M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bagaimana Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi dengan Cepat? Berikut 10 Caranya

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, sebenarnya, bagaimana cara mengatasi kolesterol tinggi dengan cepat? Mari intip ulasannya di sini!

Kolesterol tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan kesehatan lainnya.

Mengelola kolesterol dengan cara yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, masih banyak yang belum tahu bagaimana caranya.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kolesterol tinggi dengan cepat? Bersumber dari laman Healthline, inilah caranya:

1. Pilih lemak sehat

Mengonsumsi lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Beberapa sumber lemak sehat yang baik antara lain minyak zaitun, kacang-kacangan (seperti almond dan kacang mete), alpukat, serta selai kacang.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menyembuhkan Kolesterol Tinggi? Ini 7 Cara Sederhananya

2. Konsumsi lemak tak jenuh ganda, terutama omega-3

Lemak tak jenuh ganda, terutama omega-3, sangat baik untuk kesehatan jantung. Omega-3 ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan tuna. Lemak ini membantu menurunkan LDL dan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

3. Hindari lemak trans

Lemak trans dapat meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. Biasanya ditemukan dalam makanan cepat saji, kue kering, margarin, dan krimer kopi. Mengurangi atau menghindari makanan yang mengandung lemak trans sangat penting untuk mengelola kolesterol tinggi.

4. Makan serat larut

Serat larut membantu menurunkan kolesterol LDL. Anda bisa menemukannya dalam makanan seperti kacang-kacangan, lentil, biji chia, dan sayuran seperti kubis brussel. Memilih makanan yang kaya serat larut dapat mendukung kesehatan jantung Anda.

Baca Juga: Sayur Apa yang Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat? Intip 5 Rekomendasinya

5. Rajin berolahraga

Olahraga teratur membantu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Cobalah untuk berolahraga selama 150 menit per minggu, seperti berjalan cepat atau bersepeda. Latihan kekuatan juga dapat memberikan manfaat tambahan untuk menurunkan kolesterol.

6. Jaga berat badan ideal

Berat badan berlebih bisa meningkatkan kadar kolesterol. Dengan menurunkan berat badan, Anda bisa mengurangi kolesterol LDL dan meningkatkan HDL. Konsultasikan dengan dokter untuk merencanakan diet dan program latihan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

7. Hindari merokok

Merokok tidak hanya merusak paru-paru, tetapi juga dapat meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik. Berhenti merokok akan membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan memperbaiki profil kolesterol Anda.

8. Minum alkohol dengan bijak

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang moderat dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL). Namun, mengonsumsi alkohol berlebihan justru dapat merusak kesehatan jantung.

Jika Anda memutuskan untuk minum, batasi konsumsi maksimal satu gelas per hari untuk wanita dan dua gelas per hari untuk pria.

Baca Juga: Apakah Bawang Putih Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasannya

9. Cobalah sterol dan stanol tumbuhan

Sterol dan stanol tumbuhan adalah senyawa alami yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Konsumsi sekitar 1,5 hingga 3 gram sterol atau stanol per hari bisa menurunkan kolesterol LDL hingga 12%. Senyawa ini bisa ditemukan dalam minyak nabati dan beberapa margarin.

10. Konsumsi suplemen kolesterol

Beberapa suplemen, seperti minyak ikan yang kaya omega-3 dan psyllium (serat larut), dapat membantu menurunkan kolesterol.

Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen baru, karena bisa ada efek samping atau interaksi dengan obat yang sedang Anda konsumsi.

Demikianlah ulasan tentang bagaimana cara mengatasi kolesterol tinggi dengan cepat. Semoga informasi ini membantu, ya.

Baca Juga: Apa Penyebab Penyakit Sariawan Sebenarnya? Ketahui Juga Cara Mencegahnya yuk!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/4)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 17 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/4) di Jabodetabek, Daerah Ini Hujan Lebat

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (17/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (17/4) dan Lusa, Hujan Guyur Wilayah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi hujan ringan, sedangkan untuk lusa didominasi cuaca berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Jumat (17/4): Cerah Mendominasi, Hujan di Daerah Ini

Prakiraan cuaca di Jawa Timur untuk besok Jumat (17/4), didominasi cerah, sebagian berawan dan kabur dengan suhu 16–33°C.

Buku Warna Bali Ajak Pembaca Memahami Filosofi Warna dalam Budaya Bali

Harian Kompas bersama Yayasan Satya Djaya Raya (YSDR) meluncurkan buku berjudul buku Warna Bali, begini isi bukunya.

Ramalan Zodiak Besok Jumat 17 April 2026 dari Peluang Finansial sampai Ujian Cinta

Cek ramalan zodiak besok Jumat 17 April 2026, ini prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan untuk 12 bintang besok ini.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (17/4), Hujan Ringan di Wilayah Ini

Prakiraan cuaca di Jawa Tengah besok Jumat (17/4), didominasi hujan ringan dengan suhu 19–32°C dan kelembapan tinggi.

Ramalan Shio Besok Jumat 17 April 2026, Momentum Baru & Banyak Peluang Keberuntungan

Simak ramalan shio besok Jumat 17 April 2026, cek peruntungan lengkap soal cinta, karier, dan keuangan semua shio hari ini.​

12 Sisi Gelap Zodiak Menurut Astrologi: dari Manipulasi hingga Ambisi Dingin

Setiap zodiak punya sisi gelap yang jarang disadari. Cari tahu sisi gelap zodiak Anda selengkapnya di sini.

Studi IHDC Ungkap Anemia dan Stunting Ganggu Working Memory pada Anak

Studi IHDC mengungkapkan, masalah gizi seperti anemia dan stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tapi juga pada working memory anak.