M O M S M O N E Y I D
Bugar

Waspadai Hepatitis, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Hidup

Waspadai Hepatitis, Deteksi Dini Bisa Selamatkan Hidup
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Hepatitis masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia, terutama tipe B dan C yang sering tidak menunjukkan gejala dalam jangka panjang.

Penyakit ini dijuluki silet killer karena kerap baru terdeteksi saat telah memasuki tahap kronis, seperti sirosis atau kanker hati.

“Penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa hepatitis bisa menyerang tanpa gejala selama bertahun-tahun. Namun jika terdeteksi lebih awal, pengobatannya sangat efektif dan kualitas hidup pasien tetap bisa baik,” ujar dr. Kharina Helhid, dokter dari RS Siloam dalam siaran pers yang dikutip Selasa (29/7).

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, lebih dari 28 juta penduduk Indonesia diperkirakan mengidap hepatitis B dan C.

Baca Juga: Allianz Soroti Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks dan Proteksi Finansial

Namun, hanya sebagian kecil yang telah mendapatkan diagnosis dan perawatan yang semestinya. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya edukasi dan skrining yang lebih luas di masyarakat.

Deteksi dini melalui skrining rutin dan vaksinasi hepatitis B sejak usia dini merupakan langkah pencegahan utama.

Selain itu, gaya hidup sehat seperti menghindari penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah tanpa penyaringan, serta perilaku seksual berisiko rendah, sangat penting untuk mencegah penularan virus hepatitis.

Komitmen terhadap peningkatan kesadaran ini turut disuarakan oleh Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group.

"Kami percaya bahwa edukasi merupakan langkah awal yang paling efektif dalam mencegah berbagai penyakit,” ujarnya mewakili inisiatif sosial Holywings Peduli dalam isu kesehatan masyarakat.

Dengan upaya berkelanjutan di bidang edukasi dan akses skrining yang lebih merata, diharapkan masyarakat Indonesia makin waspada terhadap hepatitis dan mengambil langkah pencegahan sejak dini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Hari Ini 2 Juli 2026: Kompak Naik, HRTA Pimpin Kenaikan

Harga buyback emas hari ini kompak naik untuk semua merek. Temukan merek mana yang menawarkan potensi keuntungan tertinggi sebelum menjual.

Promo Sociolla Road to 7.7 Periode 1-6 Juli 2026, Aneka Sheet Mask Diskon hingga 60%

Promo Sociolla Road to 7.7 Bestie Deals Diskon s/d 60% Periode 1-6 Juli 2026, cek di sini untuk belanja skincare dan makeup.

Promo Kopi Kenangan: Nikmati Diskon 30% di Tengah Perjalanan Anda, Cek Lokasinya yuk

Liburan makin seru dengan Kopi Kenangan yuk. Diskon 30% menanti di banyak lokasi. Lihat daftar lengkapnya agar tak ketinggalan promo.

Promo Alfamart Gantung Periode 2 Juli 2026, Kebutuhan Dapur Diskon Gajian!

Manfaatkan Promo Alfamart Gantung Periode 29 Juni-2 Juli 2026 untuk belanja hemat selama musim gajian ini.

Promo Indomaret Super Hemat Periode 1-8 Juli 2026, Produk Body Care Diskon hingga 50%

Siap-siap belanja irit, Moms! Promo Indomaret Super Hemat hadir lagi untuk periode 25 Juni-8 Juli 2026.

Liburan Sekolah Hemat! Promo HokBen Paket Keluarga Mulai Rp 22 Ribuan sampai 10 Juli

Liburan sekolah makin seru dengan promo HokBen. Nikmati hidangan favorit bersama keluarga mulai Rp 22 ribuan per orang. Cek promonya!

Bom Waktu Tubuh! Makanan Ultraproses Picu 6 Penyakit Berbahaya, Kanker Usus Mengintai

Makanan ultraproses memang praktis, tapi menyimpan bom waktu kesehatan. Kandungan gula dan lemaknya picu berbagai penyakit serius.

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 2-5 Juli 2026, Susu-Diapers Harga Spesial Gajian!

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 2-5 Juli 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Penyedia Genset BACH Tawarkan Harga IPO Rp 442 per Saham

Investor yang tertarik dengan initial public offering (IPO) PT Bach Multi Global Tbk (BACH), bisa mengajukan pembelian lewat website e-IPO. 

China Tangkal Musim Panas, Luncurkan Sistem Kabut Pendingin di Atas Gedung

China memperkenalkan sistem kabut pendingin di kota-kota. Suhu di luar ruangan bisa turun 3-6°C berkat teknologi ini. Cari tahu cara kerjanya.