M O M S M O N E Y I D
Bugar

Tensi Tinggi karena Apa, ya? Ini 12 Penyebab Umum Tekanan Darah Tinggi

Tensi Tinggi karena Apa, ya? Ini 12 Penyebab Umum Tekanan Darah Tinggi
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, tensi tinggi karena apa, ya? Yuk, cek beberapa penyebab umum tekanan darah tinggi di sini.

Pernahkah Anda mengecek tekanan darah dan mendapati hasilnya tinggi, padahal tubuh terasa baik-baik saja? Banyak orang mengalami hal ini.

Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa terjadi tanpa gejala yang jelas, tetapi memiliki dampak serius, mulai dari kerusakan organ hingga risiko stroke dan serangan jantung.

Yang sering luput dari perhatian adalah kenyataan bahwa tekanan darah bisa naik karena hal-hal yang tampak sepele. Bahkan rutinitas harian yang tampaknya biasa saja bisa memengaruhi tensi Anda.

Baca Juga: 5 Jus Penurun Tekanan Darah Tinggi untuk Penderita Hipertensi, Apa Saja ya?

Lantas, tensi tinggi karena apa? Melansir dari laman Healthline, ini dia beberapa penyebab umum tekanan darah tinggi:

1. Penyakit yang mendasari

Tekanan darah tinggi bisa muncul akibat kondisi medis tertentu. Misalnya, penyakit ginjal kronis, diabetes, gangguan jantung, kelebihan berat badan, bahkan kehamilan.

Jika penyebab utamanya diketahui dan diobati dengan tepat, tekanan darah bisa kembali normal. Ini disebut hipertensi sekunder, berbeda dari hipertensi primer yang penyebabnya tidak spesifik.

2. Kelebihan berat badan atau obesitas

Berat badan yang berlebih membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Lemak tubuh yang berlebihan bisa menyebabkan gangguan hormon dan fungsi ginjal, serta membuat tubuh sulit menggunakan insulin secara efektif.

Pada akhirnya hal itu bisa memicu tekanan darah tinggi. Menurunkan berat badan 5–10% bisa sangat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung.

3. Kurang aktivitas fisik

Jarang bergerak atau kurang olahraga bisa berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Aktivitas fisik membantu menjaga berat badan ideal dan memperkuat jantung.

Disarankan untuk melakukan olahraga aerobik sedang minimal 150 menit per minggu dan latihan penguatan otot 2 kali seminggu.

4. Konsumsi garam berlebihan

Asupan natrium yang tinggi—biasanya dari makanan olahan, camilan asin, atau bumbu penyedap—dapat menyebabkan tekanan darah naik.

Tubuh menahan lebih banyak air, sehingga volume darah meningkat. WHO menyarankan untuk membatasi natrium tidak lebih dari 2.000 mg per hari atau sekitar satu sendok teh garam.

Baca Juga: Apakah Labu Siam Bisa Menurunkan Darah Tinggi? Ini Jawabannya

5. Alkohol berlebihan

Minum alkohol dalam jumlah banyak bisa meningkatkan tekanan darah dan memperburuk kondisi jika Anda sudah memiliki hipertensi.

Bahkan konsumsi moderat  seperti 7–13 minuman per minggu dapat berdampak buruk, terutama jika Anda memiliki diabetes. Batas amannya adalah maksimal 2 gelas sehari untuk pria dan 1 gelas untuk wanita.

6. Kafein

Kafein tidak selalu berbahaya, tetapi konsumsi berlebihan bisa membuat tekanan darah naik sementara. Setiap orang memiliki sensitivitas berbeda terhadap kafein.

Untuk sebagian besar orang, 3–4 cangkir kopi sehari masih aman. Tetapi jika Anda merasa jantung berdebar atau cemas setelah minum kopi, ada baiknya dikurangi.

7. Merokok

Merokok dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sementara dan merusak pembuluh darah dalam jangka panjang. Meskipun hubungan langsungnya dengan hipertensi masih dipelajari, merokok jelas memperburuk kesehatan jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan.

8. Obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat seperti pil KB, steroid, dekongestan, obat antiinflamasi (NSAID), atau obat antipsikotik dapat meningkatkan tekanan darah. Jika Anda sedang mengonsumsi obat dan tekanan darah naik, bicarakan dengan dokter untuk mencari alternatif yang lebih aman.

Baca Juga: 10 Cara Mengontrol Tekanan Darah Tinggi yang Terbukti Efektif Tanpa Obat

9. Kurang tidur

Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Saat tidur, tubuh menurunkan tekanan darah secara alami. Kurang tidur, baik karena insomnia, begadang, atau gangguan tidur lain, bisa membuat tekanan darah tetap tinggi sepanjang hari.

10. Kehamilan

Sebagian wanita mengalami tekanan darah tinggi selama kehamilan, terutama jika memiliki faktor risiko seperti obesitas, gaya hidup tidak sehat, atau riwayat keluarga. Kondisi ini disebut hipertensi gestasional, dan perlu dipantau ketat karena bisa berisiko bagi ibu dan janin.

11. Usia

Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah menjadi lebih kaku dan tekanan darah cenderung naik. Data menunjukkan bahwa lebih dari 70% orang usia 60 tahun ke atas mengalami hipertensi.

Meski begitu, tekanan darah tetap bisa dikendalikan dengan pola hidup sehat dan pengobatan jika diperlukan.

12. Faktor genetik atau keturunan

Jika Anda memiliki anggota keluarga dekat seperti orang tua atau saudara kandung dengan hipertensi, maka risiko Anda juga lebih tinggi.

Gen tertentu diduga terlibat, meskipun gaya hidup seperti pola makan, aktivitas, kebiasaan juga berperan besar. Dengan mengetahui riwayat keluarga, Anda bisa lebih waspada dan melakukan pencegahan sejak dini.

Baca Juga: 9 Jenis Sayuran yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi dengan Cepat secara Alami

Nah, itu tadi pembahasan tentang tensi tinggi karena apa dan penyebab umum tekanan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Es Krim Alfamart Spesial Valentine, Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1

Cek promo es krim Alfamart Spesial Valentine periode 14 Februari 2026 untuk borong es krim di hari Valentine.

Promo Starbucks: Buy 1 Get 1 serta Minuman Rp 88 Spesial Valentine & Imlek Menanti

Promo Starbucks spesial Valentine dan Imlek hadir. Minuman kedua cuma Rp 88 & Buy 1 Get 1 menanti, segera cek sebelum habis.

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 13-15 Februari 2026, Ada Promo Jumat Berkah

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 13-15 Februari 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Jangan Ketinggalan! Promo CFC Grab Dine Out Serba Rp 15 Ribu Hanya sampai 26 Februari

Membeli paket makan CFC kini cuma Rp 15 ribu saja. Temukan cara klaim voucher-nya di Grab untuk makan hemat hingga 26 Februari.

46% Orang Indonesia Dehidrasi Ringan, Ini Tips Cukupi Cairan Khususnya Saat Puasa

​Aquviva menghadirkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan sederhana agar kebutuhan 2 liter cairan per hari tetap terpenuhi, termasuk saat puasa.

7 Film Romantis Wajib Tonton Jomblo, Dijamin Bikin Semangat Move On

7 film romantis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga panduan untuk melewati masa jomblo dengan penuh semangat dan harapan baru.

Kualitas Foto HP Xiaomi Kini Setara DSLR Berkat HyperOS 3 AI

Membeli HP Xiaomi terbaru? Fitur AI Photos Enhancement HyperOS 3 siap mengubah foto buram Anda jadi jernih. Pelajari cara kerjanya di sini! 

Promo Chatime Valentine: 2 Minuman Silken Series Hemat, Jangan sampai Ketinggalan!

Rayakan Valentine lebih hemat. Chatime tawarkan 2 Silken Series cuma Rp 43.000. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!

IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,7% ke level 8.204 pada pukul 9:07 WIB, Jumat pagi (13/2) 

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas