M O M S M O N E Y I D
Bugar

10 Kebiasaan Tidak Sehat yang Harus Dihentikan jika Ingin Umur Panjang

10 Kebiasaan Tidak Sehat yang Harus Dihentikan jika Ingin Umur Panjang
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini, lo, beberapa kebiasaan tidak sehat yang harus dihentikan jika ingin umur panjang. Apa sajakah itu?

Banyak orang ingin hidup panjang dan sehat, tetapi sering kali tanpa disadari masih mempertahankan kebiasaan kecil yang justru merusak kesehatan dalam jangka panjang. Padahal, umur panjang bukan hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga oleh gaya hidup sehari-hari yang Anda jalani.

Perubahan sederhana seperti menghentikan kebiasaan buruk dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan tubuh. Dari pola makan hingga kebiasaan tidur, setiap pilihan yang Anda buat berkontribusi pada kualitas hidup di masa depan.

Baca Juga: 10 Tips Pola Makan ala Jepang supaya Panjang Umur

Bersumber dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa kebiasaan tidak sehat yang harus dihentikan jika ingin umur panjang:

1. Terlalu sering makan makanan olahan

Selama beberapa tahun terakhir, banyak orang mulai lebih sering mengonsumsi makanan olahan. Jenis makanan ini biasanya mengandung lebih banyak garam, lemak jenuh, dan gula, serta rendah serat. Akibatnya, risiko penyakit seperti jantung, tekanan darah tinggi, kanker, dan diabetes meningkat.

Cobalah lebih sering makan makanan segar dan alami. Pilih makanan tinggi serat dan usahakan memasak sendiri. Jika sibuk, Anda bisa menyiapkan makanan dalam jumlah banyak sekaligus atau membeli sayur dan salad siap makan, tetapi tetap perhatikan kandungan garam dan gula.

2. Merokok

Merokok adalah salah satu penyebab kematian yang sebenarnya bisa dicegah. Kebiasaan ini bahkan bisa mengurangi harapan hidup hingga sekitar 10 tahun. Berhenti merokok. Setelah berhenti, tekanan darah dan sirkulasi akan membaik, risiko kanker menurun, dan penampilan juga bisa terlihat lebih segar.

3. Kurang bergerak

Terlalu sering duduk atau jarang bergerak dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Luangkan waktu sekitar 15–20 menit untuk aktivitas fisik, meskipun singkat. Aktivitas yang membuat detak jantung meningkat sudah cukup membantu menurunkan risiko kesehatan.

4. Menyimpan dendam

Marah atau menyimpan dendam dalam waktu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Belajar untuk melepaskan emosi tersebut. Saat stres atau marah, tubuh menghasilkan hormon kortisol yang dapat merusak kesehatan jika terus tinggi.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Buah yang Bisa Bikin Umur Panjang

5. Menutup diri dari orang lain

Kurang bersosialisasi dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, bahkan meningkatkan risiko kematian lebih cepat. Jalin hubungan sosial yang baik. Berinteraksi dengan orang lain bisa membantu mengurangi stres dan menjaga kesehatan tubuh.

6. Mengira harus perubahan besar sekaligus

Perubahan besar dalam gaya hidup memang terlihat menarik, tetapi sering kali sulit dijalankan dalam jangka panjang. Mulai dari langkah kecil. Misalnya, bangun 10 menit lebih awal untuk menyiapkan bekal sehat, daripada langsung mengubah seluruh kebiasaan sekaligus.

7. Mengabaikan masalah kesehatan

Menghindari atau menunda penanganan masalah kesehatan tidak akan membuatnya hilang. Rutin memeriksakan kesehatan. Orang yang peduli dengan kesehatannya cenderung memiliki kebiasaan hidup yang lebih baik.

8. Kurang tidur

Tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa meningkatkan risiko kematian. Tidur yang cukup juga penting untuk mencegah stres dan penyakit.

Biasakan tidur yang cukup dan berkualitas. Pastikan kamar nyaman, gelap, dan sejuk. Jika sulit tidur, Anda bisa mencoba meditasi atau berkonsultasi ke tenaga medis.

Baca Juga: 7 Cara agar Panjang Umur Menurut Pakar, Mau Terapkan?

9. Stres berlebihan

Stres dapat memengaruhi tubuh dan mempercepat proses penuaan. Kelola stres dengan baik. Anda bisa menulis jurnal, meditasi, atau melakukan teknik relaksasi.

10. Terlalu bergantung pada faktor genetik

Memiliki keluarga yang berumur panjang tidak menjamin Anda akan sama. Faktor genetik hanya berpengaruh sebagian kecil.

Fokus pada gaya hidup sehat. Pola makan, olahraga, lingkungan, dan hubungan sosial lebih berpengaruh terhadap usia Anda dibandingkan faktor genetik saja.

Itulah beberapa kebiasaan tidak sehat yang harus dihentikan jika ingin umur panjang. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.