M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi

Suahasil Gantikan Purbaya, Begini Proyeksi Dampaknya ke Pasar Obligasi
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara dinilai berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar obligasi Indonesia. Aryo Perbongso, Fixed Income Research Sinarmas Sekuritas, mengatakan, Suahasil berkomitmen menjaga kredibilitas anggaran serta mempertahankan defisit fiskal di bawah 3% dari PDB. 

Menurut Aryo, pendekatan fiskal Suahasil lebih konservatif, berbeda dengan Purbaya yang lebih mengutamakan percepatan ekspansi kredit melalui pengelolaan likuiditas aktif.

Salah satu kebijakan Purbaya tercermin dari penempatan awal dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun di perbankan. Pendekatan tersebut berpotensi memacu aktivitas ekonomi lebih cepat, tetapi efektivitasnya dapat terbatas jika permintaan kredit masih lemah. Stimulus permintaan yang terlalu besar juga berisiko meningkatkan impor dan memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Valuasi Obligasi Menarik, Investor Disarankan Tetap Jaga Daya Tahan Portofolio

Sementara itu, kata Aryo, pendekatan Suahasil dapat memperkuat kepercayaan investor dan menurunkan biaya pinjaman. Namun, pengetatan fiskal yang terlalu dini berisiko melemahkan permintaan domestik sebelum investasi swasta sempat meningkat.

"Dengan demikian, perbedaannya terletak pada urutan kebijakan dan toleransi risiko: sikap stimulus yang tidak terlalu agresif tidak serta-merta mencerminkan strategi pertumbuhan yang lebih lemah," kata Aryo, Senin (14/9).

Yield SBN berpotensi melandai

Pelaksanaan fiskal yang kredibel di bawah kepemimpinan Suahasil, kata Aryo, dapat mendukung rupiah dan menekan yield SBN tenor menengah hingga panjang. Namun, dampak positif tersebut masih dapat diimbangi oleh kondisi suku bunga global, penerbitan surat utang, serta arus modal investor.

Sementara, untuk tenor jangka pendek, yield berpotensi tetap tinggi jika Bank Indonesia mempertahankan kebijakan moneter ketat atau penarikan dana pemerintah dari perbankan mengurangi likuiditas sektor perbankan.

Baca Juga: Rupiah Stabil, Prospek Pasar Obligasi Indonesia Kembali Menarik

Di sisi lain, perubahan pendekatan fiskal tersebut juga perlu dilihat dari tantangan pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi. Pemerintah mencanangkan pertumbuhan ekonomi 8% dalam jangka panjang, sementara presentasi RAPBN 2027 pada September mengasumsikan pertumbuhan sebesar 6%.

Menurut Aryo, pencapaian target ambisius pertumbuhan ekonomi sebesar 8% memerlukan peningkatan produktivitas dan investasi swasta yang kuat, di samping disiplin fiskal. 

Tantangan utama yang dihadapi adalah investasi struktural butuh waktu untuk membuahkan hasil. Oleh karena itu, kata Aryo, kualitas belanja dan kecepatan eksekusi menjadi faktor penting. Pengelolaan risiko fiskal terkait Danantara secara transparan juga menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan lebih kuat tanpa mengorbankan kredibilitas anggaran.

Mengutip Bloomberg, yield SUN tenor acuan 10 tahun ditutup di level 7,160% pada 14 September 2026, turun tipis dari 7,164% pada perdagangan Jumat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Kolaborasi Zendaya x On Kini Tersedia di Indonesia, Makin Lekat dengan Gaya Hidup

Kolaborasi kedua aktris Zendaya dan On kini tersedia di Indonesia dengan pendekatan yang semakin lekat dengan fashion dan gaya hidup. 

IHSG Ada Peluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Rabu (7/10)

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (7/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Tonton 5 Film Perempuan Paling Inspirasional dan Menjadi Sejarah Ini

Jangan lupa ditonton semua, inilah beberapa film tentang perempuan yang berhasil mencetak sejarah dalam dunia perfilman dunia.​

Jelang Wajib Sertifikat Halal, Ini yang Perlu Disiapkan UMKM

​Jelang kewajiban sertifikat halal pada 18 Oktober 2026, UMKM perlu memastikan bahan, proses produksi, hingga produk yang dijual sesuai ketentuan.

Daftar Film Horor Indonesia Terbaru 2026 untuk Ditonton di Bulan Oktober Ini

Ada beberapa daftar film horor terbaru Indonesia yang rilis di tahun 2026 dan bisa ditonton sepanjang bulan Oktober ini.

Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Cek Harga Galeri24 dan UBS Hari Ini (7/10)

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian sama-sama turun per gram hari ini Rabu (7/10).​ Simak harga berbagai ukuran.

Spesial Oktober 2026! Nikmati Promo Subway Diskon 50% untuk Sandwich Kedua

Manfaatkan promo Subway selama bulan Oktober 2026 untuk beli sandwich favorit lebih hemat. Diskon 50% berlaku di seluruh outlet.

Fitur Restrict Chat WhatsApp Amankan Notifikasi, Ketahui Cara Mengaktifkannya!

Memindahkan obrolan ke folder khusus saja belum cukup aman. Temukan cara menyembunyikan chat rahasia langsung lewat pencarian.

Performa Poco F9 Series Ini Tembus 185Hz, Berkat Chipset VisionBoost D8

Poco F9 Pro resmi bawa layar 185Hz dan Snapdragon 8 Elite. Kombinasi chip khususnya simpan potensi performa yang mengejutkan.

Kadar HbA1C Normal, Tapi Gula Darah Puasa Tinggi? Ini Penyebab Medisnya!

Banyak orang terkecoh hasil A1C normal meski gula darah puasa tinggi. Ketahui pemicu tersembunyi yang perlu Anda evaluasi segera.