M O M S M O N E Y I D
AturUang

Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang dari Kecil sampai Dewasa

Tips Mengajarkan Anak Tentang Uang dari Kecil sampai Dewasa
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Panduan santai ajarkan anak kelola uang sejak kecil agar mandiri finansial dan siap hadapi tantangan masa depan.

Ngajarin anak soal uang itu sebenarnya nggak harus ribet atau nunggu mereka besar dulu. Justru, kebiasaan finansial yang sehat biasanya terbentuk dari hal-hal kecil yang sering terjadi di rumah. 

Banyak orang tua di Indonesia masih menganggap topik uang itu terlalu dewasa buat anak, padahal sebaliknya. Di tengah perubahan ekonomi dan gaya hidup digital sekarang, anak perlu dikenalkan konsep uang sejak dini. 

Dalam laporan yang dibahas dari Independent, para ahli menyebutkan bahwa edukasi finansial bisa dimulai bahkan sejak anak masih bayi.

“Momen kecil dan praktis membantu anak membangun kenyamanan terhadap uang tanpa tekanan,” ujar Claire Saunders, pelatih keuangan dari Mint Coaching.

Baca Juga: Telat Lapor SPT? Cek Informasi Denda, Batas Waktu, dan Cara Mengatasinya

Alasan anak perlu belajar soal uang sejak dini

Sekarang ini, tantangan finansial makin kompleks. Dari cashless, e-wallet, sampai gaya hidup konsumtif yang gampang banget ditemui di media sosial. Kalau anak nggak dibekali dari awal, mereka bisa tumbuh tanpa arah soal keuangan.

Mengajarkan uang sejak kecil bukan cuma soal nabung, tapi juga soal mindset. Anak belajar menghargai proses, memahami pilihan, dan nggak gampang impulsif. Ini penting banget buat masa depan mereka, apalagi di kondisi ekonomi Indonesia yang terus berubah.

Usia 0 tahun mulai dari kebiasaan kecil orang tua

Meski bayi belum ngerti apa itu uang, orang tua sebenarnya sudah bisa mulai. Caranya bukan ngajarin langsung, tapi membangun sistem.

Misalnya, mulai menyisihkan uang rutin setiap bulan untuk masa depan anak. Bisa lewat tabungan atau investasi sederhana yang aman. Selain itu, kebiasaan orang tua dalam mengelola uang juga akan jadi “contoh diam-diam” yang nanti ditiru anak.

Usia 3 sampai 5 tahun kenalkan uang lewat permainan

Di usia ini, anak lagi suka eksplorasi dan bermain. Nah, ini momen paling pas buat ngenalin konsep uang secara fun.
Coba ajak anak main jual-jualan di rumah. 

Gunakan uang mainan atau benda sederhana. Biarkan mereka membeli dan menjual sesuatu. Dari sini, anak mulai paham bahwa uang itu alat tukar.

Sesekali juga ajak anak ke warung atau minimarket, biar mereka lihat langsung proses transaksi.

Usia 6 sampai 10 tahun mulai kasih uang saku

Kalau anak sudah sekolah, mereka mulai bisa belajar tanggung jawab kecil. Salah satunya lewat uang saku.

Nggak perlu besar, yang penting rutin dan konsisten. Dari sini, anak belajar memilih mau beli apa, mana yang penting, dan mana yang bisa ditunda.

Ini juga cara efektif buat mengurangi kebiasaan minta terus ke orang tua setiap lihat sesuatu yang menarik.

Usia 11 sampai 12 tahun mulai kenal rekening sendiri

Di usia ini, anak biasanya sudah cukup paham konsep uang secara lebih nyata. Sudah waktunya dikenalkan dengan rekening tabungan.

Sekarang di Indonesia juga sudah banyak bank yang punya produk khusus anak. Bahkan ada yang bisa dipantau orang tua lewat aplikasi.

Anak bisa belajar melihat saldo, menabung, dan memahami bahwa uang tidak selalu harus dihabiskan.

Baca Juga: 10 Kebiasaan yang Bikin Hidup Stagnan, Pelajaran Logis dari Charlie Munger

Usia 13 sampai 15 tahun belajar cari uang sendiri

Masuk usia remaja, anak mulai bisa diajak memahami bahwa uang itu hasil dari usaha.

Nggak harus kerja formal, cukup dari hal sederhana. Misalnya membantu pekerjaan rumah tambahan, jualan kecil-kecilan, atau jasa ringan di lingkungan sekitar.

Dari sini, anak akan lebih menghargai uang karena tahu proses mendapatkannya.

