M O M S M O N E Y I D
Santai

Ternyata 87,52% Sampah Plastik Berakhir di TPA

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Sampah plastik bisa dibilang memiliki peran besar dalam isu pencemaran sungai di Indonesia. Dikutip dari SIPSN KLHK tahun 2021, total timbulan sampah plastik dalam negeri mencapai 11,5 juta ton per tahun atau sekitar 17% dari total produksi sampah nasional. Sedangkan menurut data WEF-NPAP- SYSTEMIQ pada tahun 2022, sampah plastik fleksibel mendominasi tiga perempat atau 76% dari sampah plastik yang bocor ke lingkungan Indonesia.

Ada 4 jenis plastik fleksibel yang dibahas dalam riset Waste4Change Insight: Alur Material Sampah Fleksibel di DKI Jakarta yaitu monolayer, gabungan multilayer plastik dan logam, multilayer plastic dan plastik, serta multilayer plastik dan kertas. Beberapa timbulan sampah plastik fleksibel yang saat ini sudah memiliki nilai di pasar daur ulang antara lain beberapa jenis monolayer tertentu seperti kantong plastik dan jenis multilayer plastik-plastik tertentu seperti kemasan refill minyak goreng.

“Dari hasil riset Waste4Change di 5 kotamadya DKI Jakarta, kami menemukan bahwa sebesar 87,52% atau 244,72 ton/hari timbulan sampah plastik fleksibel masih berakhir di TPA. Sisanya hanya 2,99% plastik fleksibel yang didaur ulang, 0,78% diproses di PLTSa, dan 8,72% tidak terkelola,” ungkap Anissa Ratna Putri, Consulting Manager Waste4Change dalam keterangan yang diterima Momsmoney.

Baca Juga: Fans Nana After School? Tonton 5 Drakor dan Film yang Dibintanginya Berikut Ini Yuk!

Eka Hilda selaku Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Direktorat Pengurangan Sampah KLHK RI menyebutkan, salah satu tujuan diresmikannya Peraturan Menteri LHK P.75 tahun 2019 Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen adalah untuk mengendalikan timbulan sampah plastik fleksibel di Indonesia. Melalui peraturan ini, produsen diminta untuk melakukan pembatasan timbulan sampah, daur ulang sampah, dan pemanfaatan kembali sampah.

Eka Hilda juga menambahkan bahwa Peraturan Menteri LHK P.75 tahun 2019 sudah selaras dengan UNEA Resolution: End Plastic Pollution dan circular economy. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terbukti merupakan mitra efektif dalam memantau penggunaan material plastik karena adanya kebutuhan untuk perizinan penggunaan kemasan.

“Harapannya dengan adanya peraturan ini (Permen LHK P.75/ 2019), produsen bisa menyampaikan detail dan sifat bahan kemasan serta Dokumen Perencanaan terkait upaya penarikan kembali dan pengumpulan sampah kemasan pasca pakainya. Sehingga bisa mendorong penanganan sampah kemasan secara lebih terarah,” jelas Eka Hilda.

Baca Juga: Penting! Perhatikan 5 Hal Berikut Ini Sebelum Lakukan Treatment Hapus Tato!

Bukan hanya pemerintah, saat ini, sudah terdapat beberapa inisiatif dari komunitas dan masyarakat yang bertujuan mencegah timbulan sampah plastik fleksibel. Contohnya startup Siklus Refill yang menawarkan layanan antar produk rumah tangga berbentuk curah langsung ke depan rumah konsumen demi mengurangi sampah kemasan. Siklus Refill sudah bekerja sama dengan beberapa produsen seperti Bimoli, Barco, Rinso, Soklin, Wipol, Sunlight, Rapika, dan Mama Lemon.

“Tantangannya adalah bagaimana meyakinkan masyarakat bahwa ini adalah produk asli. Semakin banyak orang yang tahu, lebih baik penerimaannya,” ujar Jessica Bella selaku Marketing & Business Development Siklus Refill.

Dari sektor industri daur ulang, Mohamad Luthfi selaku Operational Manager Re>Pal mengungkapkan bahwa saat ini Re>Pal sedang mengembangkan teknologi untuk mendaur ulang sampah plastik fleksibel menjadi plastic pallet. Dari yang sudah dicobakan, Re>Pal berhasil menggabungkan daur ulang sampah plastik fleksibel dengan plastik kresek dengan tingkat persentase plastik fleksibel mencapai 30-50%.

