MOMSMONEY.ID - Ada 4 benda yang harus dibuang dari kamar tidur untuk menciptakan lingkungan tidur yang lebih sehat dan berkualitas. Cek di sini.
Kamar tidur seharusnya menjadi tempat paling sakral di dalam rumah. Namun, tanpa disadari, banyak dari kita menjadikan kamar tidur sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang justru merusak kualitas tidur dan kesehatan mental.
Kamar yang berantakan atau penuh dengan benda yang tidak seharusnya dapat meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dan mengganggu ritme sirkadian tubuh.
Melansir Sleep Foundation, The Spruce, dan Healthline, berikut adalah 4 benda yang harus dibuang dari kamar tidur untuk menciptakan lingkungan tidur yang lebih sehat dan berkualitas.
Baca Juga: Bikin Baper! 8 Film Romantis Korea Ini Wajib Tonton Bareng Pasangan
1. Gadget dan perangkat elektronik
Benda pertama yang harus disingkirkan atau setidaknya dijauhkan dari tempat tidur adalah ponsel, tablet, dan laptop. Mengutip Sleep Foundation, perangkat elektronik memancarkan blue light yang dapat menghambat produksi melatonin, yakni hormon yang mengatur siklus tidur kita.
Selain itu, notifikasi yang masuk terus-menerus membuat otak tetap dalam kondisi waspada (hyperarousal). Akibatnya, Anda sulit masuk ke fase tidur dalam.
Membuang kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur adalah langkah terbesar untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.
2. Pekerjaan atau dokumen kantor
Kamar tidur adalah tempat untuk istirahat, bukan kantor kedua. Menyimpan tumpukan dokumen pekerjaan, laptop kantor, atau buku teks di dalam kamar dapat menciptakan asosiasi psikologis yang negatif.
Kehadiran benda-benda ini secara tidak sadar mengingatkan Anda pada deadline dan tanggung jawab yang belum selesai, sehingga memicu kecemasan di malam hari.
Dengan mengeluarkan barang-barang terkait pekerjaan, itu akan membantu otak memisahkan antara waktu bekerja dan waktu istirahat secara total.
Baca Juga: Valentine Jomblo? Ini 6 Ide Selfcare Bikin Hari Lebih Berkesan
3. Pakaian yang sudah Tidak Terpakai
Lemari yang penuh sesak atau tumpukan pakaian di sudut kamar dapat menciptakan polusi visual yang memicu stres.
Melansir Healthline, lingkungan yang berantakan berhubungan erat dengan peningkatan rasa cemas dan kesulitan untuk fokus.
Pakaian yang sudah tidak pas, rusak, atau tidak lagi Anda sukai hanya akan menyita ruang dan energi. Melakukan decluttering, membuang, atau mendonasikan pakaian yang tidak berguna akan membuat aliran udara di kamar menjadi lebih baik. Plus, memberikan kesan lapang yang menenangkan bagi pikiran sebelum terlelap.
4. Bantal tua
Banyak yang tidak menyadari bahwa bantal dan perlengkapan tidur memiliki masa pakai atau tanggal kedaluwarsa. Bantal yang sudah digunakan lebih dari 2 tahun cenderung menjadi sarang tungau, debu, sel kulit mati, dan jamur yang dapat memicu alergi serta masalah pernapasan.
Selain faktor kebersihan, bantal yang sudah kehilangan bentuk aslinya tidak lagi mampu menopang leher dan tulang belakang dengan benar. Ini sering kali menjadi penyebab bangun tidur dengan leher kaku atau sakit kepala.
Membuang bantal tua dan menggantinya dengan yang baru bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi penting bagi kesehatan tulang punggung dan kebersihan kulit wajah.
Merapikan kamar tidur bukan hanya soal estetika, tetapi tentang menghargai kesehatan fisik dan mental. Dengan menyingkirkan benda-benda di atas, Anda memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dengan maksimal.
Selanjutnya: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 13 Februari 2026, Kuatkan Diplomasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News