

Jika tekanan darah Anda tetap tinggi meski sudah menjalani gaya hidup sehat, dokter mungkin akan meresepkan obat. Beberapa jenis obat umum meliputi: diuretik tiazid, ACE inhibitor, ARB, calcium channel blocker, dan beta-blocker. Minumlah sesuai resep dan jadwal agar hasilnya efektif.

Baca Juga: 10 Obat Tradisional untuk Darah Tinggi yang Terbukti Efektif

Itulah beberapa cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat dari rumah. Menurunkan tekanan darah tinggi membutuhkan komitmen terhadap gaya hidup sehat.

Kombinasi dari pola makan bergizi, aktivitas fisik, pengelolaan stres, dan jika perlu, penggunaan obat, akan memberikan hasil terbaik. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.