MOMSMONEY.ID - Apa efek samping sedot lemak bagi tubuh Anda?
Sedot lemak atau liposuction memang menjadi pilihan bagi sebagian orang yang ingin menghilangkan lemak di bagian tubuh tertentu, misalnya saja di perut, pipi, lengan, hingga paha.
Prosedur ini menggunakan teknik hisap atau penyedotan yang dapat mengurangi kadar lemak berlebih dari area tubuh tertentu.
Sehingga banyak yang menganggapnya sebagai jalan pintas untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal dalam waktu relatif singkat.
Baca Juga: 6 Cara Mengurangi Lemak di Payudara secara Alami Tanpa Operasi, Minum Teh Hijau
Namun, di balik hasil yang terlihat menggoda, efek samping sedot lemak tidak bisa diabaikan begitu saja. Prosedur ini berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan, lo.
Jika selang sedot lemak menyentuh pembuluh darah, hal ini bisa memicu pembengkakan pada pasien dan meningkatkan risiko komplikasi hematoma.
Oleh karena itu, penting untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan pastinya membutuhkan pertimbangan matang sebelum memutuskan melakukan operasi ini.
Berikut beberapa efek samping sedot lemak bagi tubuh yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari ciputrahospital.com:
Baca Juga: Bisa Bakar Lemak, lo! Ini Manfaat Tak Terduga Makan Makanan Pedas saat Diet
1. Penumpukan cairan
Salah satu efek sampingnya dari praktik sedot lemak adalah penumpukan cairan.
Kantung cairan bisa terbentuk di bawah kulit. Nah, penumpukan cairan ini bisa dikurangi dengan menggunakan jarum dan dikeringkan secara medis.
2. Infeksi kulit
Selain penumpukan lemak, operasi sedot lemak juga bisa berdampak pada infeksi kulit.
Meski jarang terjadi, namun jika mengalaminya sangat berbahaya dan bisa berdampak fatal. Infeksi kulit karena sedot lemak bisa berupa memar, bengkak, dan luka bakar.
Baca Juga: Lemak Trans pada Jajanan Sekolah Picu Lonjalan Gula Darah, Sering Dikira Aman
3. Kontur kulit tidak rata
Melakukan operasi sedot lemak bisa membuat kontur kulit menjadi tidak rata. Tanda-tanda yang bisa diperhatikan berupa kulit yang tampak bergelombang atau keriput akibat dari pembuangan lemak yang tidak rata.
Jika kontur kulit tidak rata, maka akan menurunkan elastisitas dan memunculkan jaringan parut. Bahkan, ini bisa bersifat permanen, lo.
4. Emboli lemak
Efek samping sedot lemak berikutnya adalah terjadinya emboli lemak. Selama proses sedot lemak berlangsung, potongan lemak bisa pecah dan terperangkap di pembuluh darah.
Kondisi inilah yang memicu terjadinya penumpukan lemak di paru-paru dan mengalir ke otak. Jika sampai terjadi, maka akan menyebabkan komplikasi yang serius dan harus segera diatasi dengan tepat.
Baca Juga: Pipi Chubby Bikin Kurang Pede? Ini 7 Cara Menghilangkan Lemak di Wajah secara Alami
5. Gangguan ginjal dan jantung
Bahaya dari sedot lemak bisa menyebabkan gangguan ginjal dan jantung.
Ketika melakukan sedot lemak dalam jumlah besar, cairan di dalam tubuh akan bergeser dan menyebabkan infeksi penyakit. Nah, inilah yang berisiko menyebabkan gangguan ginjal dan jantung.
Jika mengalaminya, maka harus segera mendapatkan penanganan dokter secara tepat.
6. Keracunan lidokain
Apa itu lidokain? Lidokain adalah jenis obat yang bisa mengatasi rasa sakit. Biasanya diberikan saat memberikan cairan suntikan selama sedot lemak dilakukan.
Keracunan lidokain bisa menimbulkan masalah serius pada tubuh Anda. Seperti gejala gangguan jantung dan sistem saraf pusat.
Baca Juga: Benarkah Lemak Itu Jahat? Ini 5 Mitos Tentang Lemak yang Wajib Anda Tahu
7. Menusuk organ dalam
Efek sampai sedot lemak yang juga bisa terjadi adalah menusuk organ dalam. Hal ini karena sedot lemak menggunakan tabung tipis untuk mengurangi jumlah sel lemak di area tertentu.
Jika tabung itu menembus terlalu dalam, maka bisa merusak organ dalam dan akan berpengaruh pada fungsinya.
Itulah beberapa efek samping sedot lemak yang perlu Anda ketahui. Jangan sampai keinginan untuk tampil lebih percaya diri justru berujung pada masalah kesehatan yang serius dan berkepanjangan ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News