M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Terapkan 6 Tips Ini untuk Membantu Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kecerdasan emosional memungkinkan anak-anak untuk bertindak berdasarkan perasaan dengan cara yang efektif.

Kecerdasan emosional termasuk key maker yang menentukan seberapa seimbang seorang anak dalam kehidupannya sendiri dan berbagai situasi sosial yang melibatkan interaksi dengan orang-orang pada spektrum emosi yang berbeda.

Tinggi atau rendahnya kecerdasan emosional yang dimiliki oleh setiap anak memang tidak bisa disamakan. Namun, sebagai orang tua, Anda bisa membantu anak mengembangkan kecerdasan emosionalnya dengan menerapkan 6 tips yang dilansir dari Understood dan Firstcry Parenting berikut ini.

Baca Juga: Anak Susah Makan? Begini Cara Mengatasinya

1. Bantu anak menyadari emosinya

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk membangun kecerdasan emosional anak adalah mendorong mereka untuk berbicara terbuka tentang perasaannya.

Sering-seringlah untuk meminta anak menyebutkan emosi yang sedang mereka rasakan entah itu marah, sedih, atau bahkan cemburu. Setelah itu, tanyakan kepada anak mengapa mereka merasakan emosi tersebut.

Lakukan juga hal yang sama tatkala anak merasakan pengalaman positif, misalnya saat mereka mendapatkan nilai bagus, memenangkan pertandingan, atau mendapatkan hadiah.

2. Latih anak untuk membaca emosi orang lain

Menonton TV bisa menjadi cara yang bagus bagi anak untuk berlatih membaca emosi orang lain.

Alih-alih membiarkan anak menonton TV sendirian, cobalah untuk menemaninya dan ajak mereka menebak bagaimana perasaan dari karakter yang sedang tampil di layar TV.

Anda bisa mematikan suara TV dan bicarakan bersama anak tentang bagaimana bahasa tubuh dan ekspresi wajah dari karakter-karakter tersebut.

3. Ajak anak untuk membantu orang lain

Bekerja sama untuk membantu orang lain bermanfaat untuk membangun empati dalam diri anak Anda. Adapun empati merupakan bagian penting dari kecerdasan emosional yang tinggi.

Di akhir pekan, ajaklah anak Anda untuk berkontribusi dalam kegiatan sukarela. Atau, mintalah anak untuk ikut bersama Anda mengantarkan paket perawatan kepada kerabat yang sedang sakit.

Opsi lain yang tidak kalah menariknya untuk Anda pertimbangkan adalah memberikan anak hewan peliharaan. Dengan merawat dan mengajak hewan peliharaannya jalan-jalan, itu dapat membantu mengingatkan anak bahwa ada saat-saat di mana kebutuhannya tidak selalu didahulukan.

4. Fokus pada pemecahan masalah

Saat anak menghadapi rintangan dan masalah, bantulah mereka untuk memahami masalah tersebut dengan baik dan mengatasinya sedikit demi sedikit. Sebaliknya, jangan biarkan anak Anda menghindari masalah dan berlarut-larut dalam kesedihan.

Selain bagus untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak, keterampilan memecahkan masalah juga bisa sangat membantu dalam kehidupan mereka ke depannya.

5. Ajarkan anak cara untuk menenangkan diri

Ajarkanlah anak Anda metode untuk mencegah tindakan impulsif seperti menarik napas dalam-dalam, menghitung 1-10 secara perlahan, atau minum air di kala kemarahan melanda.

Ini bertujuan untuk melatih anak menghadapi situasi sulit dengan tenang, bijak, dan tentunya penuh pertimbangan. Jika anak mampu mengontrol dirinya dengan baik, mereka pun akan lebih siap untuk menghadapi berbagai situasi yang lebih kompleks di masa depan tanpa ledakan emosi yang tidak perlu.

6. Buat anak sadar terhadap stres

Mencegah masalah jauh lebih baik daripada menyelesaikannya. Oleh sebab itu, ajarkan anak Anda untuk mewaspadai situasi atau pemicu yang mungkin menyebabkan stres.

Dengan begini, anak dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah masalah atau mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi masalah alih-alih menyerah pada emosinya sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mendorong Kaum Hawa Menjadi Aktor Utama Transisi Energi

Lewat program PW4JET, berupaya memperkuat kapasitas, kepemimpinan, dan kemandirian ekonomi perempuan di energi hijau.

Bahas Konflik Rumah Tangga yang Kompleks, iQIYI Rilis Serial Dalam Suka dan Dusta

Dalam Suka dan Dusta membahas pasangan selebritas yang yang terlihat sempurna di depan layar, tetapi menyimpan konflik yang lebih kompleks.  

Susah Lepas dari Makanan Asin? Ini 5 Tips Ampuh Mengurangi Garam yang Patut Dicoba

Ketahui alasan makanan asin bikin ketagihan beserta cara cerdas menguranginya agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.  

Sering Pakai Uang Digital? Kenali Bedanya Uang Giral dan Uang Kartal

Uang giral dan kartal punya fungsi berbeda. Kenali pengertian, contoh, cara kerja, serta perbedaannya dalam transaksi keseharian.  

Tips Skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, Caranya Mudah Banget

Cek cara skrining BPJS Kesehatan lewat Mobile JKN, pahami langkah, hasil risiko, dan tindakan setelah skrining secara praktis dan mudah.  

6 Fitur Dapur yang Bikin Anda Menyesal, Beberapa Desainer Ungkap Alasannya

Kenali 6 fitur dapur yang tampak menarik tetapi bisa merepotkan agar renovasi rumah lebih nyaman, awet, dan sesuai kebutuhan.  

6 Tren Meja Dapur 2026 yang Mulai Ditinggalkan, Ini Pilihan yang Lebih Natural

Ini 6 tren meja dapur 2026 mulai bergeser ke material natural dan warna hangat. Simak pilihan praktis untuk model dapur rumah di Indonesia.

Mengupas Bahaya Obesitas saat Hamil yang Perlu Diwaspadai Moms, Termasuk Preeklamsia

Ketahui dampak buruk serta bahaya obesitas selama masa kehamilan agar Moms bisa lebih peduli terhadap berat badan dan kesehatan buah hati.

Dorong Istirahat Berkualitas, Shopee Bagikan Tips Tidur Lebih Nyaman

Dorong istirahat yang makin berkualitas, Shopee membagikan tips supaya kualitas tidur bisa meningkat.  

Hasil Asian Games 2026: Menang Dramatis, Bulu Tangkis Putra Indonesia Sabet Emas

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026, menang dramatis dari China, Tim Putra Indonesia raih medali emas pertama untuk kontingen merah putih.