MOMSMONEY.ID - Film terbaru persembahan Come and See Pictures, Ghost in the Cell merilis officialtrailer. Trailer berdurasi 2 menit 32 detik ini menampilkan menampilkan kengerian yang ada di penjara, saat para napi dalam ruang terbatas dihantui oleh kekacauan yang meneror.
Film ke-12 dari penulis dan sutradara Joko Anwar ini menggabungkan aspek horor supranatural, satir tentang politik dan situasi sosial yang terjadi di Indonesia, dikemas dengan cara yang memanjakan penonton secara visual dan audio.
Penulis dan sutradara Joko Anwar mengungkapkan cerita di film Ghost in the Cell adalah miniatur kehidupan rakyat, yang saat ini seperti sedang hidup di dalam penjara.
“Penjara adalah cerminan hidup secara sosial dan politik. Ada pejabat lapas sebagai pemerintah, dan ada napi sebagai rakyat. Ada dinamika kuasa, dan dinamika antar napi yang mencerminkan masyarakat kita,” ujar penulis dan sutradara Joko Anwar dalam keterangan tertulis, Senin (23/2).
Dia pun melanjutkan, film ini didesain untuk penonton tertawa lepas karena melihat kehidupan sendiri.
Baca Juga: Para Pemeran Baru Ini akan Hiasi Serial Wednesday Season 3
Sementara itu, produser film Ghost in the Cell, Tia Hasibuan menambahkan, desain produksi film inimenerapkan pendekatan yang efektif dan efisien. Proses produksi yang hanya membutuhkan waktu 22 hari, yang hanya menggunakan setengah hari di setiap harinya, membuat seluruh jajaran kru dan pemeran merasa nyaman.
“Kami mengambil gambar dari pagi dan berakhir saat jam makan siang. Jadi meskipun waktu produksi kami 22 hari, itu bisa dibilang terasa seperti 11 hari waktu produksi. Di film ini, kami juga menggunakan pendekatan yang hampir seluruhnya menggunakan one shot take. Jadi sejak pra-produksi juga sudah dipersiapkan secara matang,” ujar Tia.
Di film ini, Joko juga menggunakan pendekatan yang berbeda. Dalam pengambilan gambar, Ghost in the Cell pun didesain layaknya pertunjukan teater, dengan total hanya 43 scene yang mana film biasanya berisi sekitar 120 scene, dengan setiap adegan bisa berdurasi panjang.
Karena itu, jajaran ansambel di film ini disebut merupakan aktor terbaik Indonesia, untuk mewujudkan hasil yang maksimal.
Adapun, film Ghost in the Cell dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, dan Ho Yuhang serta memperkenalkan Magistus Miftah.
Film Ghost in The Cell diproduksi oleh Come and See Pictures, bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures. Barunson E&A juga menjadi sales agent untuk perilisan worldwide film ini. Film ini tayang di bioskop di Indonesia mulai 16 April 2026.
Selanjutnya: Lawatan ke Yordania, Prabowo Bakal Bahas Kerja Sama Pertanian hingga Isu Timur Tengah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News