MOMSMONEY.ID - Senam tidak selalu harus berupa gerakan aerobik yang sudah umum dikenal. Ternyata, sejumlah daerah memiliki senam kreasi yang membawa karakter lokal masing-masing. Kabupaten Tangerang, misalnya, memiliki Senam Tangerang Gemilang.
Senam kreasi Tangerang Gemilang dibuat pada 2022 oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang.
Gerakannya diadaptasi dari kebiasaan masyarakat Kabupaten Tangerang sehingga memiliki karakter tersendiri.
Instruktur Senam Tangerang Gemilang Karmila menjelaskan, senam tersebut pada dasarnya merupakan senam kebugaran yang melibatkan gerakan tubuh secara menyeluruh.
“Terutama anggota gerak atas dan bawah, otot inti, serta koordinasi dan keseimbangan tubuh,” jelas Karmila dalam keterangan resmi Minggu (13/9).
Sejak diperkenalkan, Senam Tangerang Gemilang terus disosialisasikan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang. Senam ini juga menjadi bagian dari kegiatan olahraga masyarakat, termasuk perlombaan antar kecamatan.
Pada 2023, lomba Senam Kreasi Tangerang Gemilang dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) diikuti 25 tim dari 24 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Kegiatan serupa kembali digelar pada 2024 dan 2025.
Baca Juga: Kenalan dengan Senam Zapin, Olahraga Berbalut Gerakan Tari Melayu
Tangerang bukan satu-satunya daerah yang memiliki senam dengan karakter lokal. Di Bogor, ada Senam Bogor Bugar yang gerakannya mencakup pemanasan, peregangan, koordinasi, keseimbangan, latihan tubuh hingga pendinginan.
Ada pula Senam Zapin yang memadukan aktivitas olahraga dengan gerakan tari Melayu, termasuk langkah kaki yang ritmis serta gerakan tangan dan tubuh mengikuti iringan musik Melayu.
Keberadaan senam kreasi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas olahraga bisa dikemas dengan unsur yang dekat dengan masyarakat setempat.
Selain membuat olahraga lebih menarik, gerakan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta juga memungkinkan senam dilakukan oleh berbagai kelompok usia.
“Secara prinsip, senam seperti ini dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia, tetapi intensitas dan gerakannya perlu disesuaikan dengan usia, kondisi fisik, dan kemampuan masing-masing orang,” kata Karmila.
Artinya, anak-anak, orang dewasa maupun lansia tidak harus melakukan gerakan dengan intensitas yang sama. Bagi orang dewasa, patokan kesehatan yang baik adalah 150 sampai 300 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu.
Durasi tersebut bisa dibagi menjadi beberapa sesi, misalnya 30 menit selama lima hari dalam seminggu.
Baca Juga: Bisa Dilakukan Semua Usia, Ini Manfaat Senam Bogor Bugar
Bagi yang baru mulai berolahraga, Karmila menyarankan untuk memulai dari durasi dan intensitas yang lebih ringan kemudian meningkatkannya secara bertahap.
“Jadi, tidak harus selalu satu sesi panjang. Yang penting adalah konsistensi dan total aktivitas fisik dalam satu minggu,” ujar Karmila.
Senam juga dapat menjadi pilihan aktivitas bagi ibu hamil selama kehamilannya sehat dan tidak memiliki kontraindikasi.
Karmila menyebutkan, WHO dan ACOG merekomendasikan sekitar 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu selama kehamilan, dengan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing.
Menurut Karmila, senam relatif mudah dilakukan karena tidak membutuhkan biaya besar maupun peralatan khusus. Gerakannya juga bisa disesuaikan dengan kemampuan peserta.
“Selain membantu menjaga kebugaran tubuh, senam juga menjadi aktivitas yang menyenangkan karena dapat dilakukan secara bersama-sama dan membangun semangat kebersamaan,” katanya.
Senam Tangerang Gemilang kembali diperkenalkan kepada masyarakat dalam kegiatan Holywings Peduli di Helens Night Mart Gading Serpong, Tangerang, Sabtu (12/9).
"Kami ingin kegiatan Holywings Peduli bukan hanya sekadar mengadakan acara, tetapi juga memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli Andrew Susanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News