M O M S M O N E Y I D
Bugar

Wajib Waspada! Inilah Ciri-ciri Diabetes pada Remaja yang Sering Diabaikan

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tidak pandang usia, ketahui ciri-ciri diabetes pada remaja yang sering diabaikan berikut, yuk.

Diabetes sering dianggap sebagai penyakit orang dewasa atau lansia, tetapi kenyataannya, diabetes juga dapat menyerang remaja.

Bahkan, angka kasus diabetes tipe 1 dan tipe 2 pada remaja terus meningkat akibat berbagai faktor, seperti gaya hidup tidak sehat dan faktor genetik.

Sayangnya, banyak orang tua dan remaja yang mengabaikan gejala awal penyakit ini karena dianggap sebagai hal biasa atau tidak serius.

Mengenali ciri-ciri diabetes pada remaja sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius di masa depan. MomsMoney akan membahas tanda-tanda yang harus diwaspadai pada kesempatan kali ini. Simak, ya!

Baca Juga: 14 Cara Tercepat Menurunkan Gula Darah Tinggi secara Alami, Yuk Terapkan!

Ciri-ciri diabetes pada remaja

Ciri-ciri diabetes pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa umumnya mirip, meskipun ada beberapa perbedaan yang dapat membantu mengidentifikasi jenis diabetes.

Berikut adalah ciri-ciri diabetes pada remaja berdasarkan jenisnya, dilansir dari Medical News Today:

1. Ciri-ciri diabetes tipe 1 pada remaja

Diabetes tipe 1 biasanya muncul karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Ciri-ciri diabetes tipe 1 pada remaja meliputi:

  • Rasa haus berlebihan dan sering buang air kecil.
  • Rasa lapar yang meningkat meskipun sudah makan.
  • Penurunan berat badan tiba-tiba, meskipun tidak sedang menjalani diet.
  • Mudah merasa lelah tanpa sebab yang jelas.
  • Mudah tersinggung atau mengalami perubahan suasana hati.
  • Napas berbau buah.
  • Penglihatan kabur.

Salah satu ciri-ciri awal diabetes yang sering muncul adalah penurunan berat badan sebelum diagnosis. Pada remaja perempuan, infeksi jamur juga dapat menjadi ciri awal diabetes.

Dalam kasus yang lebih serius, remaja dapat mengalami ketoasidosis diabetik (DKA), yaitu kondisi ketika tubuh membakar lemak untuk energi akibat kekurangan insulin. DKA bisa mengancam nyawa dan membutuhkan penanganan segera.

Baca Juga: 6 Rebusan Daun Penurun Gula Darah Tinggi yang Dapat Anda Coba

2. Ciri-ciri diabetes tipe 2 pada remaja

Diabetes tipe 2 biasanya disebabkan oleh resistensi insulin, di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Ciri-ciri diabetes tipe 2 pada remaja adalah:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Rasa haus yang meningkat, meskipun sudah minum cukup air.
  • Mudah merasa lelah bahkan setelah beristirahat.
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, meskipun pola makan tidak berubah.
  • Gatal di area genital yang sering kali disertai infeksi jamur.
  • Luka atau goresan yang sulit sembuh karena kadar gula tinggi menghambat proses penyembuhan.
  • Penglihatan kabur.

Ciri lain dari resistensi insulin yang sering muncul adalah bercak kulit gelap pada lipatan tubuh, seperti leher, ketiak, atau selangkangan. Kondisi ini dikenal sebagai acanthosis nigricans.

Baca Juga: Mengapa Makan Mie Instan Pakai Nasi Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes?

Pada remaja perempuan, diabetes tipe 2 kadang dikaitkan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS), meskipun ini bukan gejala diabetes secara langsung.

PCOS dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan kenaikan berat badan, yang bisa memperburuk resistensi insulin.

Ciri-ciri diabetes pada remaja sering kali diabaikan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami ciri-ciri ini, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Semoga membantu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​

Menstrual Cup: Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Wajib Moms Tahu

Menstrual cup memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menstrual cup yang wajib Anda tahu.

Tren Warna Lilac Diprediksi Booming, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Lebih Kompleks

Tren warna lilac diprediksi populer di 2026 karena mampu membuat rumah terasa hangat, estetik, dan modern tanpa terlihat berlebihan.​