M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tidak Perlu Pergi ke Pasar! Ini Dia Tips Membuat Tempe Sendiri di Rumah

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ada 2 hal utama dalam proses pembuatan tempe, yakni proses pembersihan kacang kedelai yang berulang kali, hingga proses fermentasi yang membutuhkan waktu.

Tempe bisa dibeli dimana pun. Tapi jika Anda penasaran dan sesekali ingin mencoba membuat tempe sendiri, maka tak ada salahnya coba baca artikel ini, ya Moms!

Melansir dari Royco, berikut tips membuat tempe di rumah, selengkapnya!

Baca Juga: Promo PPKM McDonalds 25-30 September 2021, 4 Ayam + 2 Teh Botol Rp 59.091

Jenis kacang yang digunakan

Membuat tempe tentu saja menggunakan bahan utama berupa kacang kedelai. Namun ternyata, jenis kacang lain pun bisa dibuat menjadi tempe, loh!

Bahan kedelai
Bahan kedelai

Ada beberapa jenis kacang yang cocok dijadikan sebagai tempe, selain kacang kedelai, di antaranya:

  • Kacang koro
  • Kacang kolo
  • Kacang edamame
  • Kacang hijau
  • Kacang kedelai hitam

Anda bisa bereksperimen menggunakan jenis kacang di atas apabila ingin mencoba jenis tempe yang berbeda dari biasanya.

Baca Juga: Resep Udang Bumbu Rujak, Seafood Enak dengan Bumbu Menyegarkan

Bahan-bahan lain

Bahan selanjutnya yang tentu wajib anda persiapkan dalam membuat tempe adalah ragi. Ragi tempe diperlukan untuk proses fermentasi.

Anda juga bisa menuangkan bumbu penyedap secukupnya pada adonan tempe agar membuat rasa tempe tidak terlalu flat.

Peralatan masak yang harus ada

Peralatan masak yang wajib anda persiapkan dalam proses membuat tempe sendiri di rumah di antaranya ada:

  • Baskom besar
  • Tampah
  • Panci kukus

Baskom besar diperlukan untuk 2 tahapan pertama, yakni proses pencucian & perendaman. Nantinya, kacang kedelai ataupun jenis kacang lain akan dicuci pada baskom besar hingga bersih. Kacang yang telah bersih juga akan direndam hingga kacang mengembang.

Adapun tampah untuk meniriskan kacang kedelai setelah proses perendaman. Panci kukusan pun diperlukan untuk proses pemasakan kacang sebelum difermentasi.

Baca Juga: Promo Burger King September 2021, Dapatkan Diskon Cashback dari OVO Hingga GoPay

Tahap-tahap pembuatan:

  1. Rendam 500 gram kacang kedelai pada air dalam rasio 1 : 3 dan buang kacang kedelai yang mengambang, karena kualitasnya kurang bagus. Rendam selama semalam.
  2. Bilas kacang kedelai tadi beberapa kali, lalu mulai untuk merebusnya. Rasio kacang kedelai & air untuk merebus masih sama, yakni 1 : 3. Rebus selama 1 jam.
  3. Bilas lagi kacang kedelai pada air mengalir sambil diremas-remas hingga kulit arinya lepas.
  4. Rendam lagi kacang kedelai 2x24 jam
  5. Bilas kembali kacang kedelai di bawah aliran air mengalir.
  6. Kukus sampai matang selama 40 menit. Dinginkan.
  7. Hamparkan kacang kedelai di atas tampah. Dinginkan dengan cara dikipasi oleh kipas angin.
  8. Diamkan hingga kering & siap untuk difermentasi

Baca Juga: Resep Udang Panggang Jimbaran, Sajian Seafood Menggoda Ala Pantai di Bali

Proses fermentasi

Tempe
Tempe

Baca Juga: Resep Ikan Pari Sambal Bajak yang Penuh Kenikmatan

Selanjutnya, ada proses fermentasi kacang kedelai untuk menyelesaikan proses pembuatan menjadi sebuah tempe yang bisa anda buat sendiri di rumah. Tahapan pada proses fermentasi ini di antaranya:

  • Taburkan ½ sdt ragi pada kacang kedelai dan bumbu penyedap rasa untuk menambah rasa pada adonan tempe. Lalu aduk rata.
  • Padatkan kacang kedelai pada daun pisang. Semaktkan ujungnya dengan tusuk gigi.
  • Ukur daun pisang agar ukuran tempe sesuai selera.
  • Simpan tempe selama 36 jam.

Setelah 36 jam berlalu, anda mulai bisa mengolah tempe yang sudah jadi. Anda bisa mengolahnya menjadi berbagai macam makanan olahan seperti tempe goreng, sambal tempe kemangi, dan lain-lain.

Selamat mencobanya sendiri di rumah ya moms.

Selanjutnya: Promo Pizza Hut 28-30 September 2021, Menu Pizza Regular Beli 1 Gratis 1 untuk Semua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.

Hari Terakhir Promo Burger Bangor, Nikmati Payday Deals & Flashsale Hemat

Jangan lewatkan hari terakhir promo Burger Bangor Payday Deals dan Flashsale Mealtime. Nikmati burger favorit super hemat lewat aplikasi GoFood.

Obat Asam Urat Kolkisin Pemicu Diare, Waspadai Bahaya Dehidrasi!

Obat asam urat kolkisin rentan memicu diare parah. Pahami batas aman penggunaan cairan dan interaksi obat sebelum ginjal Anda terganggu.

Jangan Salah Langkah, Begini Cara Bikin Akun Google Tanpa Gmail!

Mau bikin akun Google tapi ogah pakai Gmail? Simak trik rahasia mendaftarnya agar langsung aktif tanpa kendala.

Bisa Dilakukan di Rumah! 7 Cara Menurunkan Hipertensi agar Tensi Normal Lagi

Tekanan darah tinggi membahayakan kesehatan. Simak cara menurunkan hipertensi di rumah, mulai dari teknik pernapasan hingga diet DASH yang tepat.  

Banyak Digunakan Diet, Simak Manfaat Kesehatan Chia Seed

Berikut ini adalah beberapa daftar manfaat dan fakta menarik tentang chia seed yang tidak banyak diketahui orang.  

Penting untuk Diet! Segini Jumlah Kalori Telur Rebus & Batas Aman Konsumsinya

Sedang jalani program diet? Ketahui jumlah kalori telur rebus per butir, kandungan nutrisinya, hingga batas aman konsumsinya agar diet efektif.