MOMSMONEY.ID - Strategi cerdas pasangan muda kumpulkan Rp 37 miliar aset likuid dan capai kebebasan finansial lebih cepat dengan langkah realistis.
Di tengah kondisi ekonomi yang makin dinamis, banyak orang mulai bertanya apakah mencapai kebebasan finansial di usia muda masih memungkinkan.
Jawabannya ternyata masih sangat mungkin, asalkan tahu strategi yang tepat. Kisah pasangan suami istri usia 30-an ini bisa jadi gambaran nyata bagaimana disiplin finansial membawa hasil besar.
Melansir dari Investopedia, mereka berhasil mengumpulkan aset likuid sekitar Rp37 miliar dari kombinasi penghasilan tinggi dan kebiasaan finansial yang konsisten. Menariknya, fokus mereka bukan sekadar kaya, tapi punya kendali penuh atas hidup.
“Ketika seseorang mencapai level kekayaan tertentu, pola pikirnya berubah dari cemas menjadi lebih tenang dan percaya diri,” ujar Perencana Keuangan Gary Clement.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Orang Bernilai Tinggi ala Warren Buffett yang Pas Kondisi Sekarang
Apa itu aset likuid dan kenapa penting?
Aset likuid adalah semua bentuk kekayaan yang bisa langsung digunakan tanpa proses panjang. Contohnya seperti uang tunai, tabungan, atau investasi saham yang mudah dicairkan.
Menurut Federal Reserve, aset ini sangat penting karena bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan mendesak tanpa harus menjual aset besar seperti rumah atau kendaraan.
Di konteks Indonesia, aset likuid bisa jadi penyelamat saat kondisi tak terduga, seperti:
- kehilangan pekerjaan
- kebutuhan darurat keluarga
- peluang bisnis mendadak
Dengan punya aset likuid besar, seseorang tidak hanya aman secara finansial, tapi juga punya banyak pilihan hidup.
Strategi yang mereka lakukan untuk membangun kekayaan
1. Fokus menaikkan penghasilan
Pasangan ini punya penghasilan gabungan sekitar Rp8,8 miliar per tahun. Tapi yang menarik, mereka tidak langsung menaikkan gaya hidup.
Di Indonesia, banyak orang justru terjebak saat gaji naik, pengeluaran ikut naik. Di sinilah mereka berbeda. Mereka tetap hidup normal, meski penghasilan terus bertambah.
2. Konsisten investasi tanpa ribet
Mereka menggunakan strategi investasi rutin atau dollar cost averaging. Metode ini dijelaskan oleh U.S. Securities and Exchange Commission sebagai cara investasi berkala tanpa harus pusing mikirin naik turun pasar.
Sederhananya, mereka tetap investasi:
- saat pasar turun.
- saat pasar naik.
- tanpa menunggu timing sempurna.
Hasilnya, risiko lebih stabil dan pertumbuhan tetap berjalan.
Baca Juga: Strategi Logis Bangun Kekayaan dari Gaji Biasa biar Bisa Menabung dan Berinvestasi
Tidak panik saat pasar turun
Banyak orang berhenti investasi saat kondisi ekonomi tidak stabil. Padahal, di situlah peluang justru muncul. Pasangan ini tetap tenang dan terus investasi. Ini jadi salah satu alasan kenapa aset mereka bisa tumbuh konsisten.
Kunci menuju kebebasan finansial di usia muda
1. Jaga gaya hidup tetap sederhana
Menurut Gary Clement, pengeluaran besar seperti cicilan rumah mahal atau kendaraan bisa jadi hambatan besar. Pasangan ini memilih menjaga gaya hidup tetap stabil. Mereka tidak tergoda upgrade berlebihan.
2. Disiplin dalam jangka panjang
Kunci sebenarnya bukan strategi rumit, tapi konsistensi. Mereka terbiasa menunda kesenangan demi tujuan besar.
Kebiasaan kecil seperti ini, kalau dilakukan bertahun tahun, dampaknya sangat besar.
3. Punya target yang jelas
Mereka menargetkan aset sekitar Rp 64 miliar dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan perhitungan sederhana:
- penarikan 4% sekitar Rp 2,5 miliar per tahun.
- penarikan 3,5% sekitar Rp 2,2 miliar per tahun.
Angka ini cukup untuk hidup nyaman tanpa harus bekerja penuh waktu.
Baca Juga: 10 Prinsip Hidup ala Charlie Munger yang Terasa Berat Justru Bikin Hidup Stabil
Pelajaran penting yang bisa diterapkan di Indonesia
Cerita ini bukan cuma soal angka besar, tapi pola pikir yang bisa ditiru siapa saja.
Beberapa insight penting:
- tingkatkan penghasilan secara bertahap.
- jangan ikut gaya hidup orang lain.
- mulai investasi sedini mungkin.
- prioritaskan aset likuid.
- konsisten lebih penting daripada sempurna.
Bahkan dengan penghasilan biasa, prinsip ini tetap relevan kalau dijalankan dengan disiplin. Membangun kekayaan bukan soal keberuntungan, tapi soal kebiasaan yang dilakukan terus menerus.
Kisah pasangan ini menunjukkan bahwa aset likuid bukan cuma angka, tapi alat untuk mendapatkan kebebasan hidup. Di tengah ketidakpastian ekonomi, memiliki kontrol finansial jadi hal yang sangat berharga.
Siapa pun bisa mulai dari sekarang, tidak harus menunggu kaya dulu. Karena pada akhirnya, kebebasan finansial adalah tentang pilihan, bukan sekadar jumlah uang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News