Baca Juga: Promo Tiket.com Hotel di Indonesia Timur, Diskon Hotel hingga 30% + Ekstra Rp 500.000

Terkait penanganan sampah plastik fleksibel, Waste4Change mengajukan beberapa solusi yang bisa diterapkan. Solusi pertama adalah mengurangi sebaran sampah plastik fleksibel melalui inovasi kemasan, baik berupa curah, kemasan yang mudah terurai di alam, maupun kemasan yang mudah didaur ulang.

Solusi kedua adalah dengan melakukan riset dan menyediakan insentif untuk pengembangan teknologi daur ulang sampah plastik fleksibel untuk menangani sampah plastic fleksibel yang sudah ada. Solusi ketiga adalah dengan mengoptimalkan upaya pembuatan produk kerajinan dari sampah plastik fleksibel dengan pelatihan keterampilan dan pendampingan untuk membantu strategi pemasaran.

Anissa Ratna Putri, Consulting Manager Waste4Change menyebut ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menangani sampah plastik fleksibel, namun kerjasama multipihak juga ekosistem dan kebijakan yang mendukung menjadi hal penting untuk menyukseskan pengelolaan sampah yang baik.

"Kami berharap dengan adanya data riset Waste4Change ini, semua pihak bisa belajar dan bergerak demi mendukung berkurangnya timbulan sampah yang sulit didaur ulang,” jelas Anissa.

Baca Juga: Promo PegiPegi d’PrimaHotel dengan Diskon Hotel hingga 20%, Pesan Sekarang Yuk!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (27/8) dan Lusa, Cek Wilayah yang Udara Kabur

Prakiraan cuaca Jawa Tengah 27-28 Agustus didominasi cerah dan berawan, dengan udara kabur di sejumlah wilayah.

Promo Hypermart Weekday 25-27 Agustus 2026, Blueberry Import Diskon Rp 20.000

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 25-27 Agustus 2026 untuk belanja beragam produk segar.

Harga Emas Dunia Konsolidasi Setelah Reli 7%, Pasar Tunggu Sinyal dari Jackson Hole

Harga emas dunia terkoreksi tipis setelah reli lima hari, sementara investor menanti arah suku bunga The Fed dari Jackson Hole.

Promo A&W Spesial Rabu Terakhir Agustus 2026, Buy 1 Get 1 Burger Mulai Rp 42 Ribuan

Kesempatan terakhir memanfaatkan promo A&W WednesDeal hari ini untuk menikmati beli 1 Spicy Chicken Sandwich gratis 1 Mozza Burger. 

Mengenal Spogomi Jepang, Konsep yang Gabungkan Olahraga dan Aktivitas Memungut Sampah

Yuk, mengenal spogomi asal Jepang, konsep yang menggabungkan olahraga dengan aktivitas memungut sampah.

Ramalan 12 Zodiak Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026, Beri Ruang untuk Berpikir

Simak ramalan 12 zodiak hari ini Rabu 26 Agustus 2026, cek karier, keuangan, asmara, dan kesehatan Aries hingga Pisces paling terbaru di sini.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026, Banyak Peluang Besar Menanti

Simak ramalan shio hari ini Rabu 26 Agustus 2026, cek peruntungan 12 shio dalam karier, keuangan, cinta dan kesehatan paling terbaru.​

Cuma Hari Ini! Serbu Promo McD Spesial 35 Tahun, Makan Enak Lengkap Cuma Rp 35 Ribuan

Nikmati promo McD spesial perayaan 35 tahun cuma hari ini, 26 Agustus 2026. Dapatkan paket makan lengkap mulai dari Rp 35.000 saja.

Siswa Perlu Mendapat Bekal Kemampuan Ini untuk Menentukan Masa Depan Mereka

Siswa perlu dibekali kemampuan  berpikir secara mandiri, mempertanyakan gagasan, mencari solusi, dan memahami konsekuensi dari setiap keputusan.

Masuk Industri Film, Ini Cara Show Token Kembangkan Ekosistem Kripto

​Pengembangan aset digital kini merambah sektor hiburan, termasuk melalui ekosistem berbasis blockchain yang dikembangkan Show Token.