Usia 16 sampai 18 tahun mulai serius mengatur keuangan

Di fase ini, anak sudah mendekati dunia dewasa. Mereka biasanya mulai punya kebutuhan lebih banyak, dari nongkrong sampai rencana masa depan.

Orang tua bisa mulai ngajarin cara membagi uang. Misalnya untuk kebutuhan harian, tabungan, dan keinginan pribadi.

Ini juga waktu yang pas untuk ngenalin konsep dana darurat, sesuatu yang masih sering dianggap sepele oleh banyak orang dewasa di Indonesia.

Usia 18 tahun ke atas belajar mandiri tapi tetap didampingi

Saat anak sudah masuk usia dewasa, mereka akan mulai mengambil keputusan finansial sendiri.

Tapi bukan berarti orang tua lepas tangan sepenuhnya. Diskusi tetap penting, apalagi kalau anak lagi menghadapi keputusan besar seperti kuliah, kerja, atau mulai hidup mandiri.

Di banyak keluarga Indonesia, dukungan finansial memang sering masih berlanjut setelah usia 18 tahun. Dan itu sah-sah saja, selama tetap ada batas dan tujuan yang jelas.

Kesalahan yang sering dilakukan orang tua

Masih banyak orang tua yang tanpa sadar melakukan hal-hal ini:

  • Tidak pernah ngobrol soal uang dengan anak.
  • Terlalu menakut-nakuti soal kondisi keuangan.
  • Memberi uang tanpa penjelasan.
  • Atau justru terlalu membatasi tanpa edukasi.

Padahal, yang dibutuhkan anak adalah pemahaman, bukan sekadar aturan. Mengajarkan anak soal uang itu bukan tugas sekali jadi, tapi proses panjang yang mengikuti tumbuh kembang mereka. 

Kuncinya ada di konsistensi, komunikasi, dan contoh nyata dari orang tua. Cara yang santai tapi tepat, anak bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan. 

Di tengah perubahan zaman yang cepat seperti sekarang, bekal ini bukan lagi tambahan, tapi kebutuhan utama untuk masa depan mereka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Cuma di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/7)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 13 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

6 Cara Menurunkan Risiko Kanker Ginjal secara Alami

Begini, lho, cara menurunkan risiko kanker ginjal secara alami. Mari simak pembahasan lengkapnya berikut ini!  

5 Cara Jitu Bikin Tulang Kuat Tanpa Perlu Konsumsi Suplemen

Ini dia beberapa cara jitu bikin tulang kuat tanpa perlu konsumsi suplemen. Bagaimana caranya? Cek selengkapnya di sini, yuk!

Legenda Sepak Bola Luís Figo Sambangi Indonesia, Ini Keseruan yang Bisa Disaksikan

Inspirasi generasi muda penggemar sepakbola, Luís Figo sambangi Jakarta akhir pekan ini             

Jakarta Fair 2026 Punya Keseruan Baru, Pengunjung Bisa Bertemu Pemain Persija

Bukan Cuma Belanja, Jakarta Fair 2026 Hadirkan Pengunjung Bertemu Idola Pemain Bola Persija         

Cashback 50% Menanti di Promo Solaria lo, Hemat Maksimal Pakai CIMB Niaga & Yup

Membeli Solaria Juli ini bisa lebih hemat! Dapatkan cashback 50% dengan CIMB Niaga dan voucher diskon Rp 149.000 menggunakan Yup.

Bawa Layar AMOLED, Infinix Hot 60 Pro Punya Tampilan Minimalis

Infinix Hot 60 Pro tawarkan spesifikasi impresif seperti layar 144Hz dan skor AnTuTu tin. Cek fitur unggulannya di sini!

Ramalan Shio Hari Ini Minggu 12 Juli 2026: Waktu Ini Buat Menenangkan Diri

Simak ramalan shio hari ini Minggu 12 Juli 2026 untuk melihat gambaran keuangan, karier, asmara, dan energi 12 hewan kekinian.​  

Promo HokBen 24 Jam Periode Juli: Ada Gratis Dumpling, Cek Lokasi Terdekat ya

Membeli HokBen di bulan Juli 2026 bisa dapat gratis Dumpling. Cek daftar 54 outlet 24 jam yang tawarkan promo menarik ini.

Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 12 Juli 2026: Evaluasi Rencanamu Kedepan

Simak ramalan zodiak hari ini Minggu 12 Juli 2026 berikut, cek prediksi Aries hingga Pisces tentang karier, cinta, keuangan, dan kesehatan.