M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ternyata Ini 11 Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

Ternyata Ini 11 Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada beberapa penyebab lutut terasa nyeri setelah berolahraga, lho. Mari simak pembahasan lengkapnya di sini!

Olahraga sering menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Namun, tidak sedikit orang yang justru merasakan lutut terasa nyeri setelah selesai beraktivitas fisik. Rasa tidak nyaman ini bisa muncul sesaat setelah latihan, beberapa jam kemudian, atau bahkan bertahan hingga beberapa hari.

Lutut merupakan salah satu sendi yang bekerja cukup keras saat tubuh bergerak, terutama ketika berlari, melompat, berjongkok, atau mengangkat beban. Ketika ada beban berlebih, teknik yang kurang tepat, atau tubuh belum siap menerima intensitas latihan tertentu, lutut dapat mulai menunjukkan respons berupa rasa nyeri.

Tidak semua nyeri lutut setelah olahraga menandakan kondisi serius. Namun mengenali penyebabnya dapat membantu Anda menentukan langkah yang lebih tepat agar tetap aktif tanpa mengabaikan kesehatan sendi.

Baca Juga: 9 Tanda-tanda jika Olahraga Berlebihan yang Penting Diketahui

Penyebab Lutut Terasa Nyeri Setelah Berolahraga

Melansir dari Health, di bawah ini beberapa penyebab lutut terasa nyeri setelah berolahraga:

1. Bursitis

Bursitis terjadi ketika bursa, yaitu kantung kecil berisi cairan yang melindungi tulang, otot, dan tendon, mengalami iritasi dan peradangan.

Kondisi ini biasanya menyebabkan nyeri di bagian depan lutut. Penyebabnya bisa karena cedera, terlalu sering menggunakan lutut, atau tekanan berulang seperti terlalu lama berlutut.

Gejalanya dapat meliputi:

  • Nyeri saat lutut ditekan
  • Rasa sakit di sekitar lutut
  • Nyeri saat bergerak maupun diam
  • Kemerahan dan bengkak
  • Lutut terasa hangat dan kaku

2. Sindrom Gesekan Iliotibial

Kondisi ini terjadi ketika pita iliotibial atau jaringan tendon di sisi luar kaki bergesekan dengan tulang saat lutut ditekuk.

Gesekan tersebut menyebabkan iritasi dan nyeri di bagian luar lutut. Cedera ini cukup sering dialami pelari, pesepeda, pemain basket, hingga pemain sepak bola.

Risiko meningkat jika Anda kurang melakukan pemanasan sebelum olahraga.

Gejalanya biasanya muncul saat mulai berolahraga dan bisa semakin parah saat duduk terlalu lama atau berlari menuruni bukit.

3. Jumper’s Knee

Jumper’s knee atau tendinitis patela adalah cedera pada tendon lutut yang sering terjadi akibat aktivitas melompat berulang.

Kondisi ini umum dialami atlet basket, voli, pelari jarak jauh, dan pemain ski.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri di bawah tempurung lutut
  • Lutut terasa kaku
  • Nyeri saat naik tangga, melompat, atau berlutut

Istirahat biasanya membantu meredakan keluhan.

4. Robekan Ligamen

Ligamen adalah jaringan yang menghubungkan tulang dan membantu menjaga kestabilan lutut.

Cedera ligamen seperti ACL dan MCL cukup sering terjadi pada olahraga yang melibatkan gerakan cepat dan perubahan arah mendadak.

Gejalanya dapat berupa:

  • Bunyi letupan saat cedera terjadi
  • Lutut terasa tidak stabil
  • Nyeri
  • Pembengkakan beberapa jam setelah cedera

Cedera ini sering terjadi akibat benturan, salah pijakan, atau gerakan memutar secara tiba-tiba.

5. Robekan Meniskus

Meniskus adalah bantalan tulang rawan pada lutut yang berfungsi meredam benturan.

Robekan meniskus bisa terjadi saat jongkok sambil mengangkat beban berat, memutar lutut, atau terkena benturan saat olahraga.

Gejalanya meliputi:

  • Lutut terasa terkunci
  • Nyeri saat berjalan atau menekan lutut
  • Pembengkakan setelah cedera

Baca Juga: Nyeri Sendi Hilang, Ini Panduan Makanan Sehat Pengontrol Asam Urat

6. Osteoarthritis

Osteoarthritis terjadi ketika tulang rawan sendi mulai menipis akibat usia atau penggunaan sendi dalam jangka panjang.

Kondisi ini cukup umum terjadi pada lutut dan dapat menyebabkan:

  • Nyeri saat bergerak
  • Lutut kaku
  • Pembengkakan
  • Bunyi gesekan saat berjalan

Keluhan biasanya semakin terasa jika terlalu lama berdiri, naik tangga, atau kurang bergerak.

