M O M S M O N E Y I D
Bugar

Kristal Asam Urat Menumpuk? Cek Daftar Makanan Pemicunya

Kristal Asam Urat Menumpuk? Cek Daftar Makanan Pemicunya
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Deretan makanan yang dapat meningkatkan risiko asam urat sebaiknya dihindari. Asam urat merupakan kondisi peradangan yang menyakitkan dan mengganggu aktivitas.

Meskipun pengobatan memainkan peran penting dalam mengelola kondisi ini, diet sehat tak kalah pentingnya. Mengetahui makanan mana yang meningkatkan kadar asam urat akan membantu penderitanya untuk mengendalikan dan mengurangi serangan asam urat. 

Dr. Arun Reddy Mallu, dokter bedah ortopedi dan robotik terkemuka di Continental Hospitals, menjelaskan, tubuh secara alami memproduksi asam urat, produk limbah yang terbentuk selama pemecahan purin.

Purin adalah senyawa nitrogen yang ditemukan dalam berbagai makanan dan bahkan diproduksi oleh tubuh kita. 

Biasanya, ginjal secara efisien menghilangkan asam urat melalui urin. Namun, ketika produksi asam urat berlebihan atau ekskresi terhambat, asam urat dapat menumpuk di aliran darah dan menyebabkan pembentukan kristal urat di persendian. 

Baca Juga: Tips Mudah Menurunkan Asam Urat Tinggi pada Anak, Ikuti Panduan Berikut

Kristal tajam ini memicu respons peradangan yang menjadi ciri khas serangan asam urat. Dilansir dari Continentalhospitals.com, ini dia deretan makanan yang dapat meningkatkan risiko asam urat:

1. Daging merah

Daging merah meliputi daging sapi, domba, dan babi memiliki kandungan purin yang tinggi. Hal tersebut akan memicu peningkatan kadar asam urat. 

Selain itu, metode memasak seperti memanggang atau membakar juga berperan dalam meningkatkan kandungan purin.

Jika Anda berisiko terkena asam urat, disarankan untuk membatasi asupan daging merah dan memilih sumber protein yang lebih rendah lemak seperti unggas atau ikan rendah purin.

2. Kerang

Kerang, udang, lobster dan kepiting adalah makanan lezat tetapi tinggi purin. Mengonsumsi seafood secara berlebihan dapat meningkatkan risiko naiknya kadar asam urat. 

Jika Anda menyukai kerang, pertimbangkan untuk membatasi porsinya demi mengelola kadar asam urat secara efektif.

3. Ikan tinggi purin

Meskipun ikan umumnya dianggap sebagai pilihan protein yang lebih sehat, beberapa jenis ikan memiliki kandungan purin tinggi. Contohnya ikan teri, sarden dan mackerel

Jenis ikan ini tinggi purin dan harus dihindari untuk mencegah memburuknya gejala asam urat.

Baca Juga: 7 Perawatan Alami untuk Meredakan Asam Urat Tinggi, Terapkan Mulai Hari Ini!

4. Makanan tinggi fruktosa

Makanan tinggi fruktosa juga dapat meningkatkan kadar asam urat. Contohnya seperti camilan manis, dessert dan jus buah. Meskipun buah-buahan umumnya dianggap sebagai bagian dari diet, penderita asam urat mungkin perlu membatasi asupan varietas tinggi fruktosa untuk mencegah kekambuhan.

5. Makanan olahan

Makanan kemasan, camilan, dan makanan cepat saji sering mengandung kadar purin dan pengawet berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat. Makanan ini juga biasanya tinggi natrium dan lemak tidak sehat, faktor ini makin meningkatkan risiko serangan asam urat. 

Memilih makanan yang sehat sangatlah penting untuk mengelola kadar asam urat dan kesehatan secara keseluruhan.

6. Makanan dengan ragi

Makanan yang mengandung kadar ragi yang tinggi seperti roti dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala asam urat. Meskipun ragi tidak mengandung purin, tapi bahan ini dapat merangsang metabolisme purin dalam tubuh yang menyebabkan peningkatan produksi asam urat. 

Membatasi konsumsi makanan kaya ragi dapat membantu mengelola kadar asam urat dan mengurangi risiko kekambuhannya. Itulah informasi singkat yang menjelaskan tentang deretan makanan yang dapat meningkatkan risiko asam urat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer dan Poster Film Hasut Dirilis, Sajikan Horor Lewat Suara

Tuta Films merilis trailer dan poster resmi film Hasut yang jadi debut penyutradaraan Ilya Sigma.     

Tanpa 7 Organ Tubuh Ini Ternyata Manusia Masih Bisa Hidup dan Beraktivitas, lo

Beberapa organ tubuh bersifat pendukung. Simak daftar organ tubuh yang membuat manusia tetap bisa bertahan hidup meski tanpa organ tersebut.

Penerapan AI Demi Perluas Pasar bagi UMKM

Penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran bisa memperluas jangkauan produk besutan dari para UMKM.

Kain Bekas Jadi Alas Bingkai Foto, Ini Ide Dekorasi Rumah yang Penuh Kenangan

Kain bekas bisa diubah menjadi alas bingkai foto unik untuk mempercantik rumah sekaligus menyimpan kenangan lebih bermakna.

5 Area Rumah yang Boleh Berantakan biar Hunian Tetap Rapi dan Tertata

Tidak semua sudut rumah harus selalu rapi. Kenali lima area yang boleh menampung barang agar rumah tetap nyaman dan tertata.

Akad Kredit Rumah: 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Tanda Tangan KPR

Jangan buru-buru tanda tangan KPR, pahami proses akad kredit rumah, cicilan, tenor, biaya, dan dokumen pentingnya.

Perbedaan Asuransi Berjangka dan Seumur Hidup biar Gak Salah Memilih

Kenali perbedaan asuransi berjangka dan seumur hidup sebelum memilih perlindungan finansial yang sesuai kebutuhan keluarga.

Asuransi Mobil Online Tawarkan Pilihan All Risk dan TLO, Ini Kemudahannya

​Cermati Protect menyediakan pilihan perlindungan all risk dan total loss only (TLO) untuk mobil dengan pengajuan secara online.

Kaya Nutrisi! Ini 7 Manfaat Madu untuk Tumbuh Kembang Si Kecil & Usia Amannya

Ini 7 manfaat madu untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan anak. Lengkap dengan panduan penting pemberian madu yang aman.

Run & Rise 2026: Saat Ribuan Langkah Berlari untuk Air Bersih Anak Indonesia

Run & Rise 2026 melibatkan lebih dari 1.200 peserta sekaligus mengajak masyarakat ikut mendukung akses air bersih bagi anak-anak.