M O M S M O N E Y I D
AturUang

Survei Finetiks: Stres Finansial Karyawan jadi Biaya Tersembunyi Perusahaan

Survei Finetiks: Stres Finansial Karyawan jadi Biaya Tersembunyi Perusahaan
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Tekanan finansial karyawan di Indonesia bukan lagi masalah pribadi karyawan, tetapi menjadi risiko bisnis. Survei terbaru dari FINETIKS sebagai platform pengelolaan keuangan pribadi menunjukkan bahwa  56% karyawan profesional tidak memiliki dana darurat yang memadai, sementara 72% mengaku kondisi finansial mereka berdampak langsung pada performa kerja.

Temuan ini memperkuat urgensi bagi perusahaan untuk memandang financial wellness atau kesehatan finansial karyawan sebagai bagian dari strategi bisnis, bukan sekedar benefit tambahan.

Survei lintas industri dilakukan sepanjang Desember 2025 hingga Maret 2026 ini mencakup sektor teknologi, pendidikan, media digital, kreatif, dan fintech, serta mengungkap pola yang konsisten di sektor lainnya.

Cameron Goh sebagai CEO FINETIKS mengungkapkan kesehatan finansial karyawan tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan pribadi saja, namun juga berisiko bagi bisnis.

“Kesehatan finansial karyawan seringkali dipandang sebagai urusan pribadi, padahal dampaknya sangat terasa dalam operasional bisnis sehari-hari, mulai dari produktivitas hingga kualitas pengambilan keputusan. Alhasil, kesehatan finansial karyawan menjadi risiko bisnis “tersembunyi” yang dampaknya bisa signifikan,” ujar Cameron, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4). 

Survei ini menunjukkan bahwa tekanan finansial telah menjadi bagian dar keseharian banyak karyawan. Sekitar 58% responden mengaku harus menunda kebutuhan penting akibat keterbatasan arus kas, sementara 51% masih memiliki utang konsumtif aktif, termasuk PayLater, kartu kredit, dan pinjaman online.

Di sisi lain, tingginya kesadaran akan masalah ini tercermin dari 93% responden yang menyatakan kebutuhan akan program financial wellness dari perusahaan.

Baca Juga: Hambatan Terbesar Generasi Muda Mulai Berinvestasi Bukan Soal Finansial, tapi Hal Ini

Dampaknya terhadap perusahaan tidak bisa diabaikan. Karyawan yang mengalami tekanan finansial cenderung menghadapi kesulitan dalam berkonsentrasi, mengambil keputusan, hingga berkolaborasi secara optimal. Dalam banyak kasus, kondisi ini memicu fenomena “presenteeism”, di mana karyawan tetap hadir bekerja namun tidak sepenuhnya produktif.

Dalam jangka panjang, situasi tersebut, menurut Cameron, juga berpotensi meningkatkan risiko turnover yang menciptakan biaya produktivitas tersembunyi yang tidak terlihat dalam laporan kinerja, serta tidak tercapainya target perusahaan akibat rendahnya produktivitas. 

Menariknya, pola ini ditemukan secara konsisten di berbagai industri. Di sektor kreatif, seluruh responden atau 100% mengaku mengalami stres finansial, sementara sektor pendidikan mencatat tingkat utang konsumtif tertinggi sebesar 69%. Sektor media digital juga menunjukkan tingkat tekanan yang tinggi dengan 74% responden terdampak.

Bahkan di sektor fintech yang memiliki literasi keuangan relatif lebih baik, tekanan finansial tetap ditemukan, menunjukkan bahwa pengetahuan saja tidak cukup tanpa sistem dan kebiasaan finansial yang kuat. Di sektor teknologi sendiri, sekitar 50% karyawan tercatat masih memiliki utang konsumtif aktif, terutama di kalangan millennial.

Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan terhadap financial wellness perlu bergeser dari sekadar edukasi menjadi solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“FINETIKS menilai bahwa program yang efektif harus mampu mendorong perubahan perilaku finansial, mulai dari pengelolaan cash flow, pembentukan dana darurat, hingga implementasi sistem tabungan otomatis dan pendampingan jangka panjang. Perusahaan yang mengintegrasikan financial wellness sebagai bagian dari strategi human capital akan memiliki keunggulan dalam menjaga produktivitas dan loyalitas karyawan di tengah tekanan ekonomi yang semakin kompleks,” tegas Cameron.

Untuk menjawab tantangan tersebut, FINETIKS menghadirkan pendekatan berbasis program, MONEY BOSS: Employee Financial Wellness Program, tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membantu karyawan mengimplementasikan strategi keuangan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Perusahaan yang memperlakukan financial wellness sebagai bagian dari strategi human capital akan melihat dampak nyata berupa produktivitas yang meningkat, loyalitas karyawan yang lebih kuat, dan budaya kerja yang lebih sehat,” kata Cameron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

LippoLand Tambah Hunian Vertikal di Lippo Village, Ini Harga RX Tower

​RX Tower di Urban Quarter, Lippo Village, menawarkan pilihan unit mulai dari tipe Mono dengan luas 28,4 m² dan harga mulai Rp432 juta.

Mau Kurus? Ini Waktu Terbaik Jalan Kaki untuk Pasien Asam Urat

Berjalan kaki saat panas terik berisiko tingkatkan kadar asam urat darah. Ketahui cara cegah dehidrasi agar tetap aman berolahraga.

Masih Komunikasi Intens, Ini 8 Tanda Pacar Anda Belum Move On dari Mantan Kekasihnya

Bisa dijadikan acuan, simak beberapa tanda pasangan Anda belum bisa move on dari mantan kekasihnya berikut ini.​

Jangan Malas, Ketahui 4 Efek Jarang Mandi bagi Kesehatan Kulit dan Tubuh

Apa saja yang akan terjadi jika malas mandi? Berikut ini adalah beberapa akibat yang akan dirasakan jika Anda malas mandi lo.

4 Keuntungan Pilih Intimate Wedding di Ekonomi Masa Kini, Lebih Hemat dan Anti Stres

Selain hemat, ada beberapa keuntungan lain memilih intimate wedding di masa ketidakstabilan finansial masa kini.​

Rekomendasi Drakor Tentang Perjuangan Perempuan Berusia 30 Tahun Ke-atas

Tampilkan perjuangan para ibu dan perempuan, drama Korea alias drakor ini ungkap kehidupan para perempuan berusia 30 tahun ke atas.

6 Film Ini Ungkap Sejarah Amerika Serikat Penuh Rahasia Kelam

Penasaran dengan sejarah Amerika yang jadi negara maju? Beberapa judul film berikut menceritakan tentang sejarah yang meliputi Amerika.

Efektif Turunkan Tekanan Darah, Ini 6 Manfaat Spirulina Si Alga Hijau yang Bermanfaat

Spirulina merupakan alga hijau-biru yang banyak dipercaya bisa memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan.​

Daftar 8 Sayur Sehat Tinggi Protein, Konsumsi jika Ingin Tambah Massa Otot Tubuh

Saat ingin diet sehat atau meningkatkan asupan protein, coba konsumsi beberapa jenis sayur tinggi protein berikut ini.

6 Tips Atasi Homesick bagi Mahasiswa Baru yang Merantau, Coba Cari Teman Bicara

Untuk meringankan beban peralihan yang menyebabkan homesick, simak beberapa tips dan cara menghadapi homesick bagi mahasiswa yang merantau.​