7. Runner’s Knee

Runner’s knee atau nyeri tempurung lutut sering dialami pelari dan orang yang aktif berolahraga.

Gejalanya biasanya berupa nyeri di sekitar tempurung lutut yang memburuk saat:

  • Naik tangga
  • Berdiri dari duduk
  • Berlari
  • Jongkok
  • Duduk terlalu lama

Kondisi ini dapat muncul akibat perubahan intensitas latihan, teknik lari yang kurang tepat, atau tekanan berulang pada lutut.

8. Ketegangan dan Keseleo

Ketegangan otot dan keseleo dapat terjadi akibat gerakan mendadak atau aktivitas fisik berlebihan.

Ketegangan adalah robekan pada otot, sedangkan keseleo terjadi pada ligamen.

Gejala yang umum muncul meliputi:

  • Nyeri
  • Pembengkakan
  • Memar
  • Lutut terasa kaku
  • Sulit digerakkan

Pemanasan sebelum olahraga dapat membantu mengurangi risiko kondisi ini.

9. Infeksi Sendi

Infeksi bakteri, virus, atau jamur juga dapat menyebabkan nyeri lutut.

Kondisi ini terjadi ketika infeksi menyebar ke sendi dan memicu peradangan.

Gejalanya bisa berupa:

  • Demam
  • Menggigil
  • Sendi merah dan bengkak
  • Sulit menggerakkan lutut

Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.

10. Tempurung Lutut Tergeser

Tempurung lutut dapat bergeser akibat benturan atau gerakan memutar yang tidak tepat.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada remaja saat olahraga.

Gejalanya meliputi:

  • Bunyi letupan
  • Nyeri hebat
  • Bentuk tempurung lutut terlihat berubah

Biasanya membutuhkan penyangga dan istirahat beberapa minggu untuk pemulihan.

11. Tempurung Lutut Patah

Meski jarang, kecelakaan atau jatuh dapat menyebabkan tempurung lutut patah.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri hebat di bagian depan lutut
  • Bengkak
  • Lutut terasa lemah
  • Sulit naik tangga
  • Nyeri saat disentuh

Pada kondisi tertentu, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki tulang yang patah.

Nyeri lutut setelah olahraga tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai bengkak, sulit berjalan, atau rasa sakit yang terus memburuk. Jika keluhan tidak membaik setelah istirahat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Baca Juga: Nyeri Lutut: Kenali Beda Asam Urat dan 5 Penyakit Mirip Lainnya

Itu tadi beberapa penyebab lutut terasa nyeri setelah berolahraga. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

ShopeePay Bagi Tips Hemat Pengeluaran Bulanan, dari Token Listrik sampai Paket Data

ShopeePay membagikan empat cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pengeluaran pulsa, token listrik, dan berbagai kebutuhan digital sehari-hari.​

Sebelum Beli Emas, Bandingkan Selisih Harga Jual-Buyback Tiap Merek

Semakin kecil spread harga emas, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita yang Sering Diabaikan

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi fungsi otak. Inilah 4 ciri-ciri stres berat pada wanita yang wajib Anda tahu.  

Beban Dengue di Indonesia Tembus Rp 9 Triliun, Ini Langkah Pencegahannya

Tidak untuk disepelekan, kasus dengue di Indonesia tercatat menanggung beban ekonomi hampir Rp 9 triliun. Berikut selengkapnya

Peringkat Harga Buyback Emas Hari Ini, Merek Mana yang Tertinggi?

Pergerakan harga buyback emas hari ini beragam pada masing-masing merek. Cek perubahan harganya sebelum melego emas!  

4 Ciri-Ciri Tas Bottega Veneta Palsu yang Wajib Anda Waspadai, Jangan Tertipu!

Tas Bottega Veneta asli mustahil ditiru secara sempurna. Wajib tahu sebelum beli, berikut adalah 4 ciri-ciri tas Bottega Veneta palsu.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Rabu (22/7), Berawan Merata di 27 Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Rabu (22/7) dominan berawan, tanpa potensi hujan di seluruh wilayah.

Kompak Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Rabu (22/7) & Suhu Udara

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Rabu (22/7) didominasi berawan tanpa potensi hujan ringan di seluruh wilayah.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Rabu (22/7), Mayoritas Wilayah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Rabu (22/7) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah wilayah.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (22/7), Waspadai Hujan Ringan Turun di Daerah Ini

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca berawan dan waspadai hujan ringan turun di daerah Cilegon dan Serang.​