M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Strategi Memenangkan Pasar ala Hypefast, Kembangkan Pemasaran Digital

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Hypefast membagikan strategi dan wawasan penting untuk brand lokal Indonesia dalam memenangkan pasar. Di antaranya fokus pada penggunaan strategi pemasaran digital.

Menyambut Ramadan 2024, Hypefast, perusahaan house of brands berbasis teknologi yang mengelola brand lokal terkemuka seperti Luxcrime, Bohopanna, Cessa, membagikan strategi pemasaran dalam memenangkan pasar.

Fokus utama adalah pada penggunaan strategi pemasaran digital, termasuk pentingnya konten video dan peranan platform, seperti YouTube, Instagram Reels, dan TikTok, dalam berinteraksi dengan konsumen dan mendukung penjualan.

Studi dari Ipsos menunjukkan, konten video meningkatkan daya tarik dan minat konsumen Indonesia usia 18-44 sebesar 67%. Ini membuka peluang bagi brand lokal untuk memanfaatkan waktu penayangan konten dan diversifikasi saluran.

Baca Juga: EdTech Cakap Kolaborasi dengan Microsoft, Cetak Talenta Digital Siap Kerja

Tujuannya, untuk meningkatkan visibilitas produk dan memicu keinginan berbelanja konsumen.

Achmad Alkatiri, CEO dan Pendiri Hypefast, menuturkan, Ramadan adalah kesempatan berharga bagi brand lokal untuk berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

"Kami berkomitmen untuk memberdayakan brand lokal dengan wawasan dan praktik terbaik agar sukses di pasar Indonesia yang unik dan beragam,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3).

Ahmad Nurul Fajri, Pendiri Luxcrime, menekankan, konten video memberikan kesempatan unik untuk memperkuat hubungan antara brand dan konsumen, lebih dari sekadar transaksi. Di antanyara Luxcrime menghadirkan kampanye media sosial Glow Up Goddess in Ramadan. 

"Misalnya, merupakan bentuk strategi pemasaran yang relevan dan suportif akan nilai-nilai dan kebutuhan konsumen selama bulan Ramadan," ujar Ahmad. 

Baca Juga: E-commerce Berkembang Pesat, SIRCLO Ekspansi Gudang

Menurut Devy Natalia dari Bohopanna, hal lain yang tak kalah penting adalah menyelaraskan strategi pemasaran dengan perilaku konsumen selama Ramadan, terutama dalam segmen pakaian anak.

"Memahami kapan dan di mana audiens mengonsumsi konten adalah kunci untuk strategi kami, memanfaatkan waktu sahur dan menjelang berbuka sebagai momen emas untuk berinteraksi dan menstimulasi minat belanja," sebut Devy

Dengan tingginya minat terhadap konten video, penting bagi brand lokal untuk menyiapkan berbagai format video yang cocok untuk berbagai platform dan tujuan pemasaran.

Think With Google mengungkapkan, 95% responden Indonesia mengonsumsi ragam konten dari kreator-kreator tertentu dalam berbagai format selama setahun terakhir.

Baca Juga: Kiat Sukses Brand Sepatu Lokal Vaia Kembangkan Bisnisnya

Cessa, brand pelopor Natural Essential Oil untuk ibu dan anak, turut memanfaatkan tren ini lewat kampanye digital #TenangAdaCessa dan berkolaborasi dengan sejumlah kreator untuk menghasilkan ragam konten video yang menarik seputar Ramadan dan Hari Raya.

Mulai dari klip singkat di Instagram dan TikTok hingga vlog di YouTube.

Denis Yonathan, CEO Cessa, bilang, pihaknya mengamati audiens lebih aktif berinteraksi dengan brand di media sosial selama bulan Ramadan, dan tercermin dari Engagement Rate (ER) yang tinggi di platform kami.

"Strategi penyebaran konten dengan key message yang relevan dan konsisten, serta interaksi langsung dengan audiens tidak hanya meningkatkan kesadaran merek tetapi juga dapat mendorong konversi," ungkap Denis. 

Dengan peran penting platform digital dalam perjalanan pembelian, Hypefast menekankan pentingnya brand lokal untuk menghubungkan audiens dengan konten berbasis minat yang menciptakan interaksi dan relasi antara brand dan konsumen yang terjadi secara alami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.  

Ramalan Cuaca Sumatera Barat Besok (3/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Rincian Lusa

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok. Cek rincian cuacanya.  

Berawan di Semua Wilayah, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta berawan besok dan lusa. Cek rincian suhu di tiap wilayah.  

Akhir Pekan di Bali? Simak Prakiraan Cuaca Besok (3/10) dan Lusa

Beberapa wilayah Bali diprakirakan cerah besok, sebelum seluruh wilayah berawan pada Minggu (4/10). Simak rinciannya.

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.