M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Tips Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat yang Dapat Anda Terapkan

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Yuk, terapkan beberapa tips menurunkan kolesterol tinggi dengan cepat berikut ini! Ada apa saja, ya?

Kolesterol tinggi adalah masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Walaupun tubuh membutuhkan kolesterol untuk berfungsi dengan baik, kadar kolesterol yang terlalu banyak bisa menyebabkan penumpukan lemak di dinding pembuluh darah, yang akhirnya bisa menyumbat aliran darah. Hal ini meningkatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke.

Baca Juga: 7 Makanan yang Paling Ampuh untuk Turunkan Kadar Kolesterol Tinggi Anda

Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat menerapkan beberapa tips menurunkan kolesterol tinggi dengan cepat. Melansir dari laman WebMD, berikut tipsnya:

1. Hindari Lemak Trans

Lemak trans meningkatkan kolesterol jahat (LDL), menurunkan kolesterol baik (HDL), dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Sebaiknya periksa label makanan dan hindari produk yang mengandung minyak terhidrogenasi sebagian, karena itu adalah lemak trans.

2. Turunkan Berat Badan

Anda tidak perlu menurunkan banyak berat badan untuk melihat hasilnya. Menurunkan hanya 4-5 kilogram dapat mengurangi kadar LDL hingga 8%. Usahakan menurunkan berat badan secara perlahan, sekitar 0,5 hingga 1 kg per minggu untuk hasil yang sehat dan berkelanjutan.

3. Mulai Berolahraga

Olahraga minimal 2,5 jam setiap minggu dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta trigliserida. Anda bisa mulai dengan aktivitas ringan, seperti berjalan kaki, dan tingkatkan durasinya secara bertahap.

4. Makan Lebih Banyak Serat

Makanan seperti oatmeal, apel, kacang-kacangan, dan plum kaya akan serat larut, yang membantu tubuh mengurangi penyerapan kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa menambah asupan serat 5 hingga 10 gram per hari dapat menurunkan LDL.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Daun untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Penderita Diabetes

5. Makan Ikan Secara Teratur

Cobalah makan ikan yang kaya omega-3, seperti salmon, sarden, atau tuna. Omega-3 dapat menurunkan kolesterol dan menggantikan lemak jenuh yang ditemukan dalam daging merah, yang berkontribusi pada kolesterol tinggi.

6. Pilih Minyak Zaitun

Mengganti mentega dengan minyak zaitun dapat mengurangi kolesterol LDL hingga 15%, efek yang serupa dengan obat dosis rendah. Pilih minyak zaitun extra virgin yang mengandung lebih banyak antioksidan dan lebih sedikit proses.

7. Konsumsi Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, seperti almond, kaya akan sterol yang dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh. Namun, karena kacang tinggi kalori, konsumsilah dalam jumlah moderat.

8. Kelola Stres

Stres dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat Anda. Cari cara untuk bersantai, seperti membaca buku, bertemu teman, atau berlatih yoga. Ini akan membantu menjaga kolesterol Anda tetap terkendali.

Baca Juga: 11 Obat Herbal untuk Menurunkan Gula Darah dalam Tubuh secara Alami

9. Gunakan Rempah-rempah

Beberapa rempah seperti bawang putih, jahe, ketumbar, dan kayu manis dapat membantu menurunkan kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi setengah hingga satu siung bawang putih setiap hari bisa menurunkan kolesterol hingga 9%.

10. Berhenti Merokok

Merokok meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Berhenti merokok dapat meningkatkan kolesterol baik Anda dan mengurangi risiko penyakit jantung.

11. Tertawa Lebih Banyak

Tertawa dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL). Menonton film lucu, mencari video hewan peliharaan yang menggemaskan, atau mengikuti lelucon harian bisa membuat hari Anda lebih ceria dan meningkatkan kesehatan jantung.

Itu dia beberapa tips menurunkan kolesterol tinggi dengan cepat yang dapat Anda terapkan. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Kacang-kacangan Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (5/10): Galeri24 Turun Rp 9.000, UBS Melorot Rp 8.000

Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian kembali merosot hingga Rp 9.000 per gram pada perdagangan hari ini Senin (5/10). Cek selengkapnya.

Promo Superindo Weekday Periode 5-8 Oktober 2026, Stroberi Driscoll's Diskon 50%

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 5-8 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

HP Murah Samsung Galaxy A08 Dihujani Pembaruan OS Hingga 6 Tahun

Samsung janjikan pembaruan sistem operasi Galaxy A08 hingga 6 tahun. Cek deretan keunggulan HP entry level ini sebelum membeli.

Kenali 7 Tanda Jika Anda Memiliki Metabolisme Lambat, Ada Gangguan Berat Badan

Jika seseorang memiliki metabolisme yang lambat mungkin mereka mengalami gejala seperti berikut ini. 

Cek Sekarang, Ini 6 Tanda Tubuh Anda Kekurangan Protein yang Bikin Gampang Lapar

Jika Anda merasa khawatir tidak dapat mencukupi kebutuhan protein harian, sebaiknya kenali juga tanda tubuh kekurangan protein berikut ini.​

Promo HokBen Oktober Pakai Yup & KB Bank, Diskon 50% dan Menu Mulai Rp 4.100

Nikmati makan hemat di HokBen sepanjang Oktober 2026 pakai promo HokBen khusus pengguna Yup dan KB Bank. Buruan klaim diskonnya sebelum kehabisan!

Bahasa TileLang DeepSeek Libas Dominasi CUDA Nvidia Milik Huawei di Chip AI

Nvidia tak lagi berkuasa tunggal di ranah perangkat lunak AI. Simak strategi DeepSeek dan Huawei lepas dari ketergantungan AS.

Kadar Asam Urat Turun Alami lewat Kandungan Kalium pada Air Kelapa

Kandungan kalium air kelapa bantu buang asam urat lewat urin. Pelajari racikan yang tepat agar fungsinya tak terganggu gula.

Anda Mudah Lelah? Kenali 7 Ciri-Ciri Kurang Minum Air Putih yang Sering Diabaikan

Kenali tanda saat tubuh kekurangan cairan lewat penjelasan mengenai ciri-ciri kurang minum air putih dan segera penuhi kebutuhan air harian Anda.

Segelas Teh Herbal dan Jus Delima Efektif Pangkas Kolesterol Jahat

Teh hijau kaya akan katekin penangkal oksidasi LDL. Namun, konsumsi matcha konsentrat menyimpan risiko interaksi obat yang fatal.