M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tanaman Hias Beracun yang Berbahaya Ditaruh di Dalam Rumah

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Bercocok tanam adalah kegiatan yang paling diminati saat pandemi. Tak heran beberapa orang mulai menyalurkan hobinya untuk mengurus tanaman hias. Tak hanya tanaman untuk di luar rumah, tetapi juga tanaman di dalam rumah.

Ada banyak manfaat ketika meletakkan tanaman di dalam rumah. Sayangnya, tak semua tanaman aman bila diletakkan di dalam rumah. Beberapa dapat menimbulkan alergi dan keracunan bila dimakan. Apalagi jika Anda adalah seseorang yang memiliki bayi atau hewan peliharaan.

Baca Juga: Mengenal Metode Menanam Hidroponik untuk Pemula

Dilansir dari dengarden.com, berikut beberapa tanaman yang berbahaya untuk diletakkan di dalam rumah. Yuk, simak!

Sri Rejeki

Sri rejeki atau dieffenbachia merupakan tanaman yang paling umum di letakkan di luar maupun di dalam rumah. Namun, tanaman ini sangat beracun bagi tubuh bila dikonsumsi. Sebab, dapat menyebabkan sensasi menyengat atau terbakar pada mulut dan tenggorokan. Kasus terparah dapat mengakibatkan syok dan gangguan saraf saluran pernapasan hingga kematian.

Water Hemlock

Terlepas dari keindahan bunganya yang unik, water hemlock adalah tanaman beracun yang tumbuh di daerah lembap seperti sungai, danau, dan rawa-rawa. Tanaman ini juga biasa dikenal sebagai seledri air dan memiliki aroma yang harum. Akan tetapi, water hemlock yang tak sengaja dimakan dapat menyebabkan gangguan sistem saraf pusat, merusak sistem pernapasan, hingga kematian.

Baca Juga: Cara Mudah Menanam Daun Bawang Menggunakan Pot di Rumah

Oleander

Memiliki bunga yang sangat indah, oleander atau biasa disebut bunga jepun, ternyata memiliki racun di semua bagian tanamannya. Saat tak sengaja tertelan oleh anak-anak atau hewan, efeknya sangat mematikan. Kemungkinan gejala ini adalah ruam parah, mual, muntah, pusing, masalah jantung, dan kejang tubuh.

Caladium

Caladium atau biasa disebut tanaman keladi dan telinga gajah, adalah tanaman hias yang populer untuk diletakkan di taman. Sayangnya, tanaman ini sangat beracun di semua bagiannya. Saat tak sengaja tertelan, tanaman ini dapat menyebabkan efek yang sama seperti tanaman sri rejeki, yakni rasa terbakar pada mulut dan tenggorokan. Efek berikutnya akan menyebabkan kesulitan bernapas, hingga kematian.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Dengan Sistem Hidroponik

Tulip

Meski sering diambil manfaat bunganya, ada bagian dari bunga tulip yang beracun, yakni umbi tulip dan batangnya. Kontak terlalu sering dengan umbi tulip dapat menyebabkan masalah dermatitis, terutama bagi orang dengan kulit sensitif. Selain itu, bagi hewan bunga tulip sangat beracun. Jika tertelan, ini akan menyebabkan muntah, diare, dan produksi air liur berlebih pada hewan.

English Ivy

English Ivy sangat bagus untuk meningkatkan sirkulasi udara, tetapi tidak bila Anda kontak dengan daun ivy. Daun ivy dapat menyebabkan masalah dermatitis, seperti kulit memerah, gatal, dan melepuh. Jika tertelan, daun ini dapat menimbulkan efek buruk kesehatan seperti demam, kesulitan bernapas, delirium, dan kejang-kejang.

Lidah Mertua

Lidah mertua atau snack plant merupakan tanaman hias yang unik karena bentuk daunnya. Namun, tanaman ini mengandung saponin yang bertindak sebagai insektisida dan fungisida alami yang dapat beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Saat tertelan, tanaman ini dapat menyebabkan iritasi mulut, tenggorokan, mual, dan muntah. Selain itu, bagian dalam tanaman ini bila kontak dengan kulit dapat menimbulkan masalah dermatitis, seperti ruam dan iritasi kulit.

Kendati demikian, tak ada salahnya untuk memelihara tanaman baik di dalam maupun di luar rumah. Asalkan, Anda memahami betul kondisi rumah Anda. Jauhkan letak tanaman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan untuk keamanan.

Anda juga perlu menggunakan sarung tangan saat melakukan perawatan harian tanaman hias. Jika dirasa tanaman-tanaman ini berisiko untuk Anda sendiri, Anda dapat menggantinya dengan alternatif tanaman yang lebih aman.

Selanjutnya: Mengenal Alternatif Media Tanam Selain Tanah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.

Ramalan Shio Besok Rabu 23 September 2026, Waktunya Bangun Relasi

Cek ramalan shio besok Rabu 23 September 2026. Simak prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan yang lengkap untuk 12 shio.

Ramalan Zodiak Besok Rabu 23 September 2026, Segera Evaluasi Rencanamu

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 23 September 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, kesehatan, hingga peruntungan.

4 Cara Meningkatkan IQ Anak Sejak Dini yang Wajib Diketahui Orang Tua

Inilah 4 cara meningkatkan IQ anak sejak dini yang sebaiknya diterapkan oleh para orang tua. Simak, Moms.

Sambil Menunggu Pesawat, Intip Fasilitas Premium di Lounge Blue Sky

Mulai dari buffet dan kopi premium hingga area kerja dan healthy corner, lounge Blue Sky tawarkan pengalaman berbeda dengan sentuhan khas daerah.

Tingkat Kepuasan Wisatawan Indonesia terhadap Bandara 89%, Penggunaan Lounge Tinggi

Sebanyak 57% wisatawan Indonesia menggunakan lounge bandara, sementara minat terhadap layanan tambahan premium menunjukkan peluang monetisasi.

Menunggu Pesawat Tak Membosankan, Ini Ekspektasi Wisatawan Masa Kini di Bandara

Airport Dimensions mencatat kenyamanan, kemudahan, personalisasi, dan pilihan pengalaman menjadi faktor penting bagi wisatawan premium.

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Turun, Antam Masih Tertinggi Rp 2,46 Juta

Penurunan harga buyback emas terjadi pada semua produk logam mulia yang dipantau. Antam di posisi tertinggi, sementara UBS paling rendah.