M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Benda yang Harus Dibuang dari Kamar Tidur agar Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Tunda!

4 Benda yang Harus Dibuang dari Kamar Tidur agar Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Tunda!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 4 benda yang harus dibuang dari kamar tidur untuk menciptakan lingkungan tidur yang lebih sehat dan berkualitas. Cek di sini.

Kamar tidur seharusnya menjadi tempat paling sakral di dalam rumah. Namun, tanpa disadari, banyak dari kita menjadikan kamar tidur sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang justru merusak kualitas tidur dan kesehatan mental.

Kamar yang berantakan atau penuh dengan benda yang tidak seharusnya dapat meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dan mengganggu ritme sirkadian tubuh.

Melansir Sleep Foundation, The Spruce, dan Healthline, berikut adalah 4 benda yang harus dibuang dari kamar tidur untuk menciptakan lingkungan tidur yang lebih sehat dan berkualitas.

Baca Juga: Bikin Baper! 8 Film Romantis Korea Ini Wajib Tonton Bareng Pasangan

1. Gadget dan perangkat elektronik

Benda pertama yang harus disingkirkan atau setidaknya dijauhkan dari tempat tidur adalah ponsel, tablet, dan laptop. Mengutip Sleep Foundation, perangkat elektronik memancarkan blue light yang dapat menghambat produksi melatonin, yakni hormon yang mengatur siklus tidur kita.

Selain itu, notifikasi yang masuk terus-menerus membuat otak tetap dalam kondisi waspada (hyperarousal). Akibatnya, Anda sulit masuk ke fase tidur dalam.

Membuang kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur adalah langkah terbesar untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.

2. Pekerjaan atau dokumen kantor

Kamar tidur adalah tempat untuk istirahat, bukan kantor kedua. Menyimpan tumpukan dokumen pekerjaan, laptop kantor, atau buku teks di dalam kamar dapat menciptakan asosiasi psikologis yang negatif.

Kehadiran benda-benda ini secara tidak sadar mengingatkan Anda pada deadline dan tanggung jawab yang belum selesai, sehingga memicu kecemasan di malam hari.

Dengan mengeluarkan barang-barang terkait pekerjaan, itu akan membantu otak memisahkan antara waktu bekerja dan waktu istirahat secara total.

Baca Juga: Valentine Jomblo? Ini 6 Ide Selfcare Bikin Hari Lebih Berkesan

3. Pakaian yang sudah Tidak Terpakai

Lemari yang penuh sesak atau tumpukan pakaian di sudut kamar dapat menciptakan polusi visual yang memicu stres.

Melansir Healthline, lingkungan yang berantakan berhubungan erat dengan peningkatan rasa cemas dan kesulitan untuk fokus.

Pakaian yang sudah tidak pas, rusak, atau tidak lagi Anda sukai hanya akan menyita ruang dan energi. Melakukan decluttering, membuang, atau mendonasikan pakaian yang tidak berguna akan membuat aliran udara di kamar menjadi lebih baik. Plus, memberikan kesan lapang yang menenangkan bagi pikiran sebelum terlelap.

4. Bantal tua

Banyak yang tidak menyadari bahwa bantal dan perlengkapan tidur memiliki masa pakai atau tanggal kedaluwarsa. Bantal yang sudah digunakan lebih dari 2 tahun cenderung menjadi sarang tungau, debu, sel kulit mati, dan jamur yang dapat memicu alergi serta masalah pernapasan.

Selain faktor kebersihan, bantal yang sudah kehilangan bentuk aslinya tidak lagi mampu menopang leher dan tulang belakang dengan benar. Ini sering kali menjadi penyebab bangun tidur dengan leher kaku atau sakit kepala.

Membuang bantal tua dan menggantinya dengan yang baru bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga investasi penting bagi kesehatan tulang punggung dan kebersihan kulit wajah.

Merapikan kamar tidur bukan hanya soal estetika, tetapi tentang menghargai kesehatan fisik dan mental. Dengan menyingkirkan benda-benda di atas, Anda memberikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dengan